Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Anggaran Multi Years Kutim Susut Rp900 Miliar, Sejumlah Proyek Terancam Dihapus

Anggaran Multi Years Kutim Susut Rp900 Miliar, Sejumlah Proyek Terancam Dihapus

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kutai Timur – Nilai proyek tahun jamak atau Multi Years Contract (MYC) yang sebelumnya direncanakan sebesar Rp2,1 triliun, dipastikan menyusut menjadi Rp1,2 triliun. Angka ini berkurang sekitar Rp900 miliar dari rencana awal pemerintah.

Ketua Komisi C DPRD Kutim, Ardiansyah, membenarkan hal tersebut saat ditemui di Kantor DPRD Kutim, Senin (17/11). Menurutnya, pemangkasan nilai anggaran ini berdampak langsung pada daftar kegiatan. Sejumlah program proyek dipastikan akan dikurangi atau bahkan dihapus.

“Anggaran dikurangi, otomatis ada proyek yang dikurangi. Tapi hal ini masih akan dibahas hari ini, mana saja (proyek) yang akan dikurangi,” ujarnya.

Aldriansyah menjelaskan, rencana awal sebesar Rp2,1 triliun dinilai terlalu membebani APBD Kutim tahun depan yang diproyeksikan sebesar Rp4,8 triliun. Pasalnya, terdapat pos anggaran mandatory (wajib) yang tidak bisa diganggu gugat, seperti Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian, serta Inspektorat Wilayah (Itwil).

Oleh karena itu, rasionalisasi anggaran proyek harus dilakukan, baik melalui pengurangan maupun penundaan.

“Hanya saja, masih perlu pembahasan lebih lanjut. Fraksi sudah rapat, tapi belum jelas dan belum ada kesepakatan dengan DPRD mengenai mana yang akan dikurangi atau ditiadakan,” tambahnya.

Sebelumnya, Ketua DPRD Kutim, Jimmi, menyebutkan bahwa terdapat 32 usulan proyek yang masuk dalam pembahasan tahap pertama. Namun, ia mengakui jumlah tersebut berpotensi berkurang seiring dinamika pembahasan.

“Di pembahasan proyek MY ada 32 usulan. Tapi, masih ada kemungkinan jumlah itu akan berkurang,” kata Jimmi kepada wartawan usai pembahasan MY beberapa hari lalu.
Banyaknya usulan proyek tahun jamak ini dikarenakan setiap anggota DPRD dari masing-masing daerah pemilihan (Dapil) memiliki usulan aspirasi, khususnya terkait pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan yang menjadi prioritas kebutuhan masyarakat setempat.(Adv/DPRD)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hari Guru Nasional: Yan S. Pd, SD, M.Pd Soroti Pentingnya Peningkatan Kesejahteraan Guru di Kutim

    Hari Guru Nasional: Yan S. Pd, SD, M.Pd Soroti Pentingnya Peningkatan Kesejahteraan Guru di Kutim

    • calendar_month Senin, 25 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SANGATTA – Hari Guru Nasional yang diperingati setiap tanggal 25 November menjadi momen penting untuk mengenang dan menghargai jasa para guru sebagai pilar utama dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Guru tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pembimbing, motivator, dan teladan dalam membentuk karakter generasi penerus. Anggota Komisi D DPRD Kutai Timur, Yan S. Pd, […]

  • Cetak Sawah Rakyat Jadi Senjata Kutim Lawan Krisis Energi dan Inflasi

    Cetak Sawah Rakyat Jadi Senjata Kutim Lawan Krisis Energi dan Inflasi

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    www.kaltim12.com/,KUTIM – Di tengah tekanan gejolak energi global yang berdampak pada kenaikan harga dan gangguan distribusi, Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mulai menunjukkan langkah konkret dalam memperkuat ketahanan pangan. Salah satu upaya strategis dilakukan melalui program Cetak Sawah Rakyat yang digencarkan oleh Kodim 0909/Kutim. Program ini menjadi solusi nyata dalam menghadapi dampak inflasi yang dipicu oleh […]

  • Sholat Istisqa di Kutim, Mahyunadi Ingatkan Manusia Tetap Makhluk yang Lemah

    Sholat Istisqa di Kutim, Mahyunadi Ingatkan Manusia Tetap Makhluk yang Lemah

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • account_circle Redaksi Kaltim12
    • 0Komentar

    SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) bersama masyarakat menggelar Sholat Istisqa di Lapangan Kantor Bupati Kutim, Rabu (9/9/2026) pagi. Pelaksanaan Sholat meminta hujan tersebut menjadi ikhtiar bersama di tengah potensi kemarau panjang yang masih mengancam wilayah Kutim. Wakil Bupati Kutim Mahyunadi dalam arahannya sebelum Sholat Istisqa mengingatkan bahwa manusia, dengan segala kemajuan ilmu pengetahuan, […]

  • Alih Fungsi Lahan Masif, Benua Baru “Impor” Pangan dari Samarinda

    Alih Fungsi Lahan Masif, Benua Baru “Impor” Pangan dari Samarinda

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Ketahanan pangan di Desa Benua Baru, Kecamatan Muara Bengkal, menghadapi tantangan serius akibat masifnya alih fungsi lahan pertanian pangan menjadi perkebunan kelapa sawit. Fenomena ini membuat wilayah yang memiliki potensi lahan luas tersebut justru bergantung pada pasokan luar daerah untuk kebutuhan pokok. Kepala Desa Benua Baru, Ahmad Benny, mengungkapkan kekhawatirannya terkait degradasi […]

  • DPMDes Kutim Perketat Pengawalan Dana RT yang Masuk Skema APBD, Tenaga Pendamping Jadi Ujung Tombak

    DPMDes Kutim Perketat Pengawalan Dana RT yang Masuk Skema APBD, Tenaga Pendamping Jadi Ujung Tombak

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KUTAI TIMUR – Integrasi program Dana Rukun Tetangga (RT) ke dalam mekanisme Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kutai Timur membawa konsekuensi tuntutan standar administrasi yang sangat ketat. Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMDes) Kutai Timur menegaskan bahwa pengelolaan dana tersebut wajib mematuhi seluruh prinsip transparansi dan akuntabilitas keuangan negara. Kepala DPMDes Kutim, Muhammad […]

  • Ramainya Pantai Jepu-Jepu Dongkrak Hunian Vila dan Usaha Lokal

    Ramainya Pantai Jepu-Jepu Dongkrak Hunian Vila dan Usaha Lokal

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    www.kaltim12.com/,KUTIM – Lonjakan kunjungan wisatawan ke objek wisata Pantai Jepu-Jepu, Kecamatan Kaliorang, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat sekitar, terutama pada momen libur Tahun Baru 2026. Sejak pagi hingga siang hari, arus wisatawan terus berdatangan ke pantai yang dikenal dengan panorama lautnya yang masih alami tersebut. Kepadatan pengunjung […]

expand_less