Breaking News
light_mode
Beranda » Pemerintahan » DLH Kutim Terapkan Konsep Pengelolaan Sampah Berjenjang, Targetkan 70 Persen Sampah Tak Lagi ke TPA

DLH Kutim Terapkan Konsep Pengelolaan Sampah Berjenjang, Targetkan 70 Persen Sampah Tak Lagi ke TPA

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kutai Timur-Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kutai Timur terus memperkuat sistem pengelolaan sampah modern dengan konsep pengelolaan berjenjang dari hulu hingga hilir.

Pejabat Pengawas Lingkungan Hidup Daerah (PPLHD) DLH Kutim, Dewi, menyebutkan, langkah ini menjadi strategi utama untuk mengurangi volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Menurut Dewi, berdasarkan data DLH, sekitar 60 persen dari total sampah yang dihasilkan masyarakat Kutim merupakan sampah organik. Karena itu, pengelolaan yang efektif terhadap jenis sampah ini akan berpengaruh besar terhadap keberhasilan pengurangan beban TPA.

“Kita ingin TPA ke depan hanya menampung residu saja, sekitar 30 persen. Jadi 70 persen sisanya harus bisa kita kelola di tingkat masyarakat,” ujar Dewi, Rabu (19/11/2025)

Untuk mencapai target tersebut, DLH telah merancang konsep pengelolaan yang melibatkan masyarakat di tingkat RT. Sebanyak 20 RT binaan sedang mendapatkan pendampingan khusus agar mampu melakukan pemilahan dan pengolahan sampah rumah tangga secara mandiri.

“Di tahap awal, 20 RT ini akan menjadi contoh. Setelah sistemnya mapan, baru akan kita kembangkan ke wilayah lain,” katanya.

Selain pemberdayaan di tingkat masyarakat, DLH juga berencana memaksimalkan fungsi TPS 3R di Pasar Induk Sangatta. Fasilitas ini akan dijadikan pusat pengolahan sampah organik (Organik Center), dengan fokus pada pengolahan limbah menjadi produk bermanfaat seperti kompos, maggot, dan pupuk alami.

“Untuk sementara kami masih menggunakan sarana prasarana yang ada, tapi ke depan fasilitas ini akan ditingkatkan kapasitasnya,” ujar Dewi.

Langkah-langkah itu merupakan bagian dari transformasi sistem persampahan Kutai Timur yang kini mulai meninggalkan metode open dumping menuju controlled landfill. Sistem baru ini memastikan sampah yang dibuang telah melalui proses pemadatan dan penutupan berlapis dengan tanah, sehingga meminimalkan potensi pencemaran lingkungan.

“Sekarang sudah jauh lebih baik. Sampah yang masuk ke TPA kita ratakan, padatkan, lalu ditutup tanah setebal 20 sentimeter. Ini cara yang lebih ramah lingkungan dan sesuai standar nasional,” ungkap Dewi.

Menurutnya, peningkatan pengelolaan sampah bukan hanya soal infrastruktur, tapi juga perubahan perilaku masyarakat. DLH terus menggencarkan edukasi tentang pemilahan sampah di sumber, pemanfaatan sampah organik, dan pengurangan sampah plastik.

“Kalau perilaku masyarakat berubah, sistem pengelolaan akan jauh lebih efektif. Itu yang terus kami dorong,” tambahnya.

Dewi menilai, keberhasilan pengelolaan sampah akan menjadi penopang utama dalam peningkatan Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH). Karena itu, DLH menjadikan sektor persampahan sebagai prioritas meski anggaran terbatas.

“Sekarang yang paling urgen memang sampah. Kita harap semua pihak memahami pentingnya sektor ini,” tegasnya(Adv/Kominfo)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Capaian UHC Perkuat Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan Nasional

    Capaian UHC Perkuat Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan Nasional

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta – Keberhasilan ratusan daerah meraih Universal Health Coverage (UHC) tidak hanya menandai luasnya jangkauan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), tetapi juga membawa dampak nyata terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat. Program ini dinilai menjadi fondasi penting dalam membangun sistem kesehatan yang inklusif dan berkelanjutan. Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti, menegaskan bahwa cakupan JKN yang […]

  • Embung Banyu Langi, Dari Irigasi Jadi Destinasi Wisata Andalan Desa Suka Maju

    Embung Banyu Langi, Dari Irigasi Jadi Destinasi Wisata Andalan Desa Suka Maju

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KUTAI TIMUR – Sebuah transformasi inspiratif terjadi di Desa Suka Maju, Kecamatan Kongbeng, Kutai Timur. Embung Banyu Langi, yang dulunya hanya berfungsi sebagai penampungan air hujan untuk keperluan irigasi pertanian, kini menjelma menjadi destinasi wisata lokal yang ramai dikunjungi warga. Berada di kawasan strategis dengan pemandangan alam yang menawan, embung ini disulap menjadi ruang terbuka […]

  • Waspada Penipuan! Kejari Kutim Minta Kepala Sekolah Tak Tanggapi Surat Bodong Dana BOS

    Waspada Penipuan! Kejari Kutim Minta Kepala Sekolah Tak Tanggapi Surat Bodong Dana BOS

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
    • account_circle Redaksi Kaltim12
    • 0Komentar

    Sangatta – Baru-baru ini beredar surat bernomor B-147/R.1.8/Fd.1/10/2026 tertanggal 7 Oktober 2026 perihal Permintaan Klarifikasi Pengelolaan dan Pertanggungjawaban Dana BOS yang ditujukan kepada Kepala SDN 1 Busang, Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Kejaksaan Negeri (Kejari) Kutim pun membantah, dan menyebut surat yang mengatasnamakan institusi kejaksaan tidak memiliki dasar resmi. Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari Kutim, […]

  • Anggaran Multi Years Kutim Susut Rp900 Miliar, Sejumlah Proyek Terancam Dihapus

    Anggaran Multi Years Kutim Susut Rp900 Miliar, Sejumlah Proyek Terancam Dihapus

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Nilai proyek tahun jamak atau Multi Years Contract (MYC) yang sebelumnya direncanakan sebesar Rp2,1 triliun, dipastikan menyusut menjadi Rp1,2 triliun. Angka ini berkurang sekitar Rp900 miliar dari rencana awal pemerintah. Ketua Komisi C DPRD Kutim, Ardiansyah, membenarkan hal tersebut saat ditemui di Kantor DPRD Kutim, Senin (17/11). Menurutnya, pemangkasan nilai anggaran ini […]

  • Demi Cegah Balap Liar, Sat Samapta Polres Kutim Sisir Sejumlah Titik Rawan di Sangatta

    Demi Cegah Balap Liar, Sat Samapta Polres Kutim Sisir Sejumlah Titik Rawan di Sangatta

    • calendar_month Senin, 21 Sep 2026
    • account_circle Redaksi Kaltim12
    • 0Komentar

    Sangatta – Satuan Samapta Polres Kutai Timur mengintensifkan Patroli Perintis Presisi untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap aman dan terkendali, Sabtu malam hingga Minggu pagi (19–20/9/2026). Patroli menyasar sejumlah lokasi yang dinilai memiliki potensi gangguan Kamtibmas, mulai dari SPBU, pusat keramaian, kawasan dermaga hingga titik yang rawan digunakan untuk aktivitas balap liar. […]

  • Polres Kutim Kenalkan Tugas Polisi dan Bahaya Bullying kepada 64 Anak TK Mutiara Islam Al Ittiba

    Polres Kutim Kenalkan Tugas Polisi dan Bahaya Bullying kepada 64 Anak TK Mutiara Islam Al Ittiba

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle Redaksi Kaltim12
    • 0Komentar

    Sangatta – Sebanyak 64 anak didik TK Mutiara Islam Al Ittiba, Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur, mendapat pengalaman berbeda saat mengunjungi Markas Polres Kutai Timur, Rabu (9/9/2026). Kunjungan profesi tersebut menjadi sarana bagi kepolisian untuk mengenalkan lingkungan kerja Polri sekaligus memberikan edukasi kepada anak-anak mengenai tugas polisi, keselamatan berlalu lintas hingga pentingnya mencegah tindakan […]

expand_less