Breaking News
light_mode
Beranda » Pemerintahan » Respon Pandangan Fraksi DPRD, Pemkab Kutim Tegaskan Pengelolaan APBD 2026 Transparan dan Efisien

Respon Pandangan Fraksi DPRD, Pemkab Kutim Tegaskan Pengelolaan APBD 2026 Transparan dan Efisien

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kutai Timur – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) menegaskan komitmennya untuk mengelola Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 dengan prinsip transparansi dan efisiensi ketat.

​Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kutim, Ade Achmad Yulkafilah, saat menyampaikan jawaban pemerintah atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD dalam Rapat Paripurna ke-14 di Ruang Sidang Utama DPRD Kutim.
​Ade menyatakan, pemerintah menyambut positif catatan kritis para anggota dewan.

Menanggapi sorotan Fraksi Nasdem dan PKS terkait proporsionalitas anggaran, ia memastikan belanja daerah akan dilakukan dengan prinsip kehati-hatian.

​”Pemerintah berkomitmen mengoptimalkan pendapatan dan mengalokasikan belanja yang tepat sasaran, tepat guna, serta memberi nilai tambah bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Ade, Rabu (26/11/2025).

​Sebagai langkah konkret mewujudkan efisiensi, Pemkab merespons masukan Fraksi PIR dengan memaksimalkan penggunaan Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD). Menurut Ade, optimalisasi SIPD krusial agar pembangunan berjalan efektif dan selaras dengan prinsip tata kelola yang baik (Good Governance), guna mencegah kebocoran anggaran di setiap instansi.

​Sementara itu, menjawab keraguan Fraksi Golkar mengenai porsi belanja operasional yang lebih besar dibanding belanja modal, Ade menjelaskan bahwa hal itu merupakan konsekuensi pemenuhan standar pelayanan minimal. Prioritas utama pemerintah tetap pada indikator output layanan dasar, seperti pendidikan dan kesehatan.

​Menutup tanggapannya, Ade memastikan Pemkab akan meninjau teliti implementasi program tahun jamak (multi-years contract) agar tidak membebani keuangan daerah di masa depan. Hal ini sejalan dengan finalisasi proyeksi pendapatan daerah yang mencapai angka Rp5,7 triliun.

Pemkab berharap sinergi harmonis dengan DPRD terus terjalin hingga pengesahan Perda APBD mendatang.(Adv/Kominfo)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SILPA 2022 di Dinas Pendidikan Capai MIlliaran Rupiah

    • calendar_month Jumat, 28 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SANGATTA – Kepala dinas Pendidikan Kutai Timur Mulyono mengakui anggaran dinas pendidikan Kutim tahun 2022 terjadi  Sisa Alokasi Penggunaan Anggaran (SILPA). Hal itu dikatakan mantan camat Rantau Pulung ini saat di temui di ruang kerjanya pada Kamis (18/05/2023) lalu. Dikatakan SILPA di dinas pendidikan terbesar di belanja pegawai seperti pembayaran gaji guru, insentif pegawai dan […]

  • Fraksi Demokrat Kutim ‘Kunci’ Pengawasan 19 Proyek MYC Rp 1,08 T

    Fraksi Demokrat Kutim ‘Kunci’ Pengawasan 19 Proyek MYC Rp 1,08 T

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Fraksi Partai Demokrat DPRD Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menyatakan dukungan penuh terhadap kesepakatan pelaksanaan kegiatan Tahun Jamak (Multi Years Contract – MYC) senilai Rp 1,08 Triliun. Dukungan ini dibarengi dengan komitmen kuat untuk mengawal 19 proyek strategis tersebut agar tuntas tepat waktu dan berkualitas. Komitmen ini disampaikan Ketua Fraksi Partai Demokrat Kutim, […]

  • Baya Sargius Gelar Reses Perdana di Desa Marga Mulya, Serap Aspirasi Warga

    Baya Sargius Gelar Reses Perdana di Desa Marga Mulya, Serap Aspirasi Warga

    • calendar_month Senin, 25 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KONGBENG – Anggota DPRD Kutai Timur asal Daerah Pemilihan (Dapil) Kutai Timur 4, Baya Sargius, S.Sos, melaksanakan reses di Desa Marga Mulya, Kecamatan Kongbeng, pada Minggu (24/11/2024) kemarin. Reses yang bertempat di Desa Marga Mulya ini menjadi langkah awal politisi Partai Persatuan Indonesia (Perindo) tersebut untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. Kegiatan dimulai dengan doa […]

  • Hj. Uci: Raperda Pengarusutamaan Gender Penting untuk Keadilan di Dunia Kerja

    Hj. Uci: Raperda Pengarusutamaan Gender Penting untuk Keadilan di Dunia Kerja

    • calendar_month Rabu, 13 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur (Kutim), Hj. Uci, menyoroti pentingnya Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pengarusutamaan Gender sebagai langkah besar dalam memperjuangkan kesetaraan hak, terutama di dunia kerja. “Saya sangat mendukung Raperda ini, karena ini adalah langkah besar untuk memberikan hak yang sama bagi perempuan di bidang pekerjaan. Dengan […]

  • Kekeringan Landa Kutai Timur, DTPHP Akui Sumber Air Jadi Persoalan Utama Petani

    Kekeringan Landa Kutai Timur, DTPHP Akui Sumber Air Jadi Persoalan Utama Petani

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle Redaksi Kaltim12
    • 0Komentar

    ‎Kutai Timur, – Petani Kutai Timur menghadapi ancaman gagal panen akibat kekeringan yang melanda dalam sebulan terakhir, seiring dampak perubahan iklim yang dirasakan langsung oleh sektor pertanian daerah tersebut. ‎Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) Kutai Timur Purno Edi mengatakan, laporan kekeringan telah diterima dari sejumlah kelompok tani yang baru […]

  • Kasus Jasad Bayi di Sangatta Utara Masih Misterius Hingga Akhir 2025

    Kasus Jasad Bayi di Sangatta Utara Masih Misterius Hingga Akhir 2025

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    www.kaltim12.com/,KUTIM – Hingga penghujung tahun 2025, penanganan kasus penemuan jasad bayi di wilayah Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), belum menunjukkan titik terang. Aparat kepolisian masih terus melakukan penyelidikan, namun belum berhasil mengungkap identitas pelaku maupun pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut. Kasus ini bermula dari penemuan jasad bayi di kawasan Sungai Kanal 2, […]

expand_less