Sekda Lantik Pejabat Fungsional Kutim, Tekankan Integritas dan Sistem Merit
- account_circle Redaksi Kaltim12
- calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sangatta – Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Timur, Rizali Hadi memimpin acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan fungsional Jum’at (4/9/2026), di halaman Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kutai Timur.
Dalam sambutannya, menegaskan bahwa pelantikan jabatan fungsional bukan sekadar formalitas administrasi, melainkan bagian dari penataan organisasi dan peningkatan kualitas aparatur sipil negara sejalan dengan reformasi birokrasi nasional.
”Jabatan yang saudara pilih pada hari ini adalah sebuah amanah dan kepercayaan besar yang harus dipertanggungjawabkan kepada negara, masyarakat, dan Tuhan yang Maha Esa,” ujarnya.
Ia menekankan tiga poin utama kepada pejabat yang baru dilantik, yaitu menjaga integritas dan disiplin, meningkatkan kompetensi serta inovasi, dan fokus pada kualitas pelayanan publik.
”Pegang teguh etika jabatan, hindari penyalahgunaan, dan jauhkan diri dari perbuatan tercela,” tegasnya.
Rizali Hadi, turut menyinggung penerapan manajemen talenta berbasis sistem merit yang tengah didorong sesuai arahan Badan Kepegawaian Negara (BKN). Ia menyebut promosi jabatan struktural kini murni berdasarkan hasil evaluasi kinerja periodik.
”Di era kita untuk memilih manajemen talenta ini, tidak ada lagi titipan-titipan ataupun permohonan personal yang menginginkan jabatan tertentu,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Sekda juga menyampaikan kondisi APBD Kutai Timur yang menurun sehingga berdampak pada efisiensi anggaran operasional, termasuk kebijakan bekerja dari rumah (WFH) setiap Jumat. Ia menyebut penurunan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) tahun lalu sebagai langkah menghindari temuan pelanggaran batas belanja pegawai.
”Tahun depan, mudah-mudahan APBD kita bisa dimaksimalkan. Kita akan coba kembalikan TPP kita seperti tahun sebelumnya,” ujarnya.
Ia berharap peningkatan kesejahteraan pegawai dapat mendorong semangat kerja ASN dan berkontribusi pada perekonomian daerah, seraya mengajak seluruh pihak turut meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). (fhani/ADV/*)
- Penulis: Redaksi Kaltim12


