Camat Teluk Pandan Koordinasi TNI AL Cegah Pengeboman Ikan
- account_circle Redaksi Kaltim12
- calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
- print Cetak

Foto : Camat Teluk Pandan Anwar saat diwawancarai sejumlah awak media
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sangatta – Potensi ikan laut di Kecamatan Teluk Pandan cukup besar selama ini. Hanya saja banyak nelayan yang nakal, mengebom ikan, untuk mempercepat tangkapan, yang berujung rusaknya biota laut. Akibatnya, jika selama ini banyak nelayan yang menggunakan bagang, dengan hasil yang cukup besar, kini tidak jarang ada yang mau buat bagang karena hasilnya sangat kecil, sementara biayanya besar.
“bicara potensi ikan laut di Teluk pandan selama ini besar. Terutama bagi nelayan yang menggunkan bagang. Hanya saja, beberapa waktu lalu banyak nelayan nakal, menggunakan bom ikan, makanya rusakla biota laut itu. Sekarang ikan yang ada hanya yang kecil kecil saja. jadi nelayan hanya gunakan jaring, tidak lagi buat bagang karena hasilnya kecil, sementara biaya buat Bagang besar,” jelas Camat Teluk Pandan Anwar S,Pd
Untuk menghindari kejadian penggunaan bom ikan, Camat mengaku telah berkoordinasi dengan TNI Angkatan Laut, untuk mengejar nelayan yang gunakan bom ikan. Disebutkan, nelayan yang gunakan bom ikan itu pada umumnya berasal dari luar Kutim.
“Sehingga saat ketahuan, mereka lari ke daerah mereka. Namun setelah dilakukan koordinasi dengan TNI AL, untuk mengamankan perairan laut khususnya di wilayah Teluk Pandan, para pelaku sudah jarang masuk,” ucapnya kepada sejumlah awak media
Untuk itu, pihaknya berharap, ke depan, dengan tidak adanya lagi nelayan gunakan bom ikan, maka hasil tangkapan ikan nelayan bisa kembali puli, meskipun butuh waktu. (Fhany/ADV/*)
- Penulis: Redaksi Kaltim12


