Teluk Pandan Siap Dukung Swasembada Pangan, Tengkulak Jadi Kendala Petani
- account_circle Redaksi Kaltim12
- calendar_month 8 jam yang lalu
- print Cetak

oplus_2097154
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SANGATTA. Masyarakat Kecamatan Teluk Pandan siap mendukun swasembada pangan terutama hortikultura yang menjadi potensi daerah mereka. Dimana beberapa tanaman yang cocok ditaman masyarakat di sana cukup berhasil seperti semangka, melon dan sayuran lainnya. Namun yang jadi kendalan itu tengkulak, yang biasa menekan harga serendah mungkin sehingga belum dapat dinikmati masyarakat dengan maksimal.
“Jadi kendala pemasaran hasil tanaman hortikulturan di Teluk Pandan itu tengkulak. Karena tengkulak biasa menekan harga dengan rendah, sehinga kurang memberi dampak ekonomi yang besar bagi petani,” jelas Camat Teluk Pandan Anwar S,Pd belum lama ini
Selain itu, disaat musim kemarau saat ini, petani bingung karena tidak ada sumber air untuk dimanfaatkan menanam tanaman mereka. Termasuk untuk mengairi tanaman yang sudah ditanam. “Mereka kadang tanya tanya gimana pak dengan kondisi ini, gimana agar tanaman ini bisa produksi, kalau tidak ada air.
“Ditanya masalah ini, saya hanya bisa jawab, seharusnya ada sumur bor. Di beberapa titik memang sudah ada umur bor yang dibuat beberapa tahun lalu, namun kini kering, mungkin saat di bor ada air karena memang saat itu musim hujan. Namun sekarang tidak ada airnya, karena mungkin kurang dalam. Jadi seharusnya sumur dibor, betul-betul berdasarkan penelitian, sehingga dibor pada lokasi yang tepat agar tidak kering,” katanya.
Khusus untuk air minum, diakui masih ada, itu juga diambil dari sumur bor yang dibuat oleh pengusaha china di perbatasan Bontang. Dari sumur itu yang dibeli masyarakat untuk mencukupi air bersih rumah tangga mereka. (Fhany/ADV/*)
![]()
- Penulis: Redaksi Kaltim12


