Pemkab Kutim Perketat Proyek Pembangunan, Kontraktor Harus Siap Modal dan Tanggung Jawab
- account_circle Redaksi Kaltim12
- calendar_month 36 menit yang lalu
- print Cetak

Screenshot
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Kaltim12.com,KUTIM – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) memperketat pelaksanaan proyek pembangunan dengan menekankan kesiapan finansial dan tanggung jawab para kontraktor.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan setiap pekerjaan berjalan sesuai kontrak, tepat waktu, dan menghasilkan kualitas yang baik.
Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, menegaskan kontraktor yang mengikuti proyek pemerintah tidak boleh lagi bergantung pada uang muka sebagai modal utama. Menurutnya, penyedia jasa harus memiliki kemampuan finansial yang memadai sebelum memperoleh pekerjaan.
“Sekarang mereka harus betul-betul menunjukkan bahwa mereka punya modal. Jadi tidak lagi hanya mengandalkan uang muka,” ujar Ardiansyah.
Selain kesiapan modal, Ardiansyah mengingatkan seluruh kontraktor agar bekerja sesuai ketentuan yang berlaku. Ia menegaskan pemerintah tidak akan mentoleransi penyedia jasa yang mengabaikan kewajibannya dalam melaksanakan proyek.
“Itu bukan sekadar pernah saya sampaikan, tetapi memang sudah menjadi peringatan,” tegasnya.
Di sisi lain, Pemkab Kutim tetap membuka ruang bagi pengusaha lokal untuk berpartisipasi dalam pembangunan daerah. Namun, kesempatan tersebut harus diimbangi dengan peningkatan kapasitas serta kepatuhan terhadap regulasi dan standar pekerjaan yang telah ditetapkan.
“Mereka juga ingin memberikan penguatan kepada para pengusaha lokal, pembekalan dan sebagainya. Itu bagus supaya pengetahuannya lebih maksimal,” katanya.
Menurut Ardiansyah, pembekalan menjadi penting agar pelaku usaha lokal semakin memahami aspek teknis, administrasi, maupun pengadaan barang dan jasa. Dengan kemampuan yang terus meningkat, mereka diharapkan mampu bersaing secara sehat sekaligus menghasilkan pekerjaan yang berkualitas.
“Jangan hanya sekadar ingin, tetapi mungkin tidak punya kemampuan,” pungkasnya.
![]()
- Penulis: Redaksi Kaltim12


