Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Pilihan » Dana Cair, Proyek Gagal : “Rumah Kopri” Kutim Jadi Sarang Semak Belukar

Dana Cair, Proyek Gagal : “Rumah Kopri” Kutim Jadi Sarang Semak Belukar

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kutai Timur – Proyek perumahan Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau yang dikenal sebagai Rumah Kopri di Jalan Kenyamukan, Sangatta, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), kembali menjadi sorotan publik setelah video unggahan akun media sosial  menunjukkan kondisi terkini kawasan tersebut.

Dalam video berdurasi kurang dari dua menit itu, tampak deretan rumah yang terbengkalai, sebagian hampir tertutup semak belukar. Bangunan tanpa penghuni itu tampak dibiarkan mangkrak sejak lama.

Proyek yang sedianya menjadi solusi hunian layak bagi para abdi negara tersebut justru berubah menjadi lahan kosong yang nyaris tak terawat.

Padahal, pembangunan kawasan perumahan itu diketahui menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kutim. Sayangnya, proyek yang mulai dikerjakan sekitar tahun 2018 atau 2019 itu tidak pernah selesai hingga kini.

Wakil Ketua I DPRD Kutim, Sayyid Anjas, membenarkan bahwa proyek tersebut memang bermasalah dan telah masuk ke ranah hukum. Bahkan, menurutnya, sudah ada pihak yang ditetapkan sebagai tersangka dan telah divonis.

“Rumah Kopri yang di Jalan Kenyamukan itu memang bermasalah. Sudah ada tersangkanya dan sudah divonis. Saya juga kebetulan jadi salah satu saksi dalam kasus itu,” ujar Anjas kepada awak media, Sabtu (2/8/2025)

Anjas menjelaskan bahwa meskipun pembangunan dilakukan oleh pihak swasta, seluruh dananya bersumber dari anggaran pemerintah daerah. Permasalahan muncul karena proses pencairan dana yang tidak berjalan sebagaimana mestinya.

“Yang mengerjakan memang pihak swasta, tapi menggunakan anggaran pemerintah. Permasalahan utama ada pada proses pencairannya. Itu yang bermasalah, sehingga muncul pelanggaran dan ditetapkan tersangka,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa kontraktor pelaksana mengalami wanprestasi atau gagal memenuhi kewajibannya. Anehnya, meski progres fisik proyek tidak berjalan sesuai rencana, pencairan anggaran tetap dilakukan.

“Kontraktornya wanprestasi, tapi anehnya proses pencairan tetap jalan. Jadi ini jelas ada yang tidak beres dari awal. Investornya pun tidak bisa diandalkan,” tegasnya.

Kondisi lapangan saat ini memperlihatkan rumah-rumah yang terbengkalai dengan ilalang dan semak liar tumbuh subur, mengelilingi bangunan yang belum rampung. Pemandangan itu pun memantik reaksi dari warga dan warganet yang menyayangkan pemborosan dana publik.

Menanggapi hal ini, Anjas meminta semua pihak menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Ia juga berharap pemerintah daerah segera mengambil sikap tegas terhadap proyek yang mangkrak tersebut.

“Biar proses hukum berjalan dulu sampai selesai. Setelah itu baru pemerintah memutuskan apakah proyek itu dilanjutkan atau tidak,” pungkasnya. (Ciaa/*)

Loading

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus Jasad Bayi di Sangatta Utara Masih Misterius Hingga Akhir 2025

    Kasus Jasad Bayi di Sangatta Utara Masih Misterius Hingga Akhir 2025

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    www.kaltim12.com/,KUTIM – Hingga penghujung tahun 2025, penanganan kasus penemuan jasad bayi di wilayah Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), belum menunjukkan titik terang. Aparat kepolisian masih terus melakukan penyelidikan, namun belum berhasil mengungkap identitas pelaku maupun pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut. Kasus ini bermula dari penemuan jasad bayi di kawasan Sungai Kanal 2, […]

  • Disbun Kutim Kembangkan Olahan Gula Aren untuk Dorong Ekonomi Desa

    Disbun Kutim Kembangkan Olahan Gula Aren untuk Dorong Ekonomi Desa

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur melalui Dinas Perkebunan (Disbun) terus mendorong peningkatan nilai tambah hasil perkebunan rakyat. Salah satu fokus utama adalah pengembangan komoditas aren agar tidak hanya dijual sebagai bahan mentah, tetapi diolah menjadi produk jadi bernilai tinggi. Kabid Usaha, Pengolahan dan Pemasaran Hasil Disbun Kutim, Aminudin Azis, menjelaskan bahwa potensi tanaman […]

  • Disbun Kutim Dorong Pengendalian Hama Sawit Ramah Lingkungan, Manfaatkan Bunga hingga Predator Alami

    Disbun Kutim Dorong Pengendalian Hama Sawit Ramah Lingkungan, Manfaatkan Bunga hingga Predator Alami

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Dinas Perkebunan Kabupaten Kutai Timur (Disbun Kutim) terus mendorong pelaku usaha perkebunan, baik perusahaan maupun swadaya, untuk menerapkan sistem pengendalian hama terpadu yang ramah lingkungan. Hal ini dilakukan untuk menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus memenuhi standar sertifikasi perkebunan berkelanjutan. Penelaah Teknik Kebijakan Disbun Kutim, Nurul Aliah, menjelaskan bahwa pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) […]

  • Bupati Kutim Ingatkan Perusahaan, Hindari PHK dan Siapkan Alternatif untuk Karyawan

    Bupati Kutim Ingatkan Perusahaan, Hindari PHK dan Siapkan Alternatif untuk Karyawan

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Kaltim12
    • 0Komentar

    Kaltim12.com, KUTIM – Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day), Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, kembali menyoroti isu ketenagakerjaan yang tengah berkembang, khususnya terkait potensi pemutusan hubungan kerja (PHK) di sejumlah perusahaan. Ia menegaskan, perusahaan di Kutai Timur diharapkan tidak menjadikan PHK sebagai langkah utama dalam menghadapi tekanan operasional maupun kondisi ekonomi yang dinamis. Menurutnya, […]

  • 29 Tersangka Narkoba dan Diamankan Polres Kutim

    29 Tersangka Narkoba dan Diamankan Polres Kutim

    • calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Kepolisian Resor (Polres) Kutai Timur (Kutim) berhasil mengungkap peredaran narkoba dalam periode operasi yang digelar beberapa pekan terakhir. Sebanyak 29 tersangka berhasil diamankan dari berbagai lokasi di wilayah hukum Kutim. Konferensi pers pengungkapan kasus ini dipimpin langsung oleh Kapolres Kutim AKBP Fauzan Arianto di Mapolres Kutim, Jumat (8/8/2025). Dalam kesempatan tersebut, aparat […]

  • Berikut 25 Lembaga PAUD Formal se-Kutim

    Berikut 25 Lembaga PAUD Formal se-Kutim

    • calendar_month Kamis, 17 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    www.kaltim12.com/, Sangatta – Pemerintah Kabupaten Kuti Timur tk saja memfokuskan pendidikan untuk anak-anak tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP), namun juga untuk anak-anak dalam lingkup Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Plt Kepala Dinas Pendidikan Kutim Irma Yuwinda menyebutkan untuk lembaga PAUD Formal se-Kutim terdapat 25 lembaga yang tersebar merata di 18 kecamatan, […]

expand_less