Breaking News
light_mode
Beranda » Advertorial » Sawit Bagus Tapi Jangan Tinggalkan Tanaman Pangan Terutama Padi

Sawit Bagus Tapi Jangan Tinggalkan Tanaman Pangan Terutama Padi

  • account_circle Redaksi Kaltim12
  • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SANGATTA.  Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim) Mahyunadi mengatakan tanaman sawit kini jadi parameter keberhasilan usaha pertanian, terutama di Kutai Timur (Kutim). Dimana  untuk menanam satu jenis tanaman, kadang dibandingkan dulu dengan hasil sawit, mana yang menguntungkan.  Akibatnya,  dengan berbagai pertimbangan, banyak petani yang beralih menanam sawit dibanding tanaman lain seperti padi.

“memang itu tidak salah, tapi perlu dipikirkan bahwa tanam padi juga hasilnya bagus. Selain itu, dengan menanam padi berarti ikut menjaga pasokan pangan wilayah Kutim, dan Kaltim pada umumnya. Sebab jika rantai pasokan pangan terutama beras dari Jawa dan Sulawesi putus karena masalah alam atau karena masalah geo politik, maka  daerah ini akan kesulitan pangan, jika tidak mandiri hasil pangan terutama beras” katanya.

“karena itu pemerintah pusat kini ingin semua wilayah negeri ini diusahakan untuk mandiri sumber pangan, “ lanjutnya.

Dikatakan, sawit bagus, namun tidak mungkin sawit bisa dimakan, meskipun keadaan apapun. Karena itu, petani harus ikut menjaga bahkan jika perlu ikut mengembangkan tanaman padi. Apalagi, pemerintah kini tengah membantu petani dalam pembangunan pencetakan sawah baru. Jika petani memiliki lahan potensial sawah, pemerintah bisa bantu mencetak sawah.

“Memang di Kutim ada sawah yang beralih menjadi  kebun sawit, namun  karena pencetakan sawah juga terus dilakukan sehingga  sawah yang beralih ke kebun sawit  masih seimbang dengan pencetakan sawah yang dilakukan,” jelas Mahyunadi pada wartawan usai membuka acara lokakarya  penamanan kembali kebun sawit yang telah tua, di Hotel Royal Victoria, Kamis (3/9). (Fhany/ADV/*)

 

 

  • Penulis: Redaksi Kaltim12

Rekomendasi Untuk Anda

  • Knalpot Brong Dimusnakan, Polres Kutim Tegas : Jangan Coba-Coba Lagi !

    Knalpot Brong Dimusnakan, Polres Kutim Tegas : Jangan Coba-Coba Lagi !

    • calendar_month Rabu, 30 Jul 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Polres Bontang makin serius memberantas knalpot brong. Rabu, 30 Juli 2025, sebanyak 33 knalpot racing yang bikin bising dimusnahkan hasil dari Operasi Patuh Mahakam 2025 yang berlangsung sejak 14 sampai 27 Juli lalu. Kapolres Kutim, AKBP Fauzan Arianto, menegaskan bahwa pihaknya bakal terus menindak tegas pengendara yang masih nekat pakai knalpot brong. […]

  • HUT Ke-27 Kutim, Bupati ; Pemerataan Infrastruktur dan Layanan Publik Jadi Kunci Tumbuh Bersama

    HUT Ke-27 Kutim, Bupati ; Pemerataan Infrastruktur dan Layanan Publik Jadi Kunci Tumbuh Bersama

    • calendar_month Senin, 12 Okt 2026
    • account_circle Redaksi Kaltim12
    • 0Komentar

    Sangatta – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur didorong untuk perlahan melepaskan diri dari ketergantungan pada sektor pertambangan mentah. Pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 kabupaten tersebut, hilirisasi industri pengolahan dan pemerataan akses infrastruktur ke pedesaan menjadi fokus utama arah pembangunan daerah ke depan. Hal tersebut ditegaskan oleh Bupati Kutai Timur saat memimpin upacara peringatan HUT […]

  • Tiga Program Harus Diwujudkan untuk Mendukung Quick Win Mandiri

    Tiga Program Harus Diwujudkan untuk Mendukung Quick Win Mandiri

    • calendar_month Senin, 5 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    www.kaltim12.com/, Samarinda – Sebagai tindaklanjut rapat beberapa waktu yang lalu tentang Penetapan Quick Win Mandiri. Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dibawah kepemimpinan Gubernur Isran Noor dan Wakil Gubernur Hadi Mulyadi terus berupaya menciptakan pemerintahan yang baik dan bersih bagi seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kaltim dengan tiga program prioritasnya masuk dalam pembangunan […]

  • Air Mulai Menipis, Pemuda Kutim Hebat Minta Lahan Pertanian Terdampak El Nino Dipetakan

    Air Mulai Menipis, Pemuda Kutim Hebat Minta Lahan Pertanian Terdampak El Nino Dipetakan

    • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
    • account_circle Redaksi Kaltim12
    • 0Komentar

    Kaltim12.com,KUTIM – Kekhawatiran terhadap dampak El Nino mulai menjadi perhatian di sektor pertanian Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Berkurangnya ketersediaan air di sejumlah lahan pertanian, khususnya wilayah Sangatta Utara dan Sangatta Selatan, mendorong Pemuda Kutim Hebat meminta pemerintah segera melakukan pemetaan terhadap wilayah yang berpotensi terdampak. Ketua Pemuda Kutim Hebat, Habibi, mengatakan pemetaan penting dilakukan untuk […]

  • Bank Sampah Kalpataru Jadi Model Green Office di Lingkungan Pemkab Kutim

    Bank Sampah Kalpataru Jadi Model Green Office di Lingkungan Pemkab Kutim

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kutai Timur terus berinovasi dalam upaya menciptakan lingkungan kerja yang ramah lingkungan. Salah satu langkah konkret yang kini dijalankan adalah pengembangan Bank Sampah Kalpataru di kawasan perkantoran Bukit Pelangi, Sangatta Utara. Program ini dijadikan model penerapan konsep Green Office di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutim. Pejabat Pengawas Lingkungan […]

  • PUPR Targetkan Pembentukan UPTD Folder Sangatta pada 2026, Pengelolaan Kawasan Akan Lebih Terpadu

    PUPR Targetkan Pembentukan UPTD Folder Sangatta pada 2026, Pengelolaan Kawasan Akan Lebih Terpadu

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur melalui Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Joni Abdi Setia, menargetkan proses pembentukan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) untuk pengelolaan Folder Sangatta dapat rampung pada tahun 2026. Pembentukan lembaga ini dinilai krusial untuk memastikan pengelolaan kawasan berjalan lebih terstruktur dan berkelanjutan. Joni menjelaskan bahwa saat […]

expand_less