PUPR Kutim Bawa Pelatihan Konstruksi Hingga Pelosok Lewat Mobil Keliling
- account_circle Redaksi
- calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Kutai Timur – Untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja konstruksi lokal, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kutai Timur menghadirkan inovasi pelatihan keliling menggunakan Mobile Training Unit (MTU). Program ini memungkinkan pekerja di seluruh 18 kecamatan mengikuti pembinaan langsung tanpa harus datang ke pusat kabupaten.
Kepala Dinas PUPR, Joni Abdi Setia, menjelaskan bahwa MTU menjadi sarana strategis untuk menyiapkan tenaga kerja sebelum mereka mengikuti proses sertifikasi resmi. “Dengan mobil pelatihan ini, kami menjemput bola. Pekerja bisa memperoleh keterampilan teknis dan pengetahuan dasar langsung di wilayahnya masing-masing,” ujar Joni, Rabu (12/11/2025).
Meskipun saat ini hanya tersedia satu unit MTU, fasilitas tersebut dilengkapi dengan peralatan praktik dan materi pelatihan yang lengkap. Selain itu, pelatihan konvensional tetap dilakukan di beberapa lokasi tertentu untuk melengkapi program MTU. Pendekatan ini diharapkan menjangkau lebih banyak pekerja, termasuk mereka yang tinggal jauh dari Sangatta.
Program pelatihan ini merupakan bagian dari binaan jasa konstruksi, khususnya pelatihan tenaga kerja terampil konstruksi (PKK), yang mengacu pada Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi. Sertifikasi menjadi bukti kompetensi dan syarat penting bagi tenaga kerja agar bisa terlibat dalam proyek konstruksi pemerintah maupun swasta.
“Target kami ratusan pekerja akan mengikuti pelatihan secara bertahap. Dengan kemampuan teknis yang tersertifikasi, tenaga kerja lokal Kutai Timur siap bersaing dan mendukung pembangunan daerah,” tambah Joni.
Lewat inovasi ini, PUPR Kutim berharap kualitas sumber daya manusia di sektor konstruksi meningkat, sekaligus membuka peluang bagi pekerja lokal untuk berkompetisi di tingkat nasional.(Adv/Kominfo)
![]()
- Penulis: Redaksi


