Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Jimmi Soroti Dampak Penurunan DBH terhadap Keuangan Daerah

Jimmi Soroti Dampak Penurunan DBH terhadap Keuangan Daerah

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kutai Timur – Ketua DPRD Kutai Timur, Jimmi, menyoroti dampak penurunan Dana Bagi Hasil (DBH) dari pemerintah pusat terhadap keuangan daerah. Ia menilai, turunnya DBH telah memengaruhi kemampuan daerah dalam memenuhi belanja pegawai dan kebutuhan operasional pemerintahan.

“Penurunan DBH ini cukup mempengaruhi terutama keuangan daerah, termasuk belanja pegawai dan profesional,” ungkap Jimmi, Jumat (7/11/2025).

Menurutnya, kondisi ini harus menjadi perhatian bersama agar kinerja aparatur sipil negara (ASN) tidak menurun meski terjadi penyesuaian anggaran.

“Kita harap meski insentif turun, ASN tetap semangat bekerja dengan niat yang tulus untuk masyarakat,” katanya.

Jimmi menjelaskan, DBH memiliki peranan penting dalam mendukung stabilitas fiskal daerah. Ketika realisasi DBH menurun, pemerintah daerah perlu mencari sumber alternatif untuk menutup kekurangan.

“DPRD bersama pemerintah daerah akan membahas langkah strategis agar pendapatan daerah bisa menutupi potensi defisit akibat turunnya DBH,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya memperluas sumber PAD melalui retribusi, pajak daerah, dan pengelolaan aset yang lebih produktif.

“Kita tidak bisa hanya bergantung pada pusat, harus ada terobosan untuk memperkuat PAD kita sendiri,” jelasnya.

Selain itu, Jimmi menilai perlu ada evaluasi terhadap mekanisme distribusi DBH dari pusat agar lebih adil dan proporsional.

“Kadang daerah penghasil justru mendapat porsi lebih kecil dibanding kebutuhan riil di lapangan,” ucapnya.

Ia berharap pemerintah pusat dapat memahami kondisi keuangan daerah, terutama di wilayah penghasil sumber daya alam seperti Kutim.

“Kita berharap pusat lebih bijak melihat kondisi daerah penghasil yang masih banyak memerlukan pembangunan,” tegasnya.

Menurutnya, kolaborasi antara pusat dan daerah menjadi kunci agar kebijakan fiskal berjalan seimbang. “Kalau pusat dan daerah bersinergi, pembangunan bisa lebih cepat dan merata,” pungkasnya.(Adv/DPRD)

Loading

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Distanak Laksanakan Vaksin PMK Kedua – Bupati Suntik Sapi di Kaubun

    Distanak Laksanakan Vaksin PMK Kedua – Bupati Suntik Sapi di Kaubun

    • calendar_month Jumat, 25 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    www.kaltim12.com/, Kaubun – Pemerintah Republik Indonesia menetapkan lima kunci penanganan dan pencegahan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak. Hal itu dikenal dengan 5 M, dimulai dari Memberikan vaksin pada ternak sehat, menjaga sanitasi dan biosekuriti kandang, membatasi lalu-lintas ternak dan produk ternak. Lalu selanjutnya mengisolasi ternak sakit dan ternak baru, dan melaksanakan stamping […]

  • Polda Kaltim dan Pangaban Tingkatkan Kerja Sama Demi Keamanan Kalimantan Timur

    Polda Kaltim dan Pangaban Tingkatkan Kerja Sama Demi Keamanan Kalimantan Timur

    • calendar_month Sabtu, 10 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Balikpapan – Kepolisian Daerah Kalimantan Timur (Polda Kaltim) menerima audiensi dari Paguyuban Ngapak Balikpapan (Pangaban) dalam rangka mempererat silaturahmi dan meningkatkan sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) di wilayah Kalimantan Timur. Pertemuan berlangsung di ruang kerja Kapolda Kaltim Pada Jumat (9/5/2025). Kapolda Kalimantan Timur, Irjen Pol. Endar Priantoro, S.H., S.I.K., C.F.E., M.H., menerima […]

  • Anggaran Pendidikan Kutim Rp1 T Termasuk Insentif Guru

    • calendar_month Rabu, 19 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KALTIM12.CO.ID, SANGATTA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur mengalokasikan anggaran 20 persen  dari alokasi APBD 2023 untuk sektor pendidikan. Namun namun jumlah tersebut termasuk insentif dan gaji guru ASN, P3K dan Honorer (TK2D). Ditemui diruang kerjanya kepala dinas Pendidikan dan kebudayaan Kutim Mulyono menyebutkan, total anggaran pendidikan Kutim 2023 sebesar Rp1 triliun, sekitar 60 persen […]

  • Bupati Pastikan Proses Lelang Proyek Multiyears Selesai Dalam dua Pekan

    Bupati Pastikan Proses Lelang Proyek Multiyears Selesai Dalam dua Pekan

    • calendar_month Rabu, 17 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SANGATTA – Lambatnya proses Leleng Proyek Tahun Jamak atau Multiyears 2023 banyak dipertanyakan masyarakat Kutai Timur, khususnya para kontraktor dan DPRD Kutim. Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman memberikan respon terkait dengan hal itu. Pihaknya memastikan proyek multiyears sudah berjalan dan akan selesai pada pekan depan. Bupati Ardiansyah mengatakan, lambatnya dibuka proses lelang proyek multiyears di […]

  • Lahan Capai 4.220 Hektare, Kakao Jadi Potensi Perkebunan Unggulan Baru di Kutim

    Lahan Capai 4.220 Hektare, Kakao Jadi Potensi Perkebunan Unggulan Baru di Kutim

    • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
    • account_circle Redaksi Kaltim12
    • 0Komentar

    Sangatta – Selain potensi sawit, yang sudah mendunia Kutai Timur (Kutim) juga ternyata punya potensi perkebunan lain yang cukup menjanjikan, seperti Kakao. Kepala Dinas Perkebunan, Arief Nur Wahyuni , SPM.SC, pada sejumlah awak media belum lama ini, mengatakan bahwa di beberapa wilayah di Kutim saat ini sudah dikembangkan tanaman kakao, seperti di Kecamatan Karangan, Kaubun […]

  • Kutim Perlu Strategi Pemberdayaan Berkelanjutan untuk Atasi Kemiskinan

    Kutim Perlu Strategi Pemberdayaan Berkelanjutan untuk Atasi Kemiskinan

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Pertumbuhan ekonomi Kutai Timur (Kutim) terus melaju pesat, tercatat mencapai 9,82 persen pada 2024. Namun, di balik capaian tersebut, masalah kemiskinan masih membayangi. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan, 37,11 ribu jiwa atau 8,81 persen penduduk Kutim hidup di bawah garis kemiskinan. Anggota Komisi C DPRD Kutim, Novel Tyty Paembonan, menekankan bahwa […]

expand_less