Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » DPRD Kutim Jelaskan Mekanisme Profit Sharing, Tergantung Perhitungan Laba Bersih

DPRD Kutim Jelaskan Mekanisme Profit Sharing, Tergantung Perhitungan Laba Bersih

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kutai Timur – Wakil Ketua I DPRD Kutai Timur, Sayyid Anjas, menjelaskan bahwa penurunan nilai profit sharing dari sektor tambang bukanlah hasil kesepakatan antara pemerintah daerah dan perusahaan, melainkan konsekuensi dari mekanisme perhitungan laba bersih yang diatur undang-undang.

Ia menegaskan, sistem bagi hasil tersebut mengikuti regulasi nasional yang sudah baku. “Profit sharing itu bukan hasil negosiasi, tapi perhitungan berdasarkan net profit. Kalau pendapatan perusahaan naik, otomatis bagi hasil juga naik,” jelas Anjas.

Menurutnya, pembagian hasil telah diatur dalam undang-undang dengan porsi yang jelas. “Dari total profit sharing, ada yang 2,5 persen untuk daerah penghasil, 2 persen dibagi ke kabupaten/kota lain, 4 persen untuk provinsi, dan 6 persen untuk pusat,” paparnya.

Anjas menambahkan, dalam rapat Banggar, pihaknya menyoroti bahwa perubahan nilai bagi hasil seringkali terjadi karena faktor eksternal. “Bisa saja harga batu bara naik, tapi di sisi lain biaya produksinya juga naik. Karena yang dihitung itu net profit, hasil akhirnya bisa turun,” terangnya.

Ia menyebut, pemerintah daerah akan menjadwalkan pembahasan lanjutan dengan pihak provinsi dan pusat. “Kami baru akan mengundang mereka, sambil menunggu jadwal koordinasi dengan Bappeda Provinsi Kaltim,” ujarnya.

Lebih lanjut, Anjas menilai penting bagi DPRD memahami mekanisme ini agar kebijakan fiskal daerah lebih akurat. “Kita harus tahu dasar perhitungannya supaya proyeksi pendapatan daerah realistis,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya keterbukaan perusahaan dalam menyampaikan data. “Transparansi itu penting, agar semua pihak paham apa yang menyebabkan kenaikan atau penurunan bagi hasil,” ucapnya.

Menurutnya, kejelasan mekanisme ini juga membantu masyarakat memahami kondisi keuangan daerah.“Yang pasti, kita ingin semua pihak duduk bersama membahas persoalan ini secara terbuka,” tutup Anjas.(Adv/DPRD)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Teken P-KUA dan P-PPAS 2026, Bupati Sebut Postur Anggaran Masih Bisa Berubah

    Teken P-KUA dan P-PPAS 2026, Bupati Sebut Postur Anggaran Masih Bisa Berubah

    • calendar_month Sabtu, 26 Sep 2026
    • account_circle Redaksi Kaltim12
    • 0Komentar

    Sangatta – Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman menyebut angka dalam rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (P-KUA) dan Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (P-PPAS) Tahun Anggaran 2026 masih berpotensi berubah, sembari berharap ada tambahan alokasi dari pemerintah pusat. Pernyataan itu disampaikan Ardiansyah usai mengikuti Rapat Paripurna Ke-II DPRD Kutim tentang penandatanganan Nota Kesepakatan P-KUA […]

  • Ekspor Pisang Kepok Grecek Kutim Masih Berlanjut ke Pasar Mancanegara

    Ekspor Pisang Kepok Grecek Kutim Masih Berlanjut ke Pasar Mancanegara

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur-Upaya Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) dalam memperluas pasar komoditas unggulan daerah terus menunjukkan hasil positif. Salah satunya melalui keberlanjutan ekspor pisang kepok grecek ke beberapa negara tujuan. Kabid Hortikultura Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) Kutim, Wahyudi Noor, menyebut ekspor tersebut masih berjalan hingga kini. Menurutnya, pengiriman pisang kepok grecek asal Kutim […]

  • Koperasi Jasa Pemuda Kutim Hebat Buka Bank Sayur dan Buah, Perkuat Akses Pangan Segar

    Koperasi Jasa Pemuda Kutim Hebat Buka Bank Sayur dan Buah, Perkuat Akses Pangan Segar

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    www.kaltim12.com/,KUTIM – Koperasi Jasa Pemuda Kutim Hebat resmi membuka layanan Bank Sayur dan Buah sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus mempermudah masyarakat memperoleh bahan pangan segar dengan harga terjangkau. Program ini menjadi langkah strategis koperasi yang selama ini berfokus pada pengembangan usaha pertanian dan perdagangan di Kutai Timur. Melalui Bank Sayur dan Buah, koperasi berperan […]

  • Kapal Pemancing Terbalik di Perairan Susuk, Polairud Kutim Berhasil Selamatkan Enam Orang

    Kapal Pemancing Terbalik di Perairan Susuk, Polairud Kutim Berhasil Selamatkan Enam Orang

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • account_circle Redaksi Kaltim12
    • 0Komentar

      KUTAI TIMUR – Kapal pemancing KM Bintang Timor tenggelam setelah mengalami kemiringan dan terhantam gelombang di Perairan Susuk, Desa Susuk Luar, Kecamatan Sandaran, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Minggu (6/9/2026) sekitar pukul 19.30 WITA. Peristiwa tersebut melibatkan enam orang yang berada di atas kapal, terdiri dari seorang kapten atau juragan, dua anak buah kapal (ABK), […]

  • Waspada Karhutla! Polsek Muara Wahau Pasang Spanduk Larangan Bakar Lahan di PT Narkata

    Waspada Karhutla! Polsek Muara Wahau Pasang Spanduk Larangan Bakar Lahan di PT Narkata

    • calendar_month Minggu, 13 Sep 2026
    • account_circle Redaksi Kaltim12
    • 0Komentar

    Muara Wahau – Polsek Muara Wahau bersama pihak PT Narkata meningkatkan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dengan memasang spanduk serta menyebarkan maklumat pencegahan Karhutla di areal PT Narkata, Kecamatan Muara Wahau, Kabupaten Kutai Timur, Sabtu (12/9/2026). Kegiatan tersebut melibatkan dua personel Polsek Muara Wahau dan tujuh anggota PT Narkata. Langkah ini dilakukan untuk […]

  • Kaliorang Jadi Sentra Utama Pisang Kepok Grecek Kutim

    Kaliorang Jadi Sentra Utama Pisang Kepok Grecek Kutim

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Kecamatan Kaliorang ditetapkan sebagai sentra utama pisang kepok grecek di Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Kabid Hortikultura DTPHP Kutim, Wahyudi Noor, menyebut daerah kecamatan Kaliorang ini memiliki hamparan lahan terluas dan produktivitas tertinggi dibandingkan wilayah lainnya. “Kaliorang menjadi pusat pengembangan karena lahannya luas dan petaninya aktif. Di sana ada sekitar 270 hektare dikelola […]

expand_less