APPMBGI Kutim Resmi Terbentuk, Siap Kawal Program Makan Bergizi Gratis hingga Desa
- account_circle Redaksi Kaltim12
- calendar_month 0 menit yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Kaltim12.com, BALIKPAPAN – Dewan Pimpinan Daerah Tingkat II Asosiasi Pengusaha dan Pengelola Makanan Bergizi Gratis Indonesia (APPMBGI) Kabupaten Kutai Timur resmi terbentuk. Pembentukan organisasi tersebut ditandai dengan penyerahan surat keputusan (SK) kepengurusan oleh Ketua DPD I APPMBGI Kalimantan Timur, Adam Dustin.
Kehadiran APPMBGI Kutai Timur menjadi bagian dari upaya memperkuat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di daerah. Organisasi ini akan berperan sebagai mitra strategis pemerintah dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam memastikan program berjalan sesuai standar.
Dalam struktur kepengurusan masa bakti 2026–2029, Habibi dipercaya sebagai ketua. Sementara posisi sekretaris dijabat Lani Nurfakhira, S.Si., M.Sc dan bendahara diisi dr. Hj. Anik Istiyantiyandari, M.P.H.
Ketua APPMBGI Kutai Timur, Habibi, mengatakan pihaknya akan segera melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait guna mempercepat implementasi program di lapangan, termasuk hingga tingkat desa.
“Komitmen kami adalah memastikan program berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberikan dampak ekonomi nyata di tingkat desa,” ujar Habibi.
Menurutnya, keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya diukur dari distribusi makanan, tetapi juga dari keterlibatan masyarakat lokal dalam rantai pasok bahan pangan.
Ia menilai kolaborasi dengan petani, peternak, kelompok perikanan, hingga pelaku UMKM menjadi faktor penting agar manfaat program dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat Kutai Timur.
“Kolaborasi dengan petani, peternak, perikanan, dan UMKM lokal adalah kunci keberlanjutan program ini,” katanya.
Sementara itu, Ketua DPD I APPMBGI Kalimantan Timur, Adam Dustin, menegaskan pentingnya tata kelola organisasi yang profesional dan transparan di tingkat daerah. Ia berharap kepengurusan di Kutai Timur mampu menjadi contoh pelaksanaan program yang baik di Kalimantan Timur.
“Jadikan Kutai Timur sebagai contoh. Libatkan pelaku usaha lokal seluas-luasnya agar manfaat program dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegas Adam Dustin.
Selain mendukung program pemerintah, APPMBGI Kutai Timur juga membuka peluang kemitraan bagi kelompok tani, kelompok ternak, koperasi, pelaku perikanan, hingga UMKM pangan yang ingin terlibat dalam penyediaan bahan baku program MBG.
Langkah ini dinilai dapat menjadi peluang baru bagi pelaku usaha lokal untuk meningkatkan produktivitas sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat berbasis desa.
Dengan terbentuknya kepengurusan APPMBGI Kutai Timur, diharapkan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di daerah dapat berjalan lebih terstruktur, berkualitas, dan memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
![]()
- Penulis: Redaksi Kaltim12


