Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Pilihan » Tak Ada SMA di Desa, Pelajar Sangkima Harus Menempuh 20 KM ke Kota Sangatta

Tak Ada SMA di Desa, Pelajar Sangkima Harus Menempuh 20 KM ke Kota Sangatta

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

​www.kaltim12.com/,KUTIM – Impian anak-anak Desa Sangkima, Kecamatan Sangatta Selatan, untuk mengenyam pendidikan menengah atas harus dibayar mahal dengan perjuangan fisik dan materi. Ketiadaan bangunan SMA di desa mereka memaksa para siswa menempuh perjalanan hingga puluhan kilometer menuju pusat Kota Sangatta setiap harinya.

​Kepala Desa Sangkima, Muhammad Alwi, mengungkapkan bahwa jarak tempuh dari pusat desa ke sekolah terdekat di Sangatta mencapai 13 kilometer. Namun, bagi pelajar yang tinggal di wilayah pesisir, jarak tersebut membengkak hingga 20 kilometer.

​“Setiap tahun, lulusan SMP di sini tidak punya pilihan selain ke kota. Jaraknya jauh, apalagi yang dari pesisir bisa sampai 20 kilometer,” ujar Alwi saat dihubungi melalui telepon, Kamis (12/02/2026).

Persoalan jarak kian diperparah oleh kondisi infrastruktur jalan yang memprihatinkan. Alwi menyoroti proyek Ring Road (jalan lingkar) yang hingga kini belum tersambung utuh. Padahal, jalan ini merupakan urat nadi utama bagi mobilitas warga, termasuk para pelajar.

​“Sudah puluhan tahun Kutai Timur berdiri, tapi jalan lingkar itu baru terbuka sekitar sembilan kilometer. Sisanya belum dilanjutkan sampai sekarang,” keluhnya.

​Alwi membantah anggapan bahwa status kawasan Taman Nasional Kutai (TNK) menjadi penghalang mati bagi pembangunan. Menurutnya, pihak Balai TNK pada dasarnya terbuka untuk pembangunan melalui mekanisme Perjanjian Kerja Sama (PKS), selama tidak mengganggu zona inti konservasi.

Kondisi ini menciptakan efek domino yang mengancam masa depan generasi muda Sangkima. Bagi keluarga yang kurang mampu secara ekonomi, menyekolahkan anak ke kota adalah beban berat. Akibatnya, angka putus sekolah di desa tersebut masih terus membayangi.

​“Banyak yang akhirnya berhenti sekolah karena tidak sanggup membiayai kos di Sangatta. Kalau tidak kos, jaraknya terlalu jauh untuk pulang-pergi,” jelas Alwi.

​Selain masalah biaya, Alwi juga mengkhawatirkan dampak sosial bagi siswa yang terpaksa tinggal di rumah indekos. Tanpa pengawasan langsung dari orang tua di kota, beberapa siswa rentan terpengaruh lingkungan negatif hingga berujung pada kegagalan studi.

Saat ini, pihak kecamatan dan pemerintah daerah mulai membahas peluang kolaborasi untuk membuka kembali akses jalan yang terputus. Alwi berharap rencana ini bukan sekadar wacana, melainkan segera direalisasikan demi keadilan akses pendidikan.

​“Kami hanya ingin anak-anak kami punya kesempatan yang sama. Tersambungnya jalan bukan cuma soal transportasi, tapi soal menyelamatkan masa depan generasi muda di Sangatta Selatan,” tutupnya.

Loading

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fraksi PKS DPRD Kutim Tekankan Percepatan Tahapan Penyusunan RAPBD

    Fraksi PKS DPRD Kutim Tekankan Percepatan Tahapan Penyusunan RAPBD

    • calendar_month Sabtu, 23 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SANGATTA – Fraksi Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kutai Timur mengingatkan pentingnya percepatan tahapan penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2025. Hal ini disampaikan oleh juru bicara Fraksi PKS, Syaiful Bakri.SY., S.Pd., dalam Rapat Paripurna XX dengan agenda pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Nota Pengantar RAPBD Kutim 2025, Jumat (22/11/2025) sore. Syaiful Bakri […]

  • Kejar Swasembada Pangan, DPRD Kutim Fokus Pembenahan Irigasi

    Kejar Swasembada Pangan, DPRD Kutim Fokus Pembenahan Irigasi

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Kaltim12
    • 0Komentar

    Kaltim12.com, KUTIM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus mendorong percepatan pembangunan sektor pertanian melalui pembenahan sistem irigasi. Langkah ini dinilai krusial untuk mendukung target swasembada pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di daerah. Upaya tersebut diwujudkan melalui audiensi Komisi C DPRD Kutim ke Direktorat Irigasi dan Rawa, Kementerian Pekerjaan Umum […]

  • Ketua Fraksi Demokrat Ajak Warga Dukung Program Makan Bergizi Gratis

    Ketua Fraksi Demokrat Ajak Warga Dukung Program Makan Bergizi Gratis

    • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KUTAI TIMUR – Ketua Fraksi Demokrat DPRD Kutai Timur (Kutim), Pandi Widiarto, mengajak masyarakat untuk mendukung penuh program makan bergizi gratis (MBG). Hal itu ia sampaikan saat menggelar reses di Jalan Dayung, Gang Tenggiri, RT 42, Kelurahan Teluk Lingga, Sangatta. Menurutnya, program MBG tidak hanya menyangkut pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga berpotensi mendorong perputaran ekonomi […]

  • David Rante Dorong Satpol PP Kutim Beri Kontribusi Nyata dalam Ciptakan Ketertiban Umum

    David Rante Dorong Satpol PP Kutim Beri Kontribusi Nyata dalam Ciptakan Ketertiban Umum

    • calendar_month Rabu, 6 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SANGATTA – Anggota DPRD Kutai Timur, David Rante, menekankan pentingnya peran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dalam menjaga ketertiban umum dan memastikan pelaksanaan Peraturan Daerah (Perda) berjalan efektif. “keberadaan Satpol PP seharusnya menjadi garda terdepan dalam menciptakan lingkungan yang tertib, aman, dan sesuai dengan aturan yang ditetapkan oleh pemerintah daerah,”ungkapnya. Menurut politisi Partai Gerindra […]

  • Petani Sulap Lahan Gambut jadi Pertanian Holtikultura Semi Organik

    Petani Sulap Lahan Gambut jadi Pertanian Holtikultura Semi Organik

    • calendar_month Rabu, 9 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    www.kaltim12.com/, Sangatta – Keberhasilan 72 petani di Kampung Sidrap Kecamatan Teluk Pandan layak diapresiasi dan dicontoh dalam pengembangan pertanian modern. Petani-petani tersebut mampu merubah lahan gambut yang berdekatan denganjalur pipa gas PT Pertamina Gas Operation Kalimantan Area (Pertagas OKA), menjadi lahan penghasil komoditas sayur kangkung, bayam dan sawi. Menggarap lahan seluas 14 hektar, para petani […]

  • Irma Hatika Ramadani, Remaja Kutim Siap Harumkan Nama Kaltim di Ajang Miss Teenager Indonesia 2025

    Irma Hatika Ramadani, Remaja Kutim Siap Harumkan Nama Kaltim di Ajang Miss Teenager Indonesia 2025

    • calendar_month Minggu, 12 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Semangat dan tekad tinggi terpancar dari sosok Irma Hatika Ramadani, gadis 15 tahun asal Kutai Timur (Kutim) yang akan mewakili Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) dalam ajang bergengsi Miss Teenager Indonesia 2025. Tak sekadar berparas manis, Irma hadir membawa misi besar, membuktikan bahwa remaja Kaltim mampu bersaing, berprestasi, dan menginspirasi di tingkat nasional. […]

expand_less