Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Fraksi Demokrat Kutim ‘Kunci’ Pengawasan 19 Proyek MYC Rp 1,08 T

Fraksi Demokrat Kutim ‘Kunci’ Pengawasan 19 Proyek MYC Rp 1,08 T

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kutai Timur – Fraksi Partai Demokrat DPRD Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menyatakan dukungan penuh terhadap kesepakatan pelaksanaan kegiatan Tahun Jamak (Multi Years Contract – MYC) senilai Rp 1,08 Triliun. Dukungan ini dibarengi dengan komitmen kuat untuk mengawal 19 proyek strategis tersebut agar tuntas tepat waktu dan berkualitas.

Komitmen ini disampaikan Ketua Fraksi Partai Demokrat Kutim, Pandi Widiarto, usai penandatanganan Nota Kesepakatan dalam Rapat Paripurna ke-XI pada Jumat (21/11/2025).

Pandi Widiarto menegaskan bahwa persetujuan anggaran ini adalah langkah awal. Pihaknya akan menjalankan fungsi pengawasan secara maksimal demi memastikan anggaran besar tersebut benar-benar bermuara pada kesejahteraan masyarakat.

“Tentu kami akan melakukan fungsi pengawasan secara penuh. Semangat kami adalah memastikan seluruh program MYC ini sukses, tuntas, dan manfaatnya bisa segera dirasakan oleh masyarakat Kutim,” ujar Pandi.

Untuk mencapai target pembangunan, Fraksi Demokrat mendorong percepatan proses administrasi oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis. Mengingat durasi MYC tahap pertama hanya dua tahun, Pandi menyarankan proses pra-kualifikasi dimulai lebih awal.

“Kami minta dinas teknis melakukan skema lebih awal. Harapan kami, Januari sudah ada progres, atau bahkan jika memungkinkan persiapan dimulai sejak Desember. Percepatan ini penting agar tidak ada waktu yang terbuang,” tambahnya.

Proyek prioritas yang menjadi fokus pengawalan meliputi infrastruktur dasar seperti jalan, jembatan, penyediaan air bersih (SPAM), Mal Pelayanan Publik (MPP), dan Gedung Balai Latihan Kerja (BLK).

Selain ketepatan waktu, Fraksi Demokrat juga memberikan masukan agar pemerintah memprioritaskan pelibatan kontraktor lokal yang kompeten dan profesional.

“Kontraktor lokal yang kompetitif dan profesional harus diprioritaskan. Ini bukan sekadar soal lokalitas, tapi soal penguasaan wilayah dan tanggung jawab. Kami ingin dinas teknis menjaga kualitas dan profesionalisme agar hasil akhirnya memuaskan,” tutup Pandi.(Adv/DPRD)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Andalkan Proyek Metanol Rp 41 Triliun di Bengalon, Pemkab Kutim Optimis Ekonomi Bisa Capai 6 Persen

    Andalkan Proyek Metanol Rp 41 Triliun di Bengalon, Pemkab Kutim Optimis Ekonomi Bisa Capai 6 Persen

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • account_circle Redaksi Kaltim12
    • 0Komentar

    SANGATTA.  Pertumbuhan ekonomi antar daerah rupanya tidak ditentukan banyaknya sumber daya alam  (SDA) semata. Ini terlihat dari pertumbuhan ekonomi yang dipaparkan Badan Pusat Statistik (BPS) pusat dalam rapat Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah yang dirangkai dengan rilis pertumbuhan ekonomi kabupaten/kota triwulan II-2026 secara virtual, Senin (7/9/2026). Dimana ada daerah yang tumbuh belasan persen, namun […]

  • Wagub Kaltim Dukung Penuh Wadab Ekraf Kaltim Kembangkan Ekonomi Kreatif

    Wagub Kaltim Dukung Penuh Wadab Ekraf Kaltim Kembangkan Ekonomi Kreatif

    • calendar_month Rabu, 2 Jul 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SAMARINDA – Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, menyatakan dukungan penuh terhadap pengembangan sektor ekonomi kreatif di daerahnya melalui kolaborasi bersama Wadah Ekraf Kaltim. Dukungan ini diharapkan mampu mendorong potensi generasi muda sekaligus memperkuat posisi Kaltim dalam peta ekonomi kreatif nasional. “Ekonomi kreatif memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah, khususnya dalam menciptakan lapangan kerja baru […]

  • Bambang B.W. Saputro Dorong Akses Pupuk Terjangkau untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani

    Bambang B.W. Saputro Dorong Akses Pupuk Terjangkau untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani

    • calendar_month Senin, 18 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SANGATTA – Anggota DPRD Kutai Timur (Kutim), Bambang Bagus Wondo Saputro, S.A.P., menyatakan komitmennya untuk memperjuangkan akses pupuk yang terjangkau bagi petani di wilayahnya selama lima tahun ke depan. Menurutnya, ketersediaan pupuk yang memadai menjadi kunci untuk meningkatkan produktivitas perkebunan dan kesejahteraan petani. “Jika kebutuhan pupuk tercukupi, produktivitas kebun akan meningkat. Hasilnya, kesejahteraan petani pun […]

  • Bupati Ungkap Transfer Kurang Salur Masih Ditunggu hingga Tiga Bulan Terakhir 2026

    Bupati Ungkap Transfer Kurang Salur Masih Ditunggu hingga Tiga Bulan Terakhir 2026

    • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
    • account_circle Redaksi Kaltim12
    • 0Komentar

    Sangatta – Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman menyebut transfer anggaran kurang salur dari pemerintah pusat masih menjadi salah satu hal yang paling ditunggu pemerintah hingga tiga bulan kedepan, ditengah penyusunan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2026. Pasalnya nilai kurang salur atau kurang bayar dari Dana Bagi Hasil (DBH) Kutim dari Pemerintah Pusat masih […]

  • DPRD Kutim Dorong Optimalisasi PAD dan Pembentukan Pansus DBH

    DPRD Kutim Dorong Optimalisasi PAD dan Pembentukan Pansus DBH

    • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Ketua DPRD Kutai Timur, Jimmi, mendorong optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta pembentukan Panitia Khusus (Pansus) terkait Dana Bagi Hasil (DBH). Langkah ini dinilai penting untuk memastikan potensi keuangan daerah tergali secara maksimal dan distribusi dari pemerintah pusat lebih transparan. “PAD kita tahun ini sudah mencapai sekitar Rp450 miliar, tapi potensinya sebenarnya […]

  • Potensi Genangan di Telen, PDAM Kutim Minta Proyek Diselesaikan Dulu

    Potensi Genangan di Telen, PDAM Kutim Minta Proyek Diselesaikan Dulu

    • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Tuah Benuah (TTB) Kutai Timur menegaskan belum bisa menerima proyek sistem drainase atau instalasi air di wilayah Telen karena pengerjaannya belum rampung. Direktur Perumdam TTB, Suparjan, menekankan pentingnya penyelesaian menyeluruh dan uji kelayakan sebelum serah terima dilakukan. “Kalau sesuatu belum selesai, kita komentari nanti enggak […]

expand_less