Breaking News
light_mode
Beranda » Kalimantan Timur » Wabup Kutim Berharap APBD 2027 Dijalankan Tepat Waktu

Wabup Kutim Berharap APBD 2027 Dijalankan Tepat Waktu

  • account_circle Redaksi Kaltim12
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sangatta – Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim) Mahyunadi berharap agar seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pada tahun 2027 mendatang bisa menjalakan Anggaran Pendapat Belanja Daerah tepat Waktu. Langkah ini dinilai krusial guna mempercepat pembangunan dan mengoptimalkan penyerapan anggaran demi memacu pertumbuhan ekonomi daerah.

Terlebih menurut Mahyunadi bahwa belanja APBD merupakan salah satu motor penggerak utama perekonomian daerah. Oleh karena itu, eksekusi anggaran harus dilakukan lebih cepat dan konsisten dengan penetapan awal yang telah disahkan.

“Salah satu pendorong peningkatan ekonomi adalah peran APBD. Makanya saya wanti-wanti agar tahun berikutnya belanja APBD dipercepat pelaksanaannya,” ujar Mahyunadi usai menghadiri Rapat Koordinasi Penanganan Puncak Karhutla Nasional di Sangatta, Senin (7/9/2026).

Ia membeberkan, laju pertumbuhan ekonomi Kutim sempat menyentuh angka 9 persen pada 2024 saat pelaksanaan program APBD berjalan tepat waktu. Namun, angka tersebut merosot menjadi 1,09 persen pada 2025 dan berada di level 1,71 persen pada kuartal I tahun ini yang disinyalir akibat lambatnya realisasi program pasca-pergeseran anggaran.

Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Kutim tetap optimistis pertumbuhan ekonomi daerah dapat merangkak naik hingga menyentuh target 6 persen pada akhir tahun, mendekati rata-rata historis daerah di atas 5 persen.

“Kalau dirata-rata pertumbuhan ekonomi Kutim 5 persen lebih. Sedikit dibawah pertumbuhan ekonomi nasional. Tahun ini hanya 1,7 persen, tapi diharapkan akhir tahun bisa capai 6 persen,” ucapnya kepada sejumlah awak media

Karena itu, dirinya minta agar tidak ada pergeseran lagi pada tahun 2027 mendatang. Jadi APBD yang telah disahkan DPRD itu harus cepat dilaksanakn untuk memacu pertumbuhan ekonomi.

Selain itu ada kesempatan untuk mengevaluasi hasil pembangunan di kwartal I dan II, sehingga pada kwartal terakhir bisa pembangunan untuk meningkatkan pertumbuhan agar bisa capai target nasinal.

Disebutkan, pemicu pertumbuhan ekonomi lainnya adalah daya beli masyarakat. Namun ini sepertinya tidak masalah, karena daya beli masyarakat masih standar.

“Sementara disisi pertambangan, ada pengurangan rencana kerja dan anggaran dan biaya (RKAB),  namun sudah ada revisi tidak se ektrim awalnya. Sehingga daya beli masyarakat bisa naik lagi agar indicator pertumbuhan ekonomi  naik lagi agar target pertumbuhan ekonomi bisa tercapai lagi,” pungkasnya (Fahny/ADV/*)

 

 

Loading

  • Penulis: Redaksi Kaltim12

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua STIPER Kutim, Dr. Ismail Fahmi Almadi, S.Pi., MP(Ciaa/Kaltim12)

    STIPER dan Pemda Komitmen Wujudkan Ketahanan Pangan Lewat Pertanian Modern di Kutim

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Sekolah Tinggi Pertanian (STIPER) Kutai Timur (Kutim) bersama pemerintah daerah berkomitmen berkolaborasi mewujudkan pertanian modern demi memperkuat ketahanan pangan di daerah. Upaya ini menjadi bagian penting dalam mendorong Kutim menuju kemandirian pangan yang berbasis pada sumber daya manusia (SDM) unggul dan pemanfaatan teknologi. Ketua STIPER Kutim, Dr. Ismail Fahmi Almadi, S.Pi., MP […]

  • Distribusi dari Jawa dan Sulawesi Picu Kenaikan Harga Beras di Kutim

    Distribusi dari Jawa dan Sulawesi Picu Kenaikan Harga Beras di Kutim

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    www.kaltim12.com/, KUTIM – Lonjakan harga beras di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) selama bulan suci Ramadan dipicu tingginya biaya distribusi dari luar daerah, terutama dari Pulau Jawa dan Sulawesi. Ketergantungan terhadap pasokan luar wilayah membuat harga beras di pasaran sulit menyesuaikan dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) nasional. Kondisi ini berdampak langsung pada harga jual di tingkat […]

  • Disbun Kutim Optimalkan UPPB, Petani Karet Kini Bisa Jual Langsung ke Pabrik

    Disbun Kutim Optimalkan UPPB, Petani Karet Kini Bisa Jual Langsung ke Pabrik

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Dinas Perkebunan (Disbun) Kabupaten Kutai Timur terus berupaya memotong rantai pasok tata niaga karet yang kerap merugikan petani. Melalui pembentukan Unit Pengolahan dan Pemasaran Bahan Olah Karet (UPPB), petani kini difasilitasi untuk menjual hasil panen langsung ke pabrik tanpa melalui perantara atau tengkulak. Kepala Bidang Usaha, Pengolahan, dan Pemasaran Hasil Disbun Kutim, […]

  • Kasus Pelecehan Seksual Kembali Guncang Kutim, Terlapor Diduga Masih Kerabat

    Kasus Pelecehan Seksual Kembali Guncang Kutim, Terlapor Diduga Masih Kerabat

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Kasus dugaan pelecehan seksual kembali menyeruak di Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Seorang oknum dilaporkan ke Polres Kutim setelah diduga melakukan pelecehan terhadap empat orang, tiga di antaranya masih memiliki hubungan keluarga dengan terlapor. Kuasa hukum korban, I Kadek Indra Kusuma Wardana, menyebut keberanian korban melapor merupakan langkah penting untuk membongkar kasus yang […]

  • Zona Merah COVID-19 di Kaltim, Hanya di Kota Balikpapan

    Zona Merah COVID-19 di Kaltim, Hanya di Kota Balikpapan

    • calendar_month Selasa, 6 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    www.kaltim12.com/, Samarinda – Kondisi perkembangan kasus COVID-19 di Kalimantan Timur terus mengalami perubahan yang sangat signifikan. Bahkan zona merah kini hanya satu daerah. Data Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Kaltim Senin (5/12/2022), satu daerah yang masih berzona merah yakni Balikpapan. Tercatat empat daerah berzona orange yaitu, Berau, Samarinda, Paser dan Penajam Paser Utara. Sedangkan lima […]

  • Pastikan Produk Aman, Dinkes Kutim Perketat Pengawasan Obat, Makanan, dan Kosmetik

    Pastikan Produk Aman, Dinkes Kutim Perketat Pengawasan Obat, Makanan, dan Kosmetik

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    www.kaltim12.com/,KUTIM – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kutai Timur (Kutim) memastikan akan memperketat pengawasan peredaran obat, makanan, dan kosmetik di wilayah Kutim sepanjang tahun 2026. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk perlindungan terhadap masyarakat sekaligus tindak lanjut hasil rapat koordinasi yang digelar pada awal tahun. Kepala Dinas Kesehatan Kutim, Juwana Sri Kurniawati, menegaskan bahwa pengawasan tersebut menjadi prioritas, […]

expand_less