Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Ketahanan Pangan Kutim Mendesak Ditingkatkan, Anggota DPRD David Rante Soroti Keterbatasan Lumbung Pangan

Ketahanan Pangan Kutim Mendesak Ditingkatkan, Anggota DPRD David Rante Soroti Keterbatasan Lumbung Pangan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kutai Timur – Program peningkatan ketahanan pangan di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menjadi fokus utama dalam pembahasan Raperda tahun 2026. Anggota DPRD Kutim dari Fraksi Gerindra, David Rante, mengungkapkan bahwa upaya peningkatan produksi pangan harus dibarengi dengan penambahan dan optimalisasi fasilitas pendukung, khususnya lumbung pangan atau lokasi penyimpanan hasil panen.

David Rante menjelaskan bahwa saat ini ketersediaan lumbung pangan di Kutim masih sangat terbatas dan belum merata di seluruh wilayah penghasil.

“Berbicara lumbung, kalau saat sekarang ini kan baru beberapa titik, ya. Terutama di Kalgun, sebagian di Teluk Pandan, Selatan-Selatan, kemudian di daerah Pusat. Ini masih harus ditingkatkan,” ujarnya saat diwawancarai, Senin (24/11/2025)

Menurutnya, keterbatasan fasilitas ini dapat menghambat upaya daerah untuk mencapai swasembada pangan. Oleh karena itu, David Rante mendesak agar Pemerintah Daerah segera memetakan dan memperluas area lumbung pangan sebagai bagian integral dari strategi ketahanan pangan.

Strategi peningkatan ketersediaan pangan yang dilakukan Pemkab Kutim meliputi pencetakan sawah baru yang dijalankan oleh pemerintah pusat maupun daerah. Selain itu, perluasan areal pertanian akan difokuskan pada daerah-daerah yang memiliki potensi dan dukungan infrastruktur.”Nantinya akan kita petakan mana-mana yang bisa meminjam, pinjaman-pinjaman, misalkan seperti di Rantau Baru, bunga loan, dan daerah-daerah lain yang memang fokus di sektor [pertanian],” jelasnya, merujuk pada upaya untuk memfasilitasi permodalan bagi petani.

David Rante menambahkan bahwa fokus pada sektor pertanian ini sejalan dengan visi misi Pemerintah Daerah yang tertuang dalam RPJMD. Pihaknya berharap Kutim tidak hanya membuat regulasi perlindungan petani, tetapi juga memastikan infrastruktur dasar, termasuk lumbung pangan, tersedia untuk menunjang aktivitas mereka.”Tentu kan dari sektor-sektor yang lain [ada programnya], tapi kita memang lebih fokus sesuai dengan visi misi yang sudah terbangun oleh pemerintah. Paling kurang kita di Kutai Timur bisa memenuhi kebutuhan kita sendiri,” pungkas David Rante.(Adv/DPRD)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wayang Orang Panorama Swarga Bara, Paduan Seni dan Ekonomi Kreatif

    Wayang Orang Panorama Swarga Bara, Paduan Seni dan Ekonomi Kreatif

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Desa Swarga Bara, Kecamatan Sangatta Utara, terus berinovasi dalam mengembangkan potensi seni dan ekonomi kreatif. Salah satu yang menjadi sorotan adalah kegiatan wayang orang yang digelar di kawasan Panorama, menjadi perpaduan antara seni, budaya, dan ekonomi masyarakat lokal. Kepala Desa Swarga Bara, Wahyuddin Usman, mengatakan, kegiatan wayang orang ini tidak sekadar hiburan. […]

  • RS Pratama Muara Bengkal Rampung Akhir 2022

    RS Pratama Muara Bengkal Rampung Akhir 2022

    • calendar_month Jumat, 18 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    www.kaltim12.com/, Sangatta – Masyarakat di pedalaman Kutai Timur diminta tak perlu khawatir dengan pelayanan kesehatan yang memadai dan profesional, dalam wilayah tempat tinggal mereka. Jika selama ini masyarakat pedalaman harus menempuh waktu yang lumayan panjang dari tempat tinggal mereka, menuju ke RSUD Kudungga Sangatta. Maka untuk tahun 2023 mendatang, warga tak perlu jauh-jauh ke Sangatta […]

  • Kasmidi : Perlinsos Bentuk Perhatian Pemkab Pada Nelayan

    Kasmidi : Perlinsos Bentuk Perhatian Pemkab Pada Nelayan

    • calendar_month Kamis, 17 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kaltim12.co, Sangatta – Penyerahan bantuan perlindungan sosial (Perlinsos) yang dilakukan oleh Pemkab Kutim melalui Dinas Kelautan dan Perikanan pada Selasa (14/11/2022) lalu. Dilakukan sebagai bentuk perhatian pemerintah kabupaten dalam menunjang kemajuan di sektor kelautan yang menyentuh sasaran langsung pada nelayan. “Bantuan diberikan pada kelompok nelayan yang ada di 7 kecamatan, tentu kecamatan yang lokasinya berdekatan […]

  • Bupati Kutim Pastikan Proyek Tahun Jamak Masuk P-APBD 2026

    Bupati Kutim Pastikan Proyek Tahun Jamak Masuk P-APBD 2026

    • calendar_month Sabtu, 3 Okt 2026
    • account_circle Redaksi Kaltim12
    • 0Komentar

    Sangatta – Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman memastikan sejumlah proyek dengan skema kontrak tahun jamak atau multi years (MY) masuk dalam APBD Perubahan (P-APBD) Kutim 2026. Proyek tersebut, terutama pembangunan infrastruktur jalan, dinilai masih dibutuhkan untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah. Kepastian tersebut disampaikan Ardiansyah kepada sejumlah awak media pada 30 September 2026, setelah pengesahan P-APBD […]

  • Syaiful Bakri Akhiri Reses di Teluk Pandan dengan Serap Aspirasi Warga

    Syaiful Bakri Akhiri Reses di Teluk Pandan dengan Serap Aspirasi Warga

    • calendar_month Minggu, 17 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    TELUK PANDAN – Anggota DPRD Kutai Timur, Syaiful Bakri, S.Pd., mengakhiri kegiatan reses dan silaturahmi di Kecamatan Teluk Pandan pada Sabtu (16/11/2024). Reses ini merupakan bagian dari rangkaian kunjungannya ke daerah pemilihan (Dapil) Kutim 2, mencakup Teluk Pandan, Bengalon, Rantau Pulung, dan Sangatta Selatan. Syaiful Bakri menyampaikan bahwa Teluk Pandan menjadi lokasi ketiga dalam agenda […]

  • Angga Redi, Bidik Kadin Kutim sebagai     Pilar Ekonomi dan Rumah Besar Pengusaha Lokal

    Angga Redi, Bidik Kadin Kutim sebagai Pilar Ekonomi dan Rumah Besar Pengusaha Lokal

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Kaltim12
    • 0Komentar

    Kaltim12.com,KUTIM – Angga Redi Niata menegaskan komitmennya untuk membawa Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menjadi pilar utama penggerak ekonomi daerah sekaligus rumah besar bagi para pengusaha lokal. Hal itu disampaikannya usai mengembalikan formulir pendaftaran sebagai bakal calon Ketua Kadin Kutim periode 2026–2031. Dalam keterangannya, Angga menyebut Kadin harus mampu mengambil peran […]

expand_less