Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » WFH Mulai Berlaku di Kutim, ASN Administrasi Bisa dari Rumah, Layanan Teknis Tetap Standby

WFH Mulai Berlaku di Kutim, ASN Administrasi Bisa dari Rumah, Layanan Teknis Tetap Standby

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

www.kaltim12.com/,KUTIM – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mulai mematangkan penerapan sistem kerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) yang akan diberlakukan dalam waktu dekat.

Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari surat edaran Menteri Dalam Negeri terkait transformasi budaya kerja ASN di daerah, sekaligus mendukung efisiensi penggunaan bahan bakar minyak (BBM) secara nasional.

Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, menyatakan bahwa pihaknya telah menerima informasi terkait kebijakan tersebut dan segera mengambil langkah teknis melalui perangkat daerah.

“Informasinya sudah ada, nanti ditindaklanjuti. Saya minta Sekda menyiapkan suratnya dulu,” ujarnya.

Menurutnya, skema kerja ASN di Kutim tidak sepenuhnya dilakukan dari rumah, melainkan menggunakan sistem kombinasi antara work from office (WFO) dan work from Home (WFH)

Pola ini dirancang agar pelayanan pemerintahan tetap berjalan optimal tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Ardiansyah menegaskan bahwa tidak semua sektor dapat menerapkan WFH, terutama yang berkaitan langsung dengan pelayanan publik dan pekerjaan teknis di lapangan.

“Yang teknis itu tidak bisa, seperti rumah sakit, puskesmas, kemudian perizinan. Itu diusahakan tetap maksimal standby. Tapi yang administrasi bisa menyesuaikan,” jelasnya.

Ia menambahkan, kebijakan ini lebih difokuskan pada ASN yang bekerja di bidang administrasi, yang dinilai lebih fleksibel dalam menjalankan tugas secara daring.

Dengan demikian, diharapkan efektivitas kerja tetap terjaga meski tidak seluruhnya dilakukan dari kantor.

Selain itu, Ardiansyah juga menekankan bahwa kepala daerah tetap harus menjalankan tugas dari kantor dan tidak termasuk dalam skema WFH.

Hal ini untuk memastikan pengambilan keputusan strategis tetap berjalan cepat dan terkoordinasi dengan baik.

Terkait potensi penyalahgunaan kebijakan WFH, Pemkab Kutim membuka peluang untuk menerapkan sanksi bagi ASN yang tidak menjalankan tugas secara optimal saat bekerja dari rumah.

“Nanti kita lihat aturannya,” singkat Ardiansyah.

Rencananya, kebijakan WFH ini akan mulai diberlakukan pada 1 April 2026 dengan skema satu hari kerja dari rumah dalam satu pekan selama dua bulan ke depan.

Pemkab Kutim berharap kebijakan ini tidak hanya mampu menekan konsumsi BBM, tetapi juga mendorong perubahan budaya kerja ASN menjadi lebih adaptif, fleksibel, dan berbasis kinerja.

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nyawa Warga Jadi Taruhan, Aktivitas Bus Tambang Kembali Diprotes di Kutim

    Nyawa Warga Jadi Taruhan, Aktivitas Bus Tambang Kembali Diprotes di Kutim

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    www.kaltim12.com/,KUTIM – Sebuah spanduk bernada keras terpampang di pinggir jalan umum, menjadi simbol kemarahan warga atas lalu lalang bus dan truk tambang yang dinilai mengancam keselamatan publik. Dalam spanduk tersebut, warga menegaskan bahwa nyawa manusia tidak seharusnya dikorbankan demi kepentingan bisnis. Pesan itu mencerminkan keresahan masyarakat yang setiap hari harus berbagi ruang jalan dengan kendaraan […]

  • Yusri Yusuf Minta Perbaikan Infrastruktur Jalan di Rantau Pulung Segera Dilakukan

    Yusri Yusuf Minta Perbaikan Infrastruktur Jalan di Rantau Pulung Segera Dilakukan

    • calendar_month Minggu, 17 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SANGATTA – Anggota DPRD Kutai Timur (Kutim), Yusri Yusuf, menyoroti kondisi infrastruktur di Dapil II, khususnya jalan di Kecamatan Rantau Pulung, yang dinilai masih membutuhkan perhatian serius. Jalan yang rusak parah tidak hanya menghambat aktivitas masyarakat sehari-hari tetapi juga mengancam keselamatan dalam situasi darurat. “Jalan Rantau Pulung ini merupakan jalan kabupaten. Perlu diperhatikan, kasihan jika […]

  • Fraksi PKS DPRD Kutim Tekankan Percepatan Tahapan Penyusunan RAPBD

    Fraksi PKS DPRD Kutim Tekankan Percepatan Tahapan Penyusunan RAPBD

    • calendar_month Sabtu, 23 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SANGATTA – Fraksi Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kutai Timur mengingatkan pentingnya percepatan tahapan penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2025. Hal ini disampaikan oleh juru bicara Fraksi PKS, Syaiful Bakri.SY., S.Pd., dalam Rapat Paripurna XX dengan agenda pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Nota Pengantar RAPBD Kutim 2025, Jumat (22/11/2025) sore. Syaiful Bakri […]

  • Akhmad Sulaiman Dorong Pemerataan Pendidikan untuk Sekolah Swasta di Kutim

    Akhmad Sulaiman Dorong Pemerataan Pendidikan untuk Sekolah Swasta di Kutim

    • calendar_month Senin, 18 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SANGATTA– Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Akhmad Sulaiman, menyampaikan keinginannya agar pemerataan di bidang pendidikan dapat dirasakan oleh semua pihak, terutama sekolah-sekolah swasta. Menurutnya, pendidikan merupakan sektor yang sangat penting untuk mendukung pembangunan sumber daya manusia di daerah. Ia menyoroti bahwa sekolah swasta sering kali kurang mendapatkan perhatian yang setara dibandingkan dengan […]

  • Fraksi Persatuan Indonesia Raya Tekankan Pentingnya Optimalisasi APBD 2025

    Fraksi Persatuan Indonesia Raya Tekankan Pentingnya Optimalisasi APBD 2025

    • calendar_month Sabtu, 23 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SANGATTA – Dalam pandangan umumnya di Rapat Paripurna XX DPRD Kutai Timur, Fraksi Persatuan Indonesia Raya (PIR) menekankan pentingnya penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2025 sebagai sarana untuk meningkatkan kinerja pemerintah daerah dan kesejahteraan masyarakat. Ketua Fraksi PIR menyampaikan harapan agar setiap masukan dan catatan yang disampaikan oleh fraksi-fraksi dapat diterima sebagai […]

  • Pemkab Kutim Dorong Transformasi Ekonomi Melalui Penguatan Sektor Pertanian

    Pemkab Kutim Dorong Transformasi Ekonomi Melalui Penguatan Sektor Pertanian

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menilai ketahanan pangan tidak bisa dilepaskan dari peran sektor pertanian yang selama ini menjadi fondasi pembangunan daerah. Meski kontribusinya terhadap perekonomian masih di bawah sektor pertambangan, pemerintah daerah terus berupaya mendorong transformasi besar di bidang pertanian untuk memperkuat kemandirian pangan.Di tengah dominasi sumber daya alam tak terbarukan […]

expand_less