Breaking News
light_mode
Beranda » Advertorial » Pemkab Kutim Tegaskan Masyarakat Adat dan MHA Punya Kedudukan Berbeda

Pemkab Kutim Tegaskan Masyarakat Adat dan MHA Punya Kedudukan Berbeda

  • account_circle Redaksi Kaltim12
  • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sangatta – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menegaskan masyarakat adat dan masyarakat hukum adat (MHA) merupakan dua istilah yang memiliki pengertian berbeda. Perbedaan tersebut terutama berkaitan dengan proses pengakuan dan penetapan secara resmi oleh pemerintah.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten I) Kutim, Trisno, mengatakan masyarakat adat lebih menggambarkan kondisi sosial yang berkembang dalam suatu komunitas. Sementara MHA berkaitan dengan pengakuan dan penegasan berdasarkan ketentuan hukum.

“Masyarakat hukum adat dengan masyarakat adat itu berbeda. Masyarakat adat itu adalah gejala sosial, masyarakat adat itu kondisi sosial tertentu,” kata Trisno saat ditemui di ruang kerjanya belum lama ini

Menurutnya, keberadaan komunitas yang masih menjalankan tradisi atau kebiasaan adat belum cukup untuk menjadi dasar penetapan sebagai MHA. Pemerintah perlu melakukan penelitian untuk memastikan terpenuhinya aspek hukum yang dipersyaratkan.

“Tetapi masyarakat hukum adat itu adalah penegasan hukum. Berbeda, sehingga dalam penegasan hukum harus dilakukan penelitian,” jelasnya.

Trisno menyebut penelitian terhadap sejumlah calon MHA di Kutim saat ini telah berjalan. Dari lima aspek yang menjadi bagian dalam kajian, beberapa di antaranya telah diteliti.

Kajian tersebut antara lain mencakup keberadaan benda-benda adat serta hukum adat yang masih berlaku dalam komunitas.

Namun, unsur sosial dan budaya saja belum cukup. Pemerintah juga harus memastikan kejelasan wilayah adat, termasuk keberadaan tanah ulayat yang memenuhi ketentuan hukum.

“Yang saat ini sedang dilakukan dan sesuatu yang sangat prinsipal dan tidak boleh tidak ada adalah kejelasan batas wilayah adat,” ujarnya. (*/ADV)

  • Penulis: Redaksi Kaltim12

Rekomendasi Untuk Anda

  • Angga Redi, Bidik Kadin Kutim sebagai     Pilar Ekonomi dan Rumah Besar Pengusaha Lokal

    Angga Redi, Bidik Kadin Kutim sebagai Pilar Ekonomi dan Rumah Besar Pengusaha Lokal

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Kaltim12
    • 0Komentar

    Kaltim12.com,KUTIM – Angga Redi Niata menegaskan komitmennya untuk membawa Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menjadi pilar utama penggerak ekonomi daerah sekaligus rumah besar bagi para pengusaha lokal. Hal itu disampaikannya usai mengembalikan formulir pendaftaran sebagai bakal calon Ketua Kadin Kutim periode 2026–2031. Dalam keterangannya, Angga menyebut Kadin harus mampu mengambil peran […]

  • RKB Kutim Gelar Aksi di Tiga Titik, Soroti Dugaan PHK Pekerja Lokal

    RKB Kutim Gelar Aksi di Tiga Titik, Soroti Dugaan PHK Pekerja Lokal

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Redaksi Kaltim12
    • 0Komentar

    Kaltim12.com,KUTIM – Remaong Koetai Berjaya (RKB) Kutai Timur menggelar aksi demonstrasi di tiga titik berbeda pada Rabu (20/5/2026), yakni di Kantor PT Pamapersada Nusantara Site KPC Sangatta di Jalan Yos Sudarso II, Kantor DPRD Kutai Timur di kawasan Bukit Pelangi, serta Kantor Bupati Kutai Timur. Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes terhadap dugaan pemutusan hubungan […]

  • Reses Perdana Hj. Uci di Desa Swarga Bara: Serap Aspirasi Warga Gang Bersama

    Reses Perdana Hj. Uci di Desa Swarga Bara: Serap Aspirasi Warga Gang Bersama

    • calendar_month Jumat, 15 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SANGATTA – Anggota DPRD Kutai Timur (Kutim) Hj. Uci, SE, menggelar reses perdana di Desa Swarga Bara, Gang Bersama, pada Kamis (14/11/2024). Kegiatan ini bertujuan untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung sekaligus menjalin komunikasi yang lebih dekat dengan warga di daerah pemilihannya. Dalam pertemuan yang dihadiri oleh puluhan warga, Hj. Uci menerima berbagai keluhan dan […]

  • Bupati Pastikan Proses Lelang Proyek Multiyears Selesai Dalam dua Pekan

    Bupati Pastikan Proses Lelang Proyek Multiyears Selesai Dalam dua Pekan

    • calendar_month Rabu, 17 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SANGATTA – Lambatnya proses Leleng Proyek Tahun Jamak atau Multiyears 2023 banyak dipertanyakan masyarakat Kutai Timur, khususnya para kontraktor dan DPRD Kutim. Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman memberikan respon terkait dengan hal itu. Pihaknya memastikan proyek multiyears sudah berjalan dan akan selesai pada pekan depan. Bupati Ardiansyah mengatakan, lambatnya dibuka proses lelang proyek multiyears di […]

  • Camat Teluk Pandan Koordinasi TNI AL Cegah Pengeboman Ikan

    Camat Teluk Pandan Koordinasi TNI AL Cegah Pengeboman Ikan

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • account_circle Redaksi Kaltim12
    • 0Komentar

    Sangatta – Potensi ikan laut di Kecamatan Teluk Pandan cukup besar selama ini. Hanya saja banyak nelayan yang nakal, mengebom ikan, untuk mempercepat tangkapan, yang berujung rusaknya biota laut.  Akibatnya, jika selama ini banyak nelayan yang menggunakan bagang, dengan hasil yang cukup besar, kini tidak  jarang ada yang mau buat bagang karena hasilnya sangat kecil, […]

  • Sisir Pasar dan Jalan Protokol, Satbinmas Polres Kutim Ingatkan Bahaya Premanisme, Narkoba hingga Karhutla

    Sisir Pasar dan Jalan Protokol, Satbinmas Polres Kutim Ingatkan Bahaya Premanisme, Narkoba hingga Karhutla

    • calendar_month Jumat, 25 Sep 2026
    • account_circle Redaksi Kaltim12
    • 0Komentar

    Sangatta – Ancaman premanisme, peredaran narkoba, judi online hingga kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi perhatian Satbinmas Polres Kutai Timur (Kutim). Melalui penyuluhan keliling (Penling), polisi turun langsung ke pasar dan sejumlah ruas jalan untuk mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Kamis (24/9/2026). Kegiatan tersebut menyasar pedagang […]

expand_less