Breaking News
light_mode
Beranda » Advertorial » Bupati Kutim Sebut Pelaksanaan PJJ Terus Dievaluasi

Bupati Kutim Sebut Pelaksanaan PJJ Terus Dievaluasi

  • account_circle Redaksi Kaltim12
  • calendar_month Sabtu, 26 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sangatta –  Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) masih mengevaluasi pelaksanaan pembelajaran jarak jauh (PJJ) menyusul kondisi kualitas udara yang belum aman di sejumlah wilayah akibat kabut asap.

Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman mengatakan, evaluasi dilakukan terhadap kondisi di beberapa wilayah yang dinilai masih fluktuatif. Ia meminta agar pelaksanaan pembelajaran untuk jenjang SMP tetap berjalan, sementara kondisi pada jenjang SD dan PAUD perlu lebih dulu diperiksa.

“Hari-hari ini sedang dievaluasi. Sudah ada beberapa wilayah yang memang fluktuatif itu masalahnya. Tapi tadi saya perintahkan untuk SMP mungkin silakan, untuk SD sama PAUD coba dicek dulu karena rentannya itu pada usia anak-anak dan usia lansia,” ujar Ardiansyah saat ditemui sejumlah awak media, Jumat (25/9/2026).

Menurutnya, kelompok anak-anak dan lansia menjadi perhatian karena lebih rentan terhadap dampak kondisi udara yang tidak sehat. Ardiansyah bahkan mengaitkan kondisi tersebut dengan dirinya yang mengaku terus mengalami flu.

“Iya, makanya saya lansia ini kena flu terus ini. Iya, udah lansia masalahnya,” katanya.

Sebelumnya, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutim belum membuka kembali pembelajaran tatap muka (PTM) di seluruh satuan pendidikan. Kebijakan tersebut diambil karena kualitas udara di lima kecamatan masih dinyatakan belum aman berdasarkan pemberitahuan resmi dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kutim.

Kepala Disdikbud Kutim Mulyono mengatakan, pembelajaran masih dilaksanakan secara jarak jauh sejak 18 September 2026. Kebijakan itu berlaku hingga terdapat pemberitahuan resmi mengenai kondisi yang memungkinkan sekolah kembali menggelar PTM.

“PJJ di sekolah itu kan kita ada edaran internal, ada juga edaran kabupaten. Kalau edaran kabupaten itu sifatnya umum keseluruhan, internal sifatnya kelas apa khusus pendidikan. Di sana dijelaskan PJJ dimulai tanggal 18 September kemarin sampai dengan ada pemberitahuan resmi,” ujar Mulyono. (Fhany/ADV/*)

  • Penulis: Redaksi Kaltim12

Rekomendasi Untuk Anda

  • Disbun Kutim Kembangkan Olahan Gula Aren untuk Dorong Ekonomi Desa

    Disbun Kutim Kembangkan Olahan Gula Aren untuk Dorong Ekonomi Desa

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur melalui Dinas Perkebunan (Disbun) terus mendorong peningkatan nilai tambah hasil perkebunan rakyat. Salah satu fokus utama adalah pengembangan komoditas aren agar tidak hanya dijual sebagai bahan mentah, tetapi diolah menjadi produk jadi bernilai tinggi. Kabid Usaha, Pengolahan dan Pemasaran Hasil Disbun Kutim, Aminudin Azis, menjelaskan bahwa potensi tanaman […]

  • Insan Bowo Asmoro : ASN Kutim Berpeluang Pindah Di IKN

    Insan Bowo Asmoro : ASN Kutim Berpeluang Pindah Di IKN

    • calendar_month Rabu, 31 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    BALIKPAPAN – Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Sekretariat Kabupaten Kutim Insan Bowo Asmoro menghadiri Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi yang diselenggarakan oleh Forum Koordinasi dan Sinkronisasi (FKS). Kegiatan yang di gelar diBlue Sky Hotel, Balikpapan, Selasa (30/5/2023) lalu, dihadiri juga Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) dalam hal ini, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setkab Kutim Zubair. Acara […]

  • Yan, S.Pd., SD, M.Si Lakukan Reses Perdana di Desa Marga Mulya

    Yan, S.Pd., SD, M.Si Lakukan Reses Perdana di Desa Marga Mulya

    • calendar_month Senin, 25 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KONGBENG – Anggota DPRD Kutai Timur, Yan, S.Pd., SD, M.Si, mengadakan reses perdana di Desa Marga Mulya, Kecamatan Kongbeng, pada Minggu (24/11/2024). Kegiatan yang berlangsung di Rumah Makan Oma Sambal ini dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat, termasuk Kepala Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh adat, tokoh agama, dan warga setempat. Dalam kesempatan tersebut, Yan menyampaikan […]

  • 29 Warga Kutai Timur Resmi Jadi Anggota Komcab Gelombang II Tahun 2024, Ketua DPRD Kutim Berikan Ucapan

    29 Warga Kutai Timur Resmi Jadi Anggota Komcab Gelombang II Tahun 2024, Ketua DPRD Kutim Berikan Ucapan

    • calendar_month Rabu, 20 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SANGATTA – Sebanyak 29 warga Kabupaten Kutai Timur telah resmi ditetapkan sebagai Komponen Cadangan (Komcad) Gelombang II Tahun 2024. Penetapan ini dilakukan melalui upacara resmi yang dipimpin oleh Sekjen Kementerian Pertahanan RI di Balikpapan, Rabu (20/11/2024). Program Komcad merupakan bagian dari kebijakan pertahanan nasional yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber […]

  • PAD Kutim Didorong Lewat Perda Pajak Baru, DPRD Gelar Sosper di Muara Pantun

    PAD Kutim Didorong Lewat Perda Pajak Baru, DPRD Gelar Sosper di Muara Pantun

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Upaya memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mendapat perhatian serius dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Salah satu langkah strategis dilakukan melalui sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2025 tentang Perubahan atas Perda Nomor 1 Tahun 2024 mengenai Pajak dan Retribusi Daerah. Kegiatan sosialisasi Perda (Sosper) digelar di […]

  • Pemkab Kutim Siapkan 6.000 Rumah untuk Warga Berpenghasilan Rendah

    Pemkab Kutim Siapkan 6.000 Rumah untuk Warga Berpenghasilan Rendah

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) terus menunjukkan komitmennya dalam menjamin hak dasar masyarakat untuk memiliki tempat tinggal yang layak. Melalui program perumahan rakyat, Pemkab menargetkan pembangunan 1.000 unit rumah murah dan renovasi 5.000 rumah tidak layak huni secara bertahap hingga tahun 2029. Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, menegaskan bahwa program tersebut […]

expand_less