Breaking News
light_mode
Beranda » Advertorial » ‎Wakil Bupati: PSR Momentum Benahi Tata Kelola Kebun Sawit Rakyat Kutai Timur

‎Wakil Bupati: PSR Momentum Benahi Tata Kelola Kebun Sawit Rakyat Kutai Timur

  • account_circle Redaksi Kaltim12
  • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

‎Sangatta – Yayasan Solidaritas Indonesia bersama Dinas Perkebunan Kutai Timur menggelar Lokakarya Penguatan Akses Petani Swadaya terhadap Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR), Kamis, (3/9/2026), di Hotel Royal Victoria, Sangatta.
‎
‎Kegiatan dibuka oleh Wakil Bupati Kutai Timur, H. Mahyunadi, dan diikuti perwakilan Ditjen Perkebunan Kementerian Pertanian, Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur, Dinas Perkebunan Kutai Timur, Gabungan Perusahaan Perkebunan Indonesia (GAPKI), perangkat daerah, perwakilan perusahaan perkebunan, serta pengurus 20 koperasi petani se-Kutai Timur dan satu koperasi dari Kabupaten Paser.
‎
‎Dalam sambutannya, Ketua Yayasan Solidaritas Indonesia, Anton Hidayat, menyampaikan bahwa lembaganya telah mendampingi petani sawit di Kalimantan Timur sejak 2019 dan aktif di Kutai Timur sejak 2024.
‎
‎”Kami berharap bahwa tidak hanya sekedar berdiskusi, tetapi mungkin nanti juga kita menghasilkan satu kesepakatan bersama, memperkuat koordinasi, dan mendapatkan solusi yang terbaik,” ujarnya.
‎
‎Sementara itu, Wakil Bupati Mahyunadi meminta Dinas Perkebunan terus memperkuat pendampingan dan pemetaan kebun rakyat yang membutuhkan peremajaan, termasuk dari sisi legalitas lahan, kelembagaan, dan kesiapan petani.
‎
‎Ia juga mendorong penguatan kelembagaan petani agar lebih tertib, transparan, dan profesional, serta penguatan sinergi antara pemerintah, petani, Solidaritas, perusahaan, dan lembaga keuangan.
‎
‎”Kolaborasi ini harus diarahkan pada peningkatan kapasitas petani, kemudahan akses terhadap program dan pembiayaan, serta penyelesaian berbagai kendala yang dihadapi di lapangan,” kata Mahyunadi.
‎
‎Mahyunadi,menekankan bahwa setiap proses peremajaan harus memperhatikan prinsip keberlanjutan.
‎
‎”Kita tidak hanya mengejar peningkatan produksi, tetapi juga harus menjaga keseimbangan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan melalui praktik budidaya yang baik serta penggunaan benih yang berkualitas,”jelasnya.
‎
‎Ia berharap program peremajaan ini menjadi momentum bagi petani untuk tidak hanya mengakses PSR, tetapi juga semakin siap mengelola perkebunan sebagai usaha yang produktif, efisien, mandiri, dan berkelanjutan, sejalan dengan visi Kutai Timur yang “Tangguh, Mandiri, dan Berdaya Saing”.
‎
‎Selain itu, Mahyunadi juga mengajak agar lokakarya ini tidak berhenti sebagai forum diskusi semata, melainkan menjadi titik awal lahirnya langkah-langkah nyata. Ia meminta seluruh pihak terus memberikan pendampingan dan membuka akses informasi seluas-luasnya kepada petani, serta mendorong petani untuk tidak ragu menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi di lapangan agar solusi dapat dicari bersama.(Fhani/Adv/Kominfo)

  • Penulis: Redaksi Kaltim12

Rekomendasi Untuk Anda

  • Seorang Pelajar Tenggelam di Sungai Batu Balai, Polsek Muara Bengkal Gerak Cepat Lakukan Pencarian

    Seorang Pelajar Tenggelam di Sungai Batu Balai, Polsek Muara Bengkal Gerak Cepat Lakukan Pencarian

    • calendar_month Sabtu, 12 Sep 2026
    • account_circle Redaksi Kaltim12
    • 0Komentar

    MUARA BENGKAL – Kepolisian Sektor (Polsek) Muara Bengkal bergerak cepat menangani laporan seorang pelajar yang tenggelam di Sungai Batu Balai, RT 01, Desa Batu Balai, Kecamatan Muara Bengkal, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Jumat (11/9/2026). Korban diketahui bernama Abdul Efal, pelajar kelahiran Loa Janan, 25 Mei 2009. Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 16.30 WITA saat […]

  • Distribusi dari Jawa dan Sulawesi Picu Kenaikan Harga Beras di Kutim

    Distribusi dari Jawa dan Sulawesi Picu Kenaikan Harga Beras di Kutim

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    www.kaltim12.com/, KUTIM – Lonjakan harga beras di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) selama bulan suci Ramadan dipicu tingginya biaya distribusi dari luar daerah, terutama dari Pulau Jawa dan Sulawesi. Ketergantungan terhadap pasokan luar wilayah membuat harga beras di pasaran sulit menyesuaikan dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) nasional. Kondisi ini berdampak langsung pada harga jual di tingkat […]

  • Disbun Kutim Tingkatkan Kapasitas Petani Kakao Lewat Pelatihan dan Inovasi Produk

    Disbun Kutim Tingkatkan Kapasitas Petani Kakao Lewat Pelatihan dan Inovasi Produk

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur melalui Dinas Perkebunan (Disbun) terus mendorong peningkatan kualitas dan nilai tambah komoditas kakao. Upaya ini dilakukan dengan memberikan pelatihan pengolahan dan pengembangan produk bagi kelompok tani di berbagai kecamatan penghasil kakao. Kabid Usaha, Pengolahan dan Pemasaran Hasil Disbun Kutim, Aminudin Azis, menyampaikan bahwa kakao merupakan salah satu komoditas […]

  • 1.607 RT Dapat Program Bantuan Sebesar Rp 50 Juta

    1.607 RT Dapat Program Bantuan Sebesar Rp 50 Juta

    • calendar_month Selasa, 22 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    www.kaltim12.com/, Sangatta – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur menggelontorkan bantuan Rp 50 juta untuk tiap-tiap Rukun Tetangga (RT), sebagai upaya pemberdayaan pada masyarakat di unit lingkungan terkecil. Terdapat Rp 82 miliar yang digelontorkan untuk 1.607 RT se-Kutai Timur. Bupati Ardiansyah Sulaiman menunjuk Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMDes) yang dibawah pimpinan Yuriansyah T, menjadi leading sektor […]

  • Sejak 1976 Berdiri, Bandara Uyang Lahai Masih Terkendala Landasan dan RBU

    Sejak 1976 Berdiri, Bandara Uyang Lahai Masih Terkendala Landasan dan RBU

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    www.kaltim12.com/,KUTIM – Harapan masyarakat pedalaman Kabupaten Kutai Timur (Kutim) untuk menikmati akses transportasi udara yang lancar melalui Bandara Uyang Lahai hingga kini belum sepenuhnya terwujud. Meski telah berdiri sejak 1976 dan diresmikan pada 19 September 2013, bandara yang berada di Kecamatan Kongbeng itu masih menghadapi kendala infrastruktur dan administrasi yang membuat operasionalnya belum optimal. Bandara […]

  • Pemkab Kutim Perketat Proyek Pembangunan, Kontraktor Harus Siap Modal dan Tanggung Jawab

    Pemkab Kutim Perketat Proyek Pembangunan, Kontraktor Harus Siap Modal dan Tanggung Jawab

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle Redaksi Kaltim12
    • 0Komentar

    Kaltim12.com,KUTIM – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) memperketat pelaksanaan proyek pembangunan dengan menekankan kesiapan finansial dan tanggung jawab para kontraktor. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan setiap pekerjaan berjalan sesuai kontrak, tepat waktu, dan menghasilkan kualitas yang baik. Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, menegaskan kontraktor yang mengikuti proyek pemerintah tidak boleh lagi bergantung pada uang muka […]

expand_less