Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum Dan Kriminal » Kasus Pelecehan Seksual Kembali Guncang Kutim, Terlapor Diduga Masih Kerabat

Kasus Pelecehan Seksual Kembali Guncang Kutim, Terlapor Diduga Masih Kerabat

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kutai Timur – Kasus dugaan pelecehan seksual kembali menyeruak di Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Seorang oknum dilaporkan ke Polres Kutim setelah diduga melakukan pelecehan terhadap empat orang, tiga di antaranya masih memiliki hubungan keluarga dengan terlapor.

Kuasa hukum korban, I Kadek Indra Kusuma Wardana, menyebut keberanian korban melapor merupakan langkah penting untuk membongkar kasus yang selama ini tertutup. Menurutnya, peristiwa pelecehan tersebut bukan terjadi sekali, melainkan berulang kali dalam kurun waktu berbeda.

“Korban sudah mulai berani berbicara, saling menguatkan, dan akhirnya memilih menempuh jalur hukum. Kami ingin memberikan kepastian hukum terhadap mereka,” ujar Kadek, Selasa (19/8/2025).

Kasus ini terungkap setelah para korban saling bercerita kepada keluarga. Selama bertahun-tahun, mereka memilih diam karena takut dengan posisi terlapor yang dikenal berpengaruh di lingkungannya.

“Kalau mungkin korbannya hanya satu, tentu sulit. Karena pelecehan seksual itu biasanya minim saksi dan bukti. Tetapi ini ada empat korban dengan kesaksian yang sama, sehingga menjadi dasar kuat untuk laporan,” jelasnya.

Dari empat korban, tiga di antaranya merupakan kerabat dekat terlapor, sementara satu lainnya adalah karyawan. Ironisnya, salah satu korban disebut masih di bawah umur saat peristiwa dugaan pelecehan terjadi.

Kadek menambahkan, sebagian besar perbuatan itu dilakukan di rumah terlapor. Bahkan, ada korban yang hingga kini mengalami trauma mendalam dan merasa takut jika harus berpapasan dengan pelaku.

“Dia (terlapor) punya posisi kuat di keluarga, bahkan cukup dituakan. Itu yang membuat korban semakin sulit melawan dan baru sekarang berani bicara,” lanjutnya.

Kuasa hukum juga membuka kemungkinan jumlah korban bertambah. Menurutnya, pola kasus yang berulang bisa saja melibatkan pihak lain yang hingga kini masih memilih diam.

“Kita khawatir ke depan ada korban lain yang juga muncul. Karena pola kasusnya terjadi berulang dan melibatkan pihak yang dekat dengan korban,” kata Kadek.

Selain laporan ke Polres Kutim, pihak korban juga berencana menggandeng lembaga perlindungan perempuan dan anak. Upaya ini dinilai penting, mengingat terlapor disebut memiliki latar belakang hukum serta posisi cukup berpengaruh.

“Ini murni untuk memberikan rasa adil bagi korban. Tidak ada kepentingan lain. Terlepas dari profesinya sebagai advokat, hukum harus ditegakkan,” tegas Kadek.

Diketahui, para korban telah resmi melayangkan laporan tertulis dengan Nomor TBL/390/VIII/RES.1.24/2025/Reskrim.

Hingga berita ini diturunkan, upaya konfirmasi kepada Polres Kutim masih belum mendapat tanggapan. Polisi belum memberikan keterangan resmi terkait laporan dugaan pelecehan seksual tersebut.(Sy)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Waspada Karhutla! Polsek Muara Wahau Pasang Spanduk Larangan Bakar Lahan di PT Narkata

    Waspada Karhutla! Polsek Muara Wahau Pasang Spanduk Larangan Bakar Lahan di PT Narkata

    • calendar_month Minggu, 13 Sep 2026
    • account_circle Redaksi Kaltim12
    • 0Komentar

    Muara Wahau – Polsek Muara Wahau bersama pihak PT Narkata meningkatkan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dengan memasang spanduk serta menyebarkan maklumat pencegahan Karhutla di areal PT Narkata, Kecamatan Muara Wahau, Kabupaten Kutai Timur, Sabtu (12/9/2026). Kegiatan tersebut melibatkan dua personel Polsek Muara Wahau dan tujuh anggota PT Narkata. Langkah ini dilakukan untuk […]

  • Leny Susilawati Dorong Pemkab Kutim Kembangkan Aplikasi Pendataan Aset Daerah

    Leny Susilawati Dorong Pemkab Kutim Kembangkan Aplikasi Pendataan Aset Daerah

    • calendar_month Rabu, 13 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Sekretaris Komisi B DPRD Kutai Timur, Leny Susilawati Anggraini, berharap Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) segera menghadirkan aplikasi khusus untuk pendataan aset milik pemerintah daerah. Menurutnya, keberadaan aplikasi ini penting untuk memperkuat Manajemen Pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD) dengan data yang lebih akurat dan transparan. Leny menjelaskan, aplikasi pendataan aset ini akan memberikan gambaran […]

  • Open Race 2022 IMI Kutim Naikkan Adrenalin Warga

    Open Race 2022 IMI Kutim Naikkan Adrenalin Warga

    • calendar_month Sabtu, 19 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    www.kaltim12.com/, Sangatta – Adrenalin Masyarakat Kutai Timur naik gegara Ikatan Motor Indonesia (IMI) menyuguhkan Event Open Race 2022, yang digelar di jalur lintas jalan Komplek Perkantoran Bukit Pelangi Sangatta pada 19-20 November 2022. Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang dalam acara pembukaan menyebutkan, kejuaraan road race balapan bergengsi tersebut dihelat di sirkuit non permanen, sebagai ajang […]

  • Faizal Rachman: Kutim Jangan Terlalu Bergantung pada Dana Pusat

    Faizal Rachman: Kutim Jangan Terlalu Bergantung pada Dana Pusat

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Ketua Fraksi Gelora Amanat Perjuangan (GAP) DPRD Kutai Timur, Faizal Rachman, menegaskan pentingnya memperkuat kemandirian fiskal daerah agar tidak selalu bergantung pada dana bagi hasil (DBH) dari pemerintah pusat. Ia menilai, meskipun Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kutim menunjukkan tren peningkatan, masih banyak potensi ekonomi lokal yang belum dikelola secara maksimal. Menurut Faizal, […]

  • Partai Pengusung Siap Kawal Tuntas Program Listrik Desa di Kutim

    Partai Pengusung Siap Kawal Tuntas Program Listrik Desa di Kutim

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur –  Program pemasangan jaringan listrik PLN di sejumlah desa di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus dipercepat. Program yang menyasar desa-desa yang belum teraliri listrik (blank spot) ini merupakan salah satu prioritas Bupati Ardiansyah Sulaiman dan Wakil Bupati Kasmidi Bulang yang tengah berjalan. Ketua Komisi C DPRD Kutai Timur, Ardiansyah, menegaskan komitmen lembaganya untuk […]

  • 29 Tersangka Narkoba dan Diamankan Polres Kutim

    29 Tersangka Narkoba dan Diamankan Polres Kutim

    • calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Kepolisian Resor (Polres) Kutai Timur (Kutim) berhasil mengungkap peredaran narkoba dalam periode operasi yang digelar beberapa pekan terakhir. Sebanyak 29 tersangka berhasil diamankan dari berbagai lokasi di wilayah hukum Kutim. Konferensi pers pengungkapan kasus ini dipimpin langsung oleh Kapolres Kutim AKBP Fauzan Arianto di Mapolres Kutim, Jumat (8/8/2025). Dalam kesempatan tersebut, aparat […]

expand_less