Breaking News
light_mode
Beranda » Peristiwa » Tak Cukup Anggaran, Pedagang Trotoar di Kutim Tak Bisa Direlokasi

Tak Cukup Anggaran, Pedagang Trotoar di Kutim Tak Bisa Direlokasi

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

www.kaltim12.com/,KUTIM – Upaya penertiban pedagang yang berjualan di trotoar dan atas parit di sejumlah kawasan pasar di Kutai Timur belum bisa berjalan maksimal. Penyebab utamanya, keterbatasan anggaran membuat pemerintah daerah belum mampu menyediakan lokasi relokasi yang layak bagi para pedagang pasar tumpah.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kutai Timur mengakui, penertiban tanpa solusi tempat usaha justru berpotensi menimbulkan persoalan sosial baru. Oleh karena itu, langkah tegas di lapangan masih tertahan.

Fungsional Ahli Madya Disperindag Kutim, Benita, mengatakan bahwa pedagang yang kini menempati trotoar dan badan jalan sejatinya harus ditata. Namun, pemerintah daerah tidak bisa sekadar melarang tanpa menyiapkan ruang pengganti.

“Penertiban itu harus dibarengi solusi. Kita tidak bisa hanya membongkar, sementara mereka tidak punya tempat berjualan. Masalahnya, anggaran untuk relokasi itu tidak tersedia,” ujarnya,belum lama ini.

Ia mengungkapkan, kondisi keuangan Disperindag saat ini sangat terbatas. Dampaknya tidak hanya pada program penataan pasar, tetapi juga pada kegiatan operasional harian di lapangan, termasuk pengawasan bahan pokok penting di seluruh wilayah Kutai Timur.

Dari total 11 pasar yang berada di bawah pengelolaan Disperindag, hanya Pasar Sangatta Utara yang dinilai memiliki sarana dan prasarana relatif lengkap. Sementara pasar-pasar di kecamatan lain masih minim fasilitas dasar.

“Kondisi pasar yang tidak memadai membuat pedagang enggan masuk ke dalam. Mereka memilih berjualan di luar karena akses lebih mudah dan pembeli lebih ramai,” jelas Benita.

Kondisi tersebut semakin diperparah dengan keterbatasan anggaran untuk perbaikan fasilitas pasar. Bahkan, untuk membangun sarana pendukung sederhana pun dinilai belum memungkinkan.

“Untuk membangun pasar baru itu jelas belum bisa. Bahkan untuk memperbaiki sarana dan prasarana yang ada, kami juga tidak memiliki anggaran,” ungkapnya.

Selain persoalan fasilitas, faktor ekonomi pedagang juga menjadi alasan kuat pasar tumpah sulit ditertibkan. Benita mencontohkan pedagang ayam di kawasan Jalan Dayung dan Kabo yang memilih berjualan di luar pasar induk.

Menurutnya, perbedaan harga beli dari distributor serta risiko penyusutan bobot ayam selama perjalanan membuat pedagang harus menjual dengan harga lebih murah. Jika masuk ke pasar induk, kondisi tersebut justru membuat dagangan mereka kalah bersaing.

“Kalau mereka jual murah di dalam pasar, sementara pedagang lain harganya lebih tinggi, dagangan mereka bisa tidak laku. Ini yang membuat mereka bertahan di luar pasar,” katanya.

Benita menegaskan, kegiatan inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan secara rutin akan sia-sia jika tidak dibarengi dengan dukungan anggaran yang konkret untuk pembenahan.

“Kalau hanya rencana dan program tanpa anggaran, itu tidak akan menyelesaikan masalah. Kami di lapangan sudah bekerja maksimal, tapi tetap butuh dukungan,” tegasnya.

Disperindag Kutai Timur berharap pemerintah daerah dapat segera menetapkan kebijakan strategis terkait prioritas anggaran, agar persoalan pasar tumpah dan ketidakteraturan tata ruang pasar tidak terus berlarut tanpa kepastian solusi.

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Datang ke Polsek Sangkulirang, Warga Benua Baru Ilir Bisa Curhat Sekaligus Cek Kesehatan Gratis

    Datang ke Polsek Sangkulirang, Warga Benua Baru Ilir Bisa Curhat Sekaligus Cek Kesehatan Gratis

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
    • account_circle Redaksi Kaltim12
    • 0Komentar

    Sangkulirang – Polsek Sangkulirang menggelar kegiatan Jumat Curhat yang dirangkai dengan pemeriksaan kesehatan gratis Polri di Mako Polsek Sangkulirang, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Jumat (11/9/2026). Kegiatan tersebut diikuti masyarakat Desa Benua Baru Ilir, Kecamatan Sangkulirang. Selain menjadi ruang bagi warga menyampaikan aspirasi dan keluhan terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), kegiatan ini juga menghadirkan layanan […]

  • Petani Sulap Lahan Gambut jadi Pertanian Holtikultura Semi Organik

    Petani Sulap Lahan Gambut jadi Pertanian Holtikultura Semi Organik

    • calendar_month Rabu, 9 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    www.kaltim12.com/, Sangatta – Keberhasilan 72 petani di Kampung Sidrap Kecamatan Teluk Pandan layak diapresiasi dan dicontoh dalam pengembangan pertanian modern. Petani-petani tersebut mampu merubah lahan gambut yang berdekatan denganjalur pipa gas PT Pertamina Gas Operation Kalimantan Area (Pertagas OKA), menjadi lahan penghasil komoditas sayur kangkung, bayam dan sawi. Menggarap lahan seluas 14 hektar, para petani […]

  • BI Dukung Modernisasi Pertanian di Kutim Lewat Bantuan Alat Mesin

    BI Dukung Modernisasi Pertanian di Kutim Lewat Bantuan Alat Mesin

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Bank Indonesia (BI) terus menunjukkan kepeduliannya terhadap pengembangan sektor pertanian di Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Melalui kerja sama dengan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Kutim, lembaga keuangan negara itu menyalurkan bantuan berupa alat mesin pertanian modern untuk meningkatkan produktivitas petani. Kepala Bidang Tanaman Pangan DTPHP Kutim, Dessy Wahyu Fitrisia, mengatakan, […]

  • DP3A Kutim Optimistis Naikkan Status Kabupaten Layak Anak ke Level Nindya

    DP3A Kutim Optimistis Naikkan Status Kabupaten Layak Anak ke Level Nindya

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kutai Timur terus berupaya meningkatkan status Kabupaten Layak Anak (KLA) dari peringkat Madya menjadi Nindya pada tahun 2026. Meskipun capaian saat ini sudah cukup baik, masih terdapat beberapa indikator yang perlu diperkuat agar target tersebut dapat tercapai. Kepala Bidang Pemenuhan Hak Anak DP3A Kutim, Rita […]

  • Fraksi Golkar Soroti Tata Kelola BUMD dan Alokasi Belanja Operasi dalam RAPBD 2025

    Fraksi Golkar Soroti Tata Kelola BUMD dan Alokasi Belanja Operasi dalam RAPBD 2025

    • calendar_month Sabtu, 23 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Sangatta – Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar) DPRD Kutai Timur memberikan catatan penting terkait tata kelola Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan alokasi belanja operasi dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2025. Catatan ini disampaikan oleh juru bicara Fraksi Golkar, Hasna, SE, MM, dalam pandangan umum fraksinya pada sidang paripurna XX […]

  • BKPSDM Kutim Perketat Verifikasi Berkas Mutasi ASN

    BKPSDM Kutim Perketat Verifikasi Berkas Mutasi ASN

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle Redaksi Kaltim12
    • 0Komentar

    SANGATTA — Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) meminta perangkat daerah memperketat verifikasi administrasi dalam pengajuan mutasi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Penegasan tersebut disampaikan Sekretaris BKPSDM Kutim Indra Arie Iranday saat membuka Sosialisasi Tata Cara Mutasi Antar Daerah PNS sesuai Peraturan BKN Nomor 5 Tahun 2019 di Ruang Pelangi, […]

expand_less