Menuju Porprov Kaltim Wakil Bupati Minta Kesampingkan Politik
- account_circle Redaksi Kaltim12
- calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SANGATTA – Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim) Mahyunadi minta pengurus Komite Olahraga nasional (KONI) Kutim agar mengesampingkan politik untuk meraih taget prestasi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) kaltim yang akan digelar tahun ini. Meskipun politik itu tidak salah, namun politik bisa juga mengakibatkan kesalahan dalam membuat putusan, terutama dalam memilih atlet, yang dapat mengakibatkan kegagalan pretasi.
“Saya meminta pengurus KONI agar mengesampingkan politik dalam memilih atlet yang akan berlaga di Porprov kaltim di Pasir,” kata mahyunadi kepada sejumlah awak media belum lama ini
Meskipun diakui, politik tidak dapat dihindari, namun tetap mengutamakan prestasi. “Contoh. Kalau memang ada dua adlit, A dan B nilainya sama-sama 7, karena karena kedekatan politik memilih A atau B, itu bisa saja. Tapi jangan karena politik, sudah tau A nilianya hanya 3 tapi karena politik, kemudian memilik A, padahal B nilinya 7, maka itu sudah salah,” kata Mahyunadi, dalam sambutan saat membuka acara Pembuatan Aplikasi website serta pelatikan digitaliasi atlet Kutim (21/9) di Gor Kudungga.
Diakui, dengan digitaliasi Atlet yang segera dilakukan, maka ke depan mungkin factor politik sudah bisa diminimalisasi. Sebab semua yang berkepentingan bisa dapat melihat data atlet, sehingga sulit untuk dilakukan perubahan.
Dalam kesempatan tersebut, Mahyunadi juga minta agar website yang akan dibuat benar-benar diisi, dilakukan pemutahiran secara berkala. Sehingga saat data dibutuhkan tidak perlu kirim surat ke cabor, yang membutuhkan waktu terlau lama. Tapi dengan data atlet yang ada di website, bisa lagsung diambil untuk kepentingan atlet.
“misalnya, kebutuhan seragam, kebutuhan sepatu maka tak perlu diminta secara tertulis tapi bisa diambil dari data digital tersebut. Ini juga dipastikan akan meminimalkan kesalahan dalam pengadaan perlengkapan atlet,” katanya. (Fhany/ADV)
- Penulis: Redaksi Kaltim12


