Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Pilihan » Petani Menjerit, Faizal Pertanyakan Keberadaan Pemkab Kutim di Tengah Krisis Harga Sawit

Petani Menjerit, Faizal Pertanyakan Keberadaan Pemkab Kutim di Tengah Krisis Harga Sawit

  • account_circle Redaksi Kaltim12
  • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kaltim12.com,Kutim – Anjloknya harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit yang dikeluhkan petani di Kutai Timur kembali menjadi sorotan DPRD. Anggota DPRD Kutim sekaligus Ketua Fraksi Gabungan Partai Gelora, PAN, dan PDI Perjuangan (GAP), Faizal Rachman, mempertanyakan langkah konkret pemerintah daerah dalam merespons kondisi tersebut.

Dalam rapat bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Faizal menilai pemerintah daerah belum menunjukkan kehadiran yang cukup kuat untuk melindungi kepentingan petani sawit yang saat ini menghadapi tekanan harga di tingkat lapangan.

Menurutnya, pemerintah seharusnya bergerak cepat ketika muncul indikasi penurunan harga yang berpotensi merugikan masyarakat. Apalagi, sektor perkebunan sawit merupakan salah satu tulang punggung perekonomian masyarakat Kutai Timur.

“Persoalan ini sudah lama menjadi pembicaraan di tengah masyarakat. Namun sampai sekarang belum terlihat langkah nyata yang mampu menjawab keresahan petani,” kata Faizal.

Kritik tersebut muncul setelah Dinas Perkebunan Kutai Timur dinilai belum memiliki data komprehensif mengenai harga pembelian TBS di sejumlah pabrik kelapa sawit yang beroperasi di wilayah Kutai Timur.

Faizal menilai data lapangan menjadi hal mendasar yang seharusnya tersedia untuk membantu pemerintah mengambil kebijakan. Dengan informasi yang akurat, pemerintah dapat mengetahui penyebab terjadinya penurunan harga serta menentukan langkah penanganan yang tepat.

Ia menegaskan bahwa dinas teknis tidak seharusnya menunggu laporan masyarakat, melainkan aktif melakukan pemantauan terhadap perkembangan harga di perusahaan-perusahaan perkebunan.

“Kalau ada gejolak harga, mestinya langsung dilakukan pengecekan ke lapangan. Pemerintah harus mengetahui kondisi sebenarnya sehingga bisa mengambil keputusan yang tepat,” ujarnya.

Berdasarkan informasi yang diterima DPRD, harga TBS di sejumlah perusahaan disebut turun hingga di bawah Rp3.000 per kilogram. Angka tersebut jauh di bawah harga acuan yang telah ditetapkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

Kondisi itu, menurut Faizal, seharusnya menjadi sinyal bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan pengawasan terhadap mekanisme pembelian sawit oleh perusahaan.

Ia juga mendorong Dinas Perkebunan memperkuat koordinasi dengan perusahaan, penyuluh pertanian lapangan, forum kelapa sawit, serta kelompok tani guna memperoleh gambaran menyeluruh terkait kondisi harga di lapangan.

Hasil pemantauan tersebut dinilai penting sebagai bahan pertimbangan bagi kepala daerah dalam menentukan kebijakan yang berpihak kepada petani.

“Jangan sampai masyarakat merasa berjuang sendiri menghadapi persoalan ini. Pemerintah harus hadir dan memastikan petani mendapatkan perlindungan yang semestinya,” tegasnya.

Faizal menambahkan, pemerintah daerah memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas sektor perkebunan karena sawit menjadi salah satu sumber penghidupan utama bagi ribuan warga Kutai Timur.

Hingga berita ini ditulis, Dinas Perkebunan Kabupaten Kutai Timur belum memberikan keterangan resmi terkait kritik dan masukan yang disampaikan DPRD mengenai penurunan harga TBS kelapa sawit di daerah tersebut.

Loading

  • Penulis: Redaksi Kaltim12

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pembangunan Kutim Berlangsung Lancar

    Pembangunan Kutim Berlangsung Lancar

    • calendar_month Jumat, 18 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    www.kaltim12.com/, Sangatta – Laju pembangunan di kawasan pedalaman Kutim menjelang akhir tahun 2022, dinilai baik oleh Wakil Ketua II DPRD Arfan. Seperti pengerjaan jalan yang menghubungkan Kecamatan Rantau Pulung dan Batu Ampar di dua titik yakni di Jl Poros Himba Lestari, untuk titik pertama sepanjang 1.200 meter dan titik kedua sepanjang 800 meter. Lelaki bertubuh […]

  • Infrastruktur Muara Bengkal Membaik, Jalan dan Utilitas Kian Terjamin

    Infrastruktur Muara Bengkal Membaik, Jalan dan Utilitas Kian Terjamin

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Pembangunan infrastruktur dasar di wilayah Kecamatan Muara Bengkal terus menunjukkan progres positif. Kepala Desa Benua Baru, Ahmad Benny, mengungkapkan bahwa akses jalan, listrik, hingga air bersih kini semakin memadai untuk menunjang aktivitas masyarakat setempat. Terkait aksesibilitas, Benny menyebut penanganan jalan penghubung antar desa terus dikebut pemerintah daerah, baik melalui Anggaran Belanja Tambahan […]

  • Anggaran Multi Years Kutim Susut Rp900 Miliar, Sejumlah Proyek Terancam Dihapus

    Anggaran Multi Years Kutim Susut Rp900 Miliar, Sejumlah Proyek Terancam Dihapus

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Nilai proyek tahun jamak atau Multi Years Contract (MYC) yang sebelumnya direncanakan sebesar Rp2,1 triliun, dipastikan menyusut menjadi Rp1,2 triliun. Angka ini berkurang sekitar Rp900 miliar dari rencana awal pemerintah. Ketua Komisi C DPRD Kutim, Ardiansyah, membenarkan hal tersebut saat ditemui di Kantor DPRD Kutim, Senin (17/11). Menurutnya, pemangkasan nilai anggaran ini […]

  • Ekspor Pisang Kepok Grecek Kutim Masih Berlanjut ke Pasar Mancanegara

    Ekspor Pisang Kepok Grecek Kutim Masih Berlanjut ke Pasar Mancanegara

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur-Upaya Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) dalam memperluas pasar komoditas unggulan daerah terus menunjukkan hasil positif. Salah satunya melalui keberlanjutan ekspor pisang kepok grecek ke beberapa negara tujuan. Kabid Hortikultura Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) Kutim, Wahyudi Noor, menyebut ekspor tersebut masih berjalan hingga kini. Menurutnya, pengiriman pisang kepok grecek asal Kutim […]

  • Tak Ada SMA di Desa, Pelajar Sangkima Harus Menempuh 20 KM ke Kota Sangatta

    Tak Ada SMA di Desa, Pelajar Sangkima Harus Menempuh 20 KM ke Kota Sangatta

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    ​www.kaltim12.com/,KUTIM – Impian anak-anak Desa Sangkima, Kecamatan Sangatta Selatan, untuk mengenyam pendidikan menengah atas harus dibayar mahal dengan perjuangan fisik dan materi. Ketiadaan bangunan SMA di desa mereka memaksa para siswa menempuh perjalanan hingga puluhan kilometer menuju pusat Kota Sangatta setiap harinya. ​Kepala Desa Sangkima, Muhammad Alwi, mengungkapkan bahwa jarak tempuh dari pusat desa ke […]

  • Polres Kutim Tegaskan Komitmen Cegah Balapan Liar Lewat Patroli Malam

    Polres Kutim Tegaskan Komitmen Cegah Balapan Liar Lewat Patroli Malam

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Polres Kutai Timur (Kutim) menegaskan komitmennya dalam mencegah aksi balapan liar dengan menggelar patroli malam di sejumlah ruas jalan utama Sangatta. Langkah ini menjadi upaya preventif untuk menjaga keamanan, keselamatan, dan kelancaran lalu lintas di wilayah perkotaan. Patroli tersebut dilaksanakan oleh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kutim melalui Unit Turjawali, Kamis (02/10/2025) […]

expand_less