Breaking News
light_mode
Beranda » Advertorial » Risiko Gagal Panen 1200 Hektar Sawah Diasuransikan

Risiko Gagal Panen 1200 Hektar Sawah Diasuransikan

  • account_circle Redaksi Kaltim12
  • calendar_month Jumat, 25 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SANGATTA. Pemerintah Kutai Timur (Kutim) ingin memastikan petani gagal panen, khususnya petani padi  sawah, tidak akan merugi jika gagal panen. Karena itu, melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Kutim, pemerintah memberikan asuransi panen bagi 1200 hektar sawa di Kutim, jika gagal panen. Demikian dikatakan  Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Kutim, Dessy Wahyu Fitria.

“Salah satu program unggulan Bupati Kutim adalah pertanian berkelnjutan, terutama petani padi sawah. Untuk memastikan petani tidak rugi jika gagal panen, maka pemerintah sedang dalam proses mengasuransikan panen 1200 hektare sawah, jika gagal. Proses asuransi ini sudah dalam tahap pembentukan Peraturan Bupati (Perbub). Kami berharap dalam waktu dekat ini, Perbub sudah keluar, serta berharap di APBD Perubahan anggaran juga  sudah ada,” katanya.

Disebutkan, asuransi ini merupakan kepedulian dan perlindingan pemerintah pada petani dari risiko gagal panen akibat banjir, kekeringan, maupun serangan organisme pengganggu tanaman. Program ini juga menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian.

Menurutnya asuransi diharapkan dapat mengurangi beban petani ketika mengalami kerugian akibat gagal panen.

“Program bentuk perlindungan agar petani tidak menanggung sendiri kerugian ketika terjadi gagal panen,” katanya.

Diakui, pada tahun pertama pelaksanaannya, Pemerintah mengalokasikan anggaran Rp216 juta untuk asuransi. Seluruh lahan yang masuk dalam program telah melalui proses verifikasi bersama PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) sehingga dipastikan merupakan lahan yang aktif diusahakan petani.

Dalam skema tersebut, premi asuransi ditetapkan sekitar Rp180.000 per hektare. Apabila terjadi gagal panen akibat bencana atau serangan hama sesuai ketentuan, petani berhak memperoleh uang pertanggungan sebesar Rp6 juta per hektare. Dana tersebut diharapkan dapat menjadi modal bagi petani untuk kembali menanam pada musim berikutnya. (Fhany/ADV/*)

  • Penulis: Redaksi Kaltim12

Rekomendasi Untuk Anda

  • Upja Kaubun Jadi Pusat Layanan Alat Pertanian Bantuan BI di Kutim

    Upja Kaubun Jadi Pusat Layanan Alat Pertanian Bantuan BI di Kutim

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Unit Pelayanan Jasa Alat Mesin Pertanian (Upja) di Kecamatan Kaubun kini menjadi pusat pengelolaan alat-alat pertanian bantuan dari Bank Indonesia (BI). Melalui sistem ini, petani dari berbagai kelompok bisa meminjam alat dengan mudah dan terorganisir. Kepala Bidang Tanaman Pangan DTPHP Kutim, Dessy Wahyu Fitrisia, menjelaskan bahwa bantuan alat seperti drone dan combine […]

  • Wabup Kasmidi Bulang Hadiri Acara Halal Bihala KKL Raya

    Wabup Kasmidi Bulang Hadiri Acara Halal Bihala KKL Raya

    • calendar_month Selasa, 23 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SANGATTA – Wakil bupati Kutai Timur menghadiri acara hala bihalal Kerukunan Keluarga Luwu Raya atau KKL Raya Kutai Timur, yang digelar di Gedung Serbaguna Sangatta, pada Senin 22 Mei 2023. Kegiatan halal bihalal  tersebut merupakan kegiatan perdana KKL Raya pasca terpilihnya ketua KKL Raya Kutai Timur Kari Palimbong pada awal maret 2023 lalu. Kasmidi Bulang […]

  • Teken P-KUA dan P-PPAS 2026, Bupati Sebut Postur Anggaran Masih Bisa Berubah

    Teken P-KUA dan P-PPAS 2026, Bupati Sebut Postur Anggaran Masih Bisa Berubah

    • calendar_month Sabtu, 26 Sep 2026
    • account_circle Redaksi Kaltim12
    • 0Komentar

    Sangatta – Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman menyebut angka dalam rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (P-KUA) dan Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (P-PPAS) Tahun Anggaran 2026 masih berpotensi berubah, sembari berharap ada tambahan alokasi dari pemerintah pusat. Pernyataan itu disampaikan Ardiansyah usai mengikuti Rapat Paripurna Ke-II DPRD Kutim tentang penandatanganan Nota Kesepakatan P-KUA […]

  • Hujan Deras dan Angin Kencang Picu Banjir serta Pohon Tumbang di Kawasan Pasar Induk   ‎

    Hujan Deras dan Angin Kencang Picu Banjir serta Pohon Tumbang di Kawasan Pasar Induk  ‎

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    ‎www.kaltim12.com/,KUTIM – Hujan deras yang disertai angin kencang melanda wilayah Sangatta dan sekitarya pada Kamis malam (29/01/2026), mengakibatkan sejumlah titik tergenang banjir dan insiden pohon tumbang yang menghambat akses jalan. ‎Berdasarkan laporan warga melalui rekaman video amatir, sebuah pohon besar tumbang di kawasan Pasar Induk. Batang pohon yang melintang menutupi seluruh badan jalan, sehingga akses […]

  • Kasmidi : Perlinsos Bentuk Perhatian Pemkab Pada Nelayan

    Kasmidi : Perlinsos Bentuk Perhatian Pemkab Pada Nelayan

    • calendar_month Kamis, 17 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kaltim12.co, Sangatta – Penyerahan bantuan perlindungan sosial (Perlinsos) yang dilakukan oleh Pemkab Kutim melalui Dinas Kelautan dan Perikanan pada Selasa (14/11/2022) lalu. Dilakukan sebagai bentuk perhatian pemerintah kabupaten dalam menunjang kemajuan di sektor kelautan yang menyentuh sasaran langsung pada nelayan. “Bantuan diberikan pada kelompok nelayan yang ada di 7 kecamatan, tentu kecamatan yang lokasinya berdekatan […]

  • Bimtek Juru Pungut Pajak Bapenda Kutim Didukung DPRD

    Bimtek Juru Pungut Pajak Bapenda Kutim Didukung DPRD

    • calendar_month Minggu, 10 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Sangatta – Pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi juru pungut pajak yang diselenggarakan oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kutai Timur mendapatkan dukungan penuh dari anggota DPRD Kutai Timur, Baya Sargius, S.Sos. Anggota DPRD dari Komisi A ini mengapresiasi langkah Bapenda yang dinilai strategis untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dalam pengelolaan pajak daerah. Menurutnya, Bimtek […]

expand_less