Breaking News
light_mode
Beranda » Kalimantan Timur » Polsek Teluk Pandan Bongkar Dugaan Transaksi Sabu, Tiga Orang Diamankan

Polsek Teluk Pandan Bongkar Dugaan Transaksi Sabu, Tiga Orang Diamankan

  • account_circle Redaksi Kaltim12
  • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Teluk Pandan – Unit Reskrim Polsek Teluk Pandan mengungkap dugaan tindak pidana narkotika di wilayah Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Kutai Timur, Minggu (27/9/2026) dini hari. Pengungkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat terkait dugaan aktivitas transaksi narkotika jenis sabu di kawasan Gang Haji Lendang, Desa Martadinata.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan tiga orang yang terdiri dari seorang laki-laki dan dua perempuan. Ketiganya diamankan setelah petugas melakukan pemantauan terhadap lokasi yang sebelumnya diinformasikan warga kerap menjadi tempat dugaan transaksi narkotika.

Kapolsek Teluk Pandan Ipda Apriliando Saputra mengatakan, informasi masyarakat menjadi salah satu dasar bagi personel untuk melakukan penyelidikan di lokasi.

“Setelah mendapatkan informasi, personel Unit Reskrim melakukan pemantauan dan penyelidikan. Dari hasil pemantauan, petugas mendapati seorang laki-laki yang ciri-cirinya sesuai dengan informasi masyarakat datang menggunakan sepeda motor dan berhenti di kawasan Gang Haji Lendang,” ujar Ipda Apriliando Saputra.

Menurut keterangan kepolisian, situasi kemudian berkembang ketika dua perempuan datang menemui laki-laki tersebut. Karena dinilai menunjukkan gerak-gerik yang mencurigakan, petugas melakukan pemeriksaan terhadap ketiganya.

Dalam pemeriksaan awal, polisi menemukan satu bungkus plastik klip berisi kristal putih yang diduga narkotika jenis sabu dari salah satu terduga. Barang tersebut ditemukan bersama sebuah korek gas.

Penyelidikan kemudian dikembangkan. Polisi turut melakukan pemeriksaan terhadap barang bawaan salah satu perempuan dan menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan penggunaan narkotika.

Petugas selanjutnya melakukan penggeledahan di sebuah kamar di Cafe Gendhis yang berada di kawasan Gang Haji Lendang. Dari lokasi tersebut, polisi kembali menemukan satu bungkus plastik bening berisi kristal putih yang diduga sabu serta sebuah alat yang diduga digunakan untuk mengonsumsi narkotika.

Secara keseluruhan, polisi mengamankan dua bungkus plastik berisi kristal putih yang diduga sabu dengan berat bruto masing-masing sekitar 0,38 gram dan 0,37 gram. Selain itu, turut diamankan sejumlah barang lain, antara lain pipet kaca, bong, korek gas, telepon seluler, uang tunai, tas, serta satu unit sepeda motor.

Tiga orang yang diamankan masing-masing berinisial R.R. (24), T.Y.S. (22), dan S.H. (23). Ketiganya selanjutnya dibawa ke Mapolsek Teluk Pandan untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.

Ipda Apriliando menegaskan bahwa pengungkapan tersebut masih dalam proses penyidikan. Polisi akan mendalami asal-usul barang yang diduga narkotika serta kemungkinan keterlibatan pihak lain.

“Ketiga orang tersebut sudah kami amankan bersama barang bukti untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Penyidik masih mendalami rangkaian peristiwa dan keterkaitan masing-masing pihak dalam dugaan tindak pidana narkotika ini,” katanya.

Dalam penanganan perkara tersebut, penyidik Polsek Teluk Pandan telah menerbitkan laporan polisi dan surat perintah penyidikan pada 27 September 2026. Pemeriksaan terhadap saksi dan terduga pelaku juga dilakukan sebagai bagian dari proses penyidikan.

Perkara tersebut disangkakan dengan ketentuan perundang-undangan tentang narkotika, termasuk dugaan tindak pidana menawarkan, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar atau menyerahkan narkotika serta dugaan kepemilikan, penyimpanan, penguasaan atau penyediaan narkotika golongan I bukan tanaman.

“Proses penyidikan akan dilakukan secara profesional dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Kami akan melengkapi administrasi penyidikan dan mendalami perkara ini sampai tuntas,” tegas Ipda Apriliando.

Polsek Teluk Pandan juga mengimbau masyarakat untuk terus memberikan informasi apabila menemukan adanya dugaan peredaran atau penyalahgunaan narkotika di lingkungan masing-masing.

Informasi masyarakat dinilai penting dalam membantu kepolisian melakukan deteksi dini dan penindakan terhadap dugaan tindak pidana narkotika. (*)

  • Penulis: Redaksi Kaltim12

Rekomendasi Untuk Anda

  • Antisipasi Gangguan Pasokan, Perumdam Kutim Siapkan Penanganan Intake Sangatta Selatan

    Antisipasi Gangguan Pasokan, Perumdam Kutim Siapkan Penanganan Intake Sangatta Selatan

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • account_circle Redaksi Kaltim12
    • 0Komentar

    Kaltim12.com,KUTIM – Perumdam Tirta Tuah Benua Kutai Timur menyiapkan langkah penanganan pada area intake Instalasi Pengolahan Air (IPA) Cabang Sangatta Selatan untuk mengantisipasi gangguan pasokan air bersih kepada masyarakat. Langkah tersebut menjadi perhatian setelah Direktur Utama Perumdam Tirta Tuah Benua Kutai Timur meninjau langsung lokasi pengambilan air baku pada Selasa (1/9/2026). Dalam peninjauan itu, Direktur […]

  •  PUPR Kutim Siapkan Spot Mancing di Kawasan Folder Sangatta, Hadirkan Fasilitas Rekreasi yang Lebih Teratur

     PUPR Kutim Siapkan Spot Mancing di Kawasan Folder Sangatta, Hadirkan Fasilitas Rekreasi yang Lebih Teratur

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melalui Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Joni Abdi Setia, menegaskan bahwa kawasan Folder Sangatta akan mendapatkan penataan khusus, termasuk penyediaan spot memancing sebagai bagian dari pengembangan sarana rekreasi untuk masyarakat. Upaya ini merupakan bagian dari rencana besar penataan ulang folder agar fungsi teknis […]

  • Harga Kakao di Kutim Masih Tinggi, Disbun: Wajib Fermentasi untuk Kualitas Terbaik

    Harga Kakao di Kutim Masih Tinggi, Disbun: Wajib Fermentasi untuk Kualitas Terbaik

    • calendar_month Minggu, 23 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Komoditas kakao di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus menunjukkan tren harga yang positif dalam dua tahun terakhir. Dinas Perkebunan (Disbun) Kutim mencatat harga biji kakao kering saat ini berada di kisaran yang sangat menguntungkan petani, meskipun mengalami sedikit fluktuasi jika dibandingkan puncak harga pada tahun 2024 lalu. Kepala Bidang Usaha, Pengolahan, dan […]

  • Ramainya Pantai Jepu-Jepu Dongkrak Hunian Vila dan Usaha Lokal

    Ramainya Pantai Jepu-Jepu Dongkrak Hunian Vila dan Usaha Lokal

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    www.kaltim12.com/,KUTIM – Lonjakan kunjungan wisatawan ke objek wisata Pantai Jepu-Jepu, Kecamatan Kaliorang, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat sekitar, terutama pada momen libur Tahun Baru 2026. Sejak pagi hingga siang hari, arus wisatawan terus berdatangan ke pantai yang dikenal dengan panorama lautnya yang masih alami tersebut. Kepadatan pengunjung […]

  • Dipisahkan Sungai Besar, Infrastruktur Telen Tertinggal Jauh Dibanding Kongbeng dan Wahau

    Dipisahkan Sungai Besar, Infrastruktur Telen Tertinggal Jauh Dibanding Kongbeng dan Wahau

    • calendar_month Minggu, 23 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KUTAI TIMUR – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur, Aidil Fitri, menyoroti ketimpangan pembangunan infrastruktur yang terjadi di Kecamatan Telen. Ia menilai, kemajuan fisik di wilayah tersebut masih jauh tertinggal jika dibandingkan dengan kecamatan tetangga di Daerah Pemilihan (Dapil) IV, seperti Muara Wahau dan Kongbeng. ​Menurut Aidil, lambatnya pembangunan di Telen utamanya […]

  • DPPKB Kutim Ajak Pakar Pencegahan Stunting pada Anak dengan HIV/AIDS

    DPPKB Kutim Ajak Pakar Pencegahan Stunting pada Anak dengan HIV/AIDS

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) bekerja sama dengan para pakar untuk menyosialisasikan pencegahan stunting, terutama pada anak dengan HIV/AIDS. Kepala DPPKB Kutim, Achmad Junaidi, menjelaskan bahwa dalam upaya menekan angka stunting, pihaknya juga berfokus pada anak-anak dengan HIV/AIDS karena mereka memiliki risiko stunting yang lebih tinggi. […]

expand_less