Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » IB Diharapkan Tingkatkan Populasi Sapi di Kutim

IB Diharapkan Tingkatkan Populasi Sapi di Kutim

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 25 Nov 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

www.kaltim12.com/, Sangatta – Program Inseminasi (IB) yang digagas Pemerintah Kabupaten Kutai Timur melalui Dinas Pertanian dan Peternakan (Distnak), diharapkan mampu membuahkan hasil berupa peningkatan jumlah populasi sapi.

Program IB tersebut bakal dilaksanakan pada tahun 2023 mendatang, hal ini imbas dari minimnya pasokan daging sapi segar saat Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) menyeruak tajam di sebagian besar wilayah Indonesia. Beruntung pada saat itu, Distanak berhasil mencegah arus lalu-lintas sapi antar pulau masuk ke Kutim. Hal itu membuat wilayah Kutim hingga saat ini masuk daerah zero PMK.

Kadistanak Kutim Dyah Ratnaningrum mengungkapkan untuk tetap mengamankan pasokan daging sapi segar bagi masyarakat, tentu dengan kondisi seperti sekarang akan sangat sulit didapatkan. Salah-satu cara untuk mengantisipasinya, ialah dengan menggalakkan program IB secara besar-besaran.

“Kami merencanakan IB secara besar-besaran pada tahun 2023. Karena kasus PMK masih menyeruak tajam, dan kita tak mau berdiam diri saja. Jika tidak jumlah populasi di Kutim akan menurun tajam atau bahkan habis,” jelasnya pada Jum’at (25/11/2022) di sela-sela acara vaksin PMK di Kaubun.

Alasan lain yang paling krusial selain wabah PMK pada hewan ternak seperti sapi. Saat ini sulit mendatangkan pasokan sapi dari luar daerah, lalu-lintas sapi hanya untuk sapi siap potong dan tidak untuk penggemukan atau pemeliharaan.

“Adapun jenis sapi di Kutim merupakan sapi bali, jika terjadi perkawinan jarak dekat (inbreeding, red). Kemungkinan anakan sapi berukuran lebih kecil daripada sapi indukan. Sehingga hal iniah, yang membuat kita berencana mengadakan IB besar-besaran di tahun depan,” ujar Dyah.

Perlu diketahui, menurut Guru Besar Fakultas Peternakan, Institut Pertanian Bogor Profesor Jakaria. Potensi sapi bali sebagai rumpun asli Indonesia bisa menjadi penghasil daging premium dengan pendekatan pengembangan bibit yang sedang dilakukan para peneliti, untuk kebutuhan konsumsi pangan hewani masyarakat secara nasional ke depan.

“Sapi Bali berkontribusi sebanyak 26.5 persen atau 4,7 juta ekor dari populasi nasional sebanyak 18 juta ekor, dengan populasi utama tersebar di pulau Bali, NTB, NTT, Sulawesi Selatan dan Lampung dan perlu ditingkatkan dengan berbagai upaya,” tukasnya. (ADV-KOMINFO/Ran)

 

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • ‎DPC Hanura Kutim Resmi Dilantik, Targetkan Konsolidasi hingga Akar Rumput ‎

    ‎DPC Hanura Kutim Resmi Dilantik, Targetkan Konsolidasi hingga Akar Rumput ‎

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), H. Marsidik, ST., MM, resmi melantik Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Hanura Kabupaten Kutai Timur periode 2025–2030. Pelantikan berlangsung di Hotel Royal Sangatta, Senin (26/1/2026). Dalam berbagai hal, Ketua DPC Hanura Kutim, Sumarno, menegaskan komitmen partainya untuk menjadi […]

  • Polisi dan Perusahaan Bersinergi Cegah Karhutla, KTPA Marah Haloq Diperkuat Pelatihan

    Polisi dan Perusahaan Bersinergi Cegah Karhutla, KTPA Marah Haloq Diperkuat Pelatihan

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • account_circle Redaksi Kaltim12
    • 0Komentar

    Muara Wahau – Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Kutai Timur terus diperkuat melalui sinergi kepolisian, pemerintah desa, perusahaan dan masyarakat. Salah satunya dilakukan melalui pelatihan sistem pencegahan dan penanggulangan kebakaran bersama Kelompok Tani Peduli Api (KTPA) Marah Haloq. Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Desa Marah Haloq, Kecamatan Telen, Kutai Timur, Selasa […]

  • Festival Lom Plai dan Sekerat Resmi Masuk Kalender Event Kaltim 2026

    Festival Lom Plai dan Sekerat Resmi Masuk Kalender Event Kaltim 2026

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    www.kaltim12.com/,KUTIM – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus memperkuat upaya pelestarian budaya lokal melalui sektor pariwisata. Pada Kalender Event Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) 2026, dua event kebudayaan unggulan Kutim, yakni Festival Lom Plai dan Festival Sekerat, resmi masuk sebagai agenda daerah. Pengusulan dua event tersebut dilakukan oleh Dinas Pariwisata (Dispar) Kutim sebagai strategi mempromosikan kekayaan […]

  • Balai TNK Tutup Prevab, Prioritaskan Konservasi Orang Utan

    Balai TNK Tutup Prevab, Prioritaskan Konservasi Orang Utan

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    www.kaltim12.com/,KUTIM – Balai Taman Nasional Kutai (TNK) menutup sementara kawasan Prevab sebagai langkah prioritas dalam menjaga kelestarian habitat dan keseimbangan ekosistem orang utan di kawasan konservasi tersebut. Kasubbag Tata Usaha Balai TNK, Kristina Nainggolan, mengatakan penutupan Prevab merupakan bagian dari agenda rutin pengelolaan wisata alam berbasis konservasi, khususnya pada kawasan yang menjadi habitat satwa dilindungi. […]

  • Dua ASN Kutim Paparkan Proyek Strategis dalam Seminar PKN Eselon III

    Dua ASN Kutim Paparkan Proyek Strategis dalam Seminar PKN Eselon III

    • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Dua Aparatur Sipil Negara (ASN) asal Kabupaten Kutai Timur (Kutim) tampil dalam seminar proyek perubahan yang merupakan bagian dari Pendidikan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat III. Kegiatan ini menjadi salah satu tahapan penting dalam promosi jabatan serta pengembangan kompetensi ASN. Kegiatan seminar berlangsung lancar dan sukses. Hal itu disampaikan langsung oleh Asisten II […]

  • WFH Mulai Berlaku di Kutim, ASN Administrasi Bisa dari Rumah, Layanan Teknis Tetap Standby

    WFH Mulai Berlaku di Kutim, ASN Administrasi Bisa dari Rumah, Layanan Teknis Tetap Standby

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    www.kaltim12.com/,KUTIM – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mulai mematangkan penerapan sistem kerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) yang akan diberlakukan dalam waktu dekat. Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari surat edaran Menteri Dalam Negeri terkait transformasi budaya kerja ASN di daerah, sekaligus mendukung efisiensi penggunaan bahan bakar minyak […]

expand_less