Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Kejar Swasembada Pangan, DPRD Kutim Fokus Pembenahan Irigasi

Kejar Swasembada Pangan, DPRD Kutim Fokus Pembenahan Irigasi

  • account_circle Redaksi Kaltim12
  • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kaltim12.com, KUTIM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus mendorong percepatan pembangunan sektor pertanian melalui pembenahan sistem irigasi. Langkah ini dinilai krusial untuk mendukung target swasembada pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di daerah.

Upaya tersebut diwujudkan melalui audiensi Komisi C DPRD Kutim ke Direktorat Irigasi dan Rawa, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Jakarta, beberapa waktu lalu. Kunjungan ini menjadi bagian dari strategi jemput bola agar program pusat di bidang pengairan dapat terealisasi secara maksimal di Kutim.

Ketua Komisi C DPRD Kutim, Ardiansyah, melalui anggota Komisi C, Pandi Widiarto, menegaskan bahwa pembenahan irigasi menjadi prioritas utama karena masih banyak infrastruktur pengairan yang belum berfungsi optimal.

“Fakta di lapangan menunjukkan bahwa dari empat bendungan yang ada di Kutai Timur, belum semuanya berfungsi secara maksimal. Kami ingin memastikan infrastruktur ini betul-betul bisa beroperasi untuk mendukung produktivitas petani,” ujar Pandi Widiarto.

Menurutnya, optimalisasi bendungan harus diikuti dengan pembangunan jaringan irigasi yang terintegrasi hingga ke tingkat tersier, sehingga air benar-benar dapat menjangkau lahan persawahan masyarakat.

“Tanpa jaringan irigasi yang baik, potensi lahan pertanian kita tidak akan maksimal. Karena itu, kami mendorong agar pembangunan irigasi tersier menjadi perhatian serius pemerintah pusat,” tegasnya.

Pandi menambahkan, Kutai Timur memiliki potensi besar di sektor pertanian, khususnya persawahan. Namun, potensi tersebut belum sepenuhnya tergarap akibat keterbatasan infrastruktur pengairan yang memadai.

“Upaya ini sejalan dengan visi besar Presiden dalam mencapai ketahanan dan swasembada pangan nasional. Kutim punya lahan luas, tinggal bagaimana kita memastikan suplai airnya terpenuhi,” jelasnya.

Dalam audiensi tersebut, DPRD Kutim juga meminta Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan IV Samarinda agar memberikan prioritas penganggaran melalui APBN untuk perbaikan bendungan dan pembangunan jaringan irigasi.

“Kolaborasi antara APBN, APBD provinsi, dan APBD kabupaten menjadi kunci. Kami ingin serapan program pusat ke Kutim bisa lebih optimal, seperti yang pernah terjadi pada periode sebelumnya,” ungkap Pandi.

Selain fokus pada irigasi, DPRD Kutim turut mengangkat isu penanganan banjir yang kerap mengganggu aktivitas pertanian. Mereka mendorong agar pemerintah pusat memberikan perhatian tidak hanya pada Daerah Aliran Sungai (DAS) Mahakam, tetapi juga DAS Sangatta, Bengalon, dan Karangan.

Pemerintah daerah sendiri telah mengusulkan sejumlah program prioritas melalui aplikasi Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) sebagai bagian dari langkah administratif untuk mendapatkan dukungan anggaran pusat.

Meski anggaran APBN 2026 sedang berjalan, DPRD Kutim berharap hasil audiensi ini dapat menjadi pertimbangan dalam penyusunan program dan penganggaran tahun 2027 mendatang.

“Intinya kita memberikan gambaran spesifik agar kementerian tahu persis permasalahan di Kutai Timur. Dengan begitu, setiap program yang turun ke daerah memiliki output yang jelas dan dampak yang maksimal bagi masyarakat,” pungkas Pandi.

  • Penulis: Redaksi Kaltim12

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polisi dan Perusahaan Bersinergi Cegah Karhutla, KTPA Marah Haloq Diperkuat Pelatihan

    Polisi dan Perusahaan Bersinergi Cegah Karhutla, KTPA Marah Haloq Diperkuat Pelatihan

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • account_circle Redaksi Kaltim12
    • 0Komentar

    Muara Wahau – Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Kutai Timur terus diperkuat melalui sinergi kepolisian, pemerintah desa, perusahaan dan masyarakat. Salah satunya dilakukan melalui pelatihan sistem pencegahan dan penanggulangan kebakaran bersama Kelompok Tani Peduli Api (KTPA) Marah Haloq. Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Desa Marah Haloq, Kecamatan Telen, Kutai Timur, Selasa […]

  • Pisang Kepok Grecek Jadi Komoditas Unggulan Nasional dari Kutim

    Pisang Kepok Grecek Jadi Komoditas Unggulan Nasional dari Kutim

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Salah satu komoditas hortikultura yang kini menjadi kebanggaan Kabupaten Kutai Timur (Kutim) adalah pisang kepok grecek. Buah khas daerah ini telah ditetapkan sebagai produk unggulan nasional oleh Kementerian Pertanian sejak tahun 2015, dan kini terus dikembangkan sebagai bagian dari program hilirisasi sektor pertanian daerah. Kepala Bidang Hortikultura Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan […]

  • Camat Kaliorang Dorong Sinergi Antardinas untuk Hilirisasi Produk Lokal

    Camat Kaliorang Dorong Sinergi Antardinas untuk Hilirisasi Produk Lokal

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Pemerintah Kecamatan Kaliorang menyerukan perlunya sinergi lintas dinas untuk memperkuat hilirisasi produk lokal, khususnya hasil pertanian dan perkebunan yang menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat. Camat Kaliorang, Rusmono, menegaskan bahwa selama ini masyarakat sudah mampu memproduksi hasil kebun seperti pisang, sawit, dan hortikultura, namun masih kesulitan di tahap pemasaran dan pengolahan. “Produksinya ada, […]

  • Bupati Menilai  Badan Bank Tanah Memperpanjang Alur Kepemilikan Tanah

    Bupati Menilai  Badan Bank Tanah Memperpanjang Alur Kepemilikan Tanah

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
    • account_circle Redaksi Kaltim12
    • 0Komentar

    SANGATTA. Program Tora (Tanah Objek reforma agraria) yang digaungkan pemerintah beberapa tahun lalu, ternyata bukan akhir dari proses kepemilikan tanah redisttribusi bagi masyarakat. Sebab, lahan Tora, masih masuk Badan Bank Tanah,  selama sepuluh tahun, baru sertifikatnya diberikan pada masyarakat, jika memang benar-benar digarap kontinyu. Dengan proses yang masih panjang, tak salah, dalam rapat koordinasi  gugus […]

  • Satbinmas Polres Kutim Gencarkan Penling di Pasar dan Ruas Jalan, Warga Diingatkan Waspada Narkoba hingga Karhutla

    Satbinmas Polres Kutim Gencarkan Penling di Pasar dan Ruas Jalan, Warga Diingatkan Waspada Narkoba hingga Karhutla

    • calendar_month Minggu, 4 Okt 2026
    • account_circle Redaksi Kaltim12
    • 0Komentar

    Sangatta – Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) Polres Kutai Timur kembali menggencarkan kegiatan Penyuluhan Keliling (Penling) dan Sambang Kamtibmas di sejumlah titik keramaian masyarakat, Jumat (2/10/2026). Kegiatan menyasar pedagang, pengunjung pasar, pengguna jalan hingga masyarakat di lingkungan permukiman. Sejumlah lokasi yang menjadi sasaran yakni Pasar Induk Teluk Lingga, Simpang 3 Jalan Yos Sudarso II, Pasar Sangatta […]

  • Pemkab Kutim Siapkan 6.000 Rumah untuk Warga Berpenghasilan Rendah

    Pemkab Kutim Siapkan 6.000 Rumah untuk Warga Berpenghasilan Rendah

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) terus menunjukkan komitmennya dalam menjamin hak dasar masyarakat untuk memiliki tempat tinggal yang layak. Melalui program perumahan rakyat, Pemkab menargetkan pembangunan 1.000 unit rumah murah dan renovasi 5.000 rumah tidak layak huni secara bertahap hingga tahun 2029. Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, menegaskan bahwa program tersebut […]

expand_less