Breaking News
light_mode
Beranda » Pemerintahan » PUPR Kutim Minta Perusahaan Taat Batas Tonase Kendaraan

PUPR Kutim Minta Perusahaan Taat Batas Tonase Kendaraan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kutai Timur – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kutai Timur mengingatkan perusahaan yang menggunakan jalan kabupaten agar mematuhi batas tonase kendaraan. Beban muatan berlebih disebut menjadi salah satu penyebab utama kerusakan infrastruktur jalan di wilayah tersebut.

Plt. Kepala Dinas PUPR Kutai Timur, Joni Abdi Setia, menegaskan bahwa setiap jalan dibangun dengan perhitungan teknis yang sudah disesuaikan dengan kapasitas beban kendaraan tertentu. Jika dilalui kendaraan dengan tonase berlebihan, maka struktur jalan akan cepat mengalami kerusakan.

“Jalan itu punya batas kekuatan. Kalau dilanggar, pasti rusak,” ujarnya,Kamis (27/11/2025).

Menurutnya, banyak pihak yang menilai jalan rusak karena kualitas pembangunan. Padahal, salah satu faktor terbesar justru berasal dari beban kendaraan yang melebihi kapasitas. Truk besar yang melintas setiap hari di jalur perkebunan dan pertambangan mempercepat kerusakan permukaan aspal.

“Kalau dilewati truk besar terus-menerus, ya pasti jenuh, akhirnya pecah,” katanya menambahkan.

Selain itu, faktor alam juga berperan besar dalam memperburuk kondisi jalan di Kutai Timur. Daerah ini dikenal memiliki curah hujan tinggi dan tanah berjenis lempung yang mudah menyerap air, sehingga struktur tanah menjadi tidak stabil.

“Kalimantan Timur ini curah hujannya tinggi. Tanah kita lempung, sifatnya menyerap air dan mudah bergerak. Itu bikin jalan cepat rusak,” jelasnya.

PUPR Kutim disebut terus berupaya melakukan pemeliharaan rutin, termasuk pelapisan ulang pada ruas-ruas jalan yang rusak. Namun, tanpa dukungan dari perusahaan yang menggunakan jalan, upaya tersebut akan sulit memberikan hasil maksimal.

“Kami rawat terus, tapi kalau beban kendaraan berlebihan, tetap saja cepat rusak,” ungkap Joni.

Ia mengimbau seluruh perusahaan, terutama di sektor tambang dan perkebunan, agar lebih disiplin mengatur muatan kendaraan. Langkah ini diharapkan bisa memperpanjang usia infrastruktur jalan yang sudah dibangun dengan biaya besar dari APBD.

“Kita minta tolong, jangan overload. Itu demi kebaikan bersama,” ujarnya.

Selain perusahaan, Joni juga meminta partisipasi masyarakat untuk ikut mengawasi kendaraan berat yang melintas di jalan umum. Masyarakat dapat melapor jika menemukan kendaraan dengan muatan berlebih agar bisa ditindaklanjuti oleh aparat berwenang.(Adv/Kominfo)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perbaiki Jembatan Bailey, Dinas PU Kutim Tutup Jalan Rantau Pulung Tujuh Hari

    Perbaiki Jembatan Bailey, Dinas PU Kutim Tutup Jalan Rantau Pulung Tujuh Hari

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle Redaksi Kaltim12
    • 0Komentar

    SANGATTA. Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kutai Timur (Kutim) akan melakukan perbaikan jembatan Bailey di ruas jalan STA 27-700, untuk menghindari kecelakaan lalu lintas dan gangguan perbaikan pekerjaan.Dinas PU memperkirakan perbaikan diperkirakan akan memakan waktu sekitar 7 hari, sehingga jalan tersebut ditutup sementara mulai 2-8 Agustus. Demikian siaran pers yang dipublikasikan pada masyarakat terutama penggunan jalan […]

  • Menuju Porprov Kaltim Wakil Bupati Minta Kesampingkan Politik

    Menuju Porprov Kaltim Wakil Bupati Minta Kesampingkan Politik

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
    • account_circle Redaksi Kaltim12
    • 0Komentar

    SANGATTA – Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim)  Mahyunadi minta pengurus Komite Olahraga nasional (KONI)  Kutim agar mengesampingkan politik untuk  meraih taget prestasi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) kaltim yang akan digelar tahun ini. Meskipun politik itu tidak salah, namun  politik bisa juga mengakibatkan kesalahan dalam membuat putusan, terutama dalam memilih atlet, yang dapat mengakibatkan kegagalan pretasi. […]

  • Transformasi Digital Desa di Kutim Belum Maksimal, BPemdes: Kendala Utama Masih di Sinyal Internet

    Transformasi Digital Desa di Kutim Belum Maksimal, BPemdes: Kendala Utama Masih di Sinyal Internet

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Upaya pemerintah desa di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) untuk mendorong transformasi digital dinilai belum berjalan optimal. Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPemdes) Kutai Timur, Muhammad Basuni, menegaskan bahwa hambatan terbesar dalam digitalisasi pelayanan publik di desa hingga saat ini adalah keterbatasan sinyal internet. Menurut Basuni, sudah ada beberapa desa yang […]

  • Pemkab Kutim Tegaskan Masyarakat Adat dan MHA Punya Kedudukan Berbeda

    Pemkab Kutim Tegaskan Masyarakat Adat dan MHA Punya Kedudukan Berbeda

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • account_circle Redaksi Kaltim12
    • 0Komentar

    Sangatta – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menegaskan masyarakat adat dan masyarakat hukum adat (MHA) merupakan dua istilah yang memiliki pengertian berbeda. Perbedaan tersebut terutama berkaitan dengan proses pengakuan dan penetapan secara resmi oleh pemerintah. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten I) Kutim, Trisno, mengatakan masyarakat adat lebih menggambarkan kondisi sosial yang berkembang dalam suatu […]

  • Perbaikan Jalan Sangatta–Rantau Pulung Ditarget Rampung Akhir 2025

    Perbaikan Jalan Sangatta–Rantau Pulung Ditarget Rampung Akhir 2025

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Perbaikan jalan poros Sangatta–Rantau Pulung mendapat perhatian besar pada tahun 2025. Pemerintah mengalokasikan anggaran yang signifikan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur tersebut, bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten, Bantuan Keuangan (Bankeu) Provinsi, hingga dana tanggung jawab sosial (CSR) perusahaan tambang. Ketua Komisi C DPRD Kutai Timur, Ardiansyah, membenarkan besarnya atensi […]

  • Antisipasi Kemarau Berkepanjangan, Kades Minta Irigasi Desa Kandolo Dibenahi

    Antisipasi Kemarau Berkepanjangan, Kades Minta Irigasi Desa Kandolo Dibenahi

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • account_circle Redaksi Kaltim12
    • 0Komentar

    Sangatta – Desa Kandolo Sebagai  desa yang bertumpu pada pertanian membutuhkan air untuk kebutuhan pertanian. Meskipun kini lahan pertanian produktif masih bisa ditanami, namun petani kini mulai waspada akan kemarau yang panjang.  Sebab air permukaan sendiri sudah habis, yang kini diandalkan petani untuk pertanian hanya air sungai termasuk air sumur dalam. Demikian dikatakan Kepala Desa […]

expand_less