Breaking News
light_mode
Beranda » Pemerintahan » Koperasi Merah Putih di Kutim Belum Bergerak, Pemkab Tunggu Kejelasan dari Pusat

Koperasi Merah Putih di Kutim Belum Bergerak, Pemkab Tunggu Kejelasan dari Pusat

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kutai Timur-Program pembentukan Koperasi Merah Putih yang digagas pemerintah pusat di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) ternyata belum berjalan maksimal, meski sudah terbentuk sejak beberapa bulan lalu. Hingga kini, koperasi tersebut belum menunjukkan aktivitas nyata di lapangan.

Wakil Bupati Kutai Timur, Mahyunadi, membenarkan bahwa koperasi ini baru sebatas tahap pembentukan dan pengesahan akta. Pemerintah daerah hanya menjalankan instruksi dari pemerintah pusat untuk membentuk koperasi sesuai tenggat waktu yang ditetapkan.

“Ya, ini kan program pemerintah pusat. Kita hanya dikasih deadline untuk membentuknya saja,” jelas Mahyunadi, Senin (17/11/2025)

Ia menyebut, Pemkab Kutim telah menuntaskan kewajiban pembentukan koperasi tersebut sejak Juli 2025. Bahkan, pada awal Agustus seluruh koperasi sudah memiliki akta resmi sesuai ketentuan.

“Kalau tidak salah bulan Juli kita sudah 100 persen terbentuk koperasinya, dan awal Agustus akta-akta juga sudah jadi,” ungkapnya.

Meski sudah resmi berdiri, hingga kini koperasi itu belum bisa beroperasi karena belum ada dukungan dana dari pemerintah pusat. Menurut Mahyunadi, daerah hanya diminta membentuk koperasi, tanpa disertai anggaran untuk menjalankan kegiatannya.

“Kita tinggal menunggu saja dari pemerintah pusat. Harapannya sih, betul-betul ada dana yang cukup supaya koperasi itu bisa bergulir dan bekerja,” ujarnya.

Mahyunadi berharap, pemerintah pusat benar-benar merealisasikan bantuan modal agar koperasi tersebut tidak hanya menjadi formalitas semata. Ia menegaskan, Pemkab Kutim tidak bisa menanggung beban tambahan untuk membiayai program yang merupakan kewenangan pusat.

“Jangan sampai koperasi sudah kita bentuk, tapi dananya malah diwajibkan lagi ke daerah. Padahal dana kita juga sudah banyak dipotong,” tegasnya.

Ia menambahkan, Pemkab Kutim siap mendukung jika pemerintah pusat benar-benar menyalurkan dana operasional. Namun untuk saat ini, pemerintah daerah hanya bisa menunggu tindak lanjut resmi dari kementerian terkait.

“Kalau dana sudah ada, pasti kita dukung pelaksanaannya. Tapi sekarang, kita masih menunggu kejelasan,” pungkas Mahyunadi.(Adv/Kominfo)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sengketa Lahan PT BAS Mandek Hampir 10 Tahun, DPRD Kutim Desak Laporan Penyelesaian

    Sengketa Lahan PT BAS Mandek Hampir 10 Tahun, DPRD Kutim Desak Laporan Penyelesaian

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    www.kaltim12.com/,KUTIM – Sengketa lahan seluas sekitar 1.200 hektare yang melibatkan PT Bima Agri Sawit (PT BAS) dan petani dari 11 kelompok tani di Kecamatan Karangan, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), kembali mencuat. Konflik agraria yang telah berlangsung hampir satu dekade itu dinilai belum menunjukkan kejelasan penyelesaian. Persoalan tersebut menjadi perhatian serius DPRD Kutim. Melalui Komisi C, […]

  • Separuh dari Proyek MYC Kutim Difokuskan untuk Peningkatan Jalan Antar Kecamatan

    Separuh dari Proyek MYC Kutim Difokuskan untuk Peningkatan Jalan Antar Kecamatan

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menegaskan komitmennya untuk memperkuat konektivitas antarwilayah melalui pembangunan infrastruktur jalan berskala besar. Dalam rancangan Multi Years Contract (MYC) periode 2026–2028, sekitar setengah dari total 32 proyek diarahkan khusus untuk peningkatan dan pembangunan jalan baru. Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setkab Kutim, Noviari Noor, menyampaikan bahwa terdapat […]

  • Sayid Anjas: Mutasi NPWP Karyawan Perusahaan Wajib, Pajaknya Harus Masuk Kutim

    Sayid Anjas: Mutasi NPWP Karyawan Perusahaan Wajib, Pajaknya Harus Masuk Kutim

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Wakil Ketua DPRD Kutai Timur (Kutim) Sayid Anjas menegaskan bahwa perusahaan yang beroperasi di wilayah Kutim wajib memastikan seluruh karyawan yang berasal dari luar daerah memindahkan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) mereka ke Kutim. Langkah ini dinilai penting untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pajak penghasilan. Pernyataan itu ia sampaikan saat […]

  • Bambang Soepriyadi Resmi Maju Calon Ketua Demokrat Kaltim, Usung Konsolidasi dan Rebut Kepercayaan Publik

    Bambang Soepriyadi Resmi Maju Calon Ketua Demokrat Kaltim, Usung Konsolidasi dan Rebut Kepercayaan Publik

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Redaksi Kaltim12
    • 0Komentar

    Kaltim12.com, SAMARINDA – Kontestasi pemilihan Ketua DPD Partai Demokrat Kalimantan Timur mulai menghangat. Bambang Soepriyadi resmi mendaftarkan diri sebagai calon ketua dengan membawa visi memperkuat soliditas partai serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Demokrat di Benua Etam. Pendaftaran yang dilakukan pada Rabu (4/6/2026) itu menjadi langkah awal Bambang dalam upayanya membangun kekuatan politik Demokrat Kaltim menghadapi […]

  • Program Susu Gratis di Kutim Diperkuat, Sejalan dengan Prioritas Nasional Peningkatan Gizi

    Program Susu Gratis di Kutim Diperkuat, Sejalan dengan Prioritas Nasional Peningkatan Gizi

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Program minum susu gratis yang diinisiasi Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) kini semakin diperkuat sebagai langkah unggulan daerah untuk meningkatkan kesehatan dan kecerdasan anak usia sekolah. Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kutim, Sumarno, menegaskan bahwa program ini merupakan salah satu dari 50 program prioritas Bupati Kutim. Selain itu, program ini juga sejalan dan […]

  • Kasus Serangan Buaya Naik, Polisi Minta Warga Bengalon Jauhi Sungai Sementara

    Kasus Serangan Buaya Naik, Polisi Minta Warga Bengalon Jauhi Sungai Sementara

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    www.kaltim12.com/,KUTIM — Meningkatnya laporan kemunculan dan serangan buaya di wilayah Sungai Bengalon mendorong aparat kepolisian untuk mengeluarkan imbauan serius kepada masyarakat. Warga diminta mengurangi bahkan menghentikan sementara aktivitas di sekitar sungai demi menghindari risiko yang membahayakan keselamatan. Kapolres Kutai Timur (Kutim) AKBP Fauzan Arianto menyampaikan imbauan tersebut pada Jumat (3/4/2026). Ia menegaskan bahwa langkah ini […]

expand_less