Breaking News
light_mode
Beranda » Pemerintahan » Petani Kutim Kini Gunakan Irigasi Pintar, Kontrol Air Hanya Lewat Smartphone

Petani Kutim Kini Gunakan Irigasi Pintar, Kontrol Air Hanya Lewat Smartphone

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kutai Timur-Inovasi baru dalam sektor pertanian mulai diterapkan oleh petani di Kutai Timur. Melalui bantuan Bank Indonesia, petani kini menggunakan alat irigasi berbasis internet yang dapat dikontrol langsung melalui smartphone.

Kabid DTPHP Kutim, Wahyudi Nur, menjelaskan bahwa teknologi ini menjadi solusi efisien bagi petani hortikultura di tengah tantangan cuaca ekstrem.

“Petani bisa mengatur kapan penyiraman dilakukan hanya dari ponsel. Semua proses sudah terintegrasi secara digital,” katanya,Minggu (15/11/2025)

Alat tersebut tidak hanya berfungsi untuk mengatur penyiraman, tetapi juga mampu memantau kelembapan tanah dan tingkat kekeringan lahan. Bahkan, sistemnya dapat memperkirakan kandungan serat tanah secara otomatis.

Menurut Wahyudi, inovasi ini membuat pekerjaan petani jauh lebih cepat dan efisien. Biasanya penyiraman dilakukan manual selama berjam-jam, kini bisa diselesaikan dalam hitungan menit.

“Dampaknya sangat besar terhadap produktivitas dan efisiensi tenaga kerja,” ujarnya.

Teknologi tersebut saat ini digunakan oleh Kelompok Tani Karya Bersama di Desa Bumi Sejahtera, Kecamatan Kaliurang. Lahan yang dikelola mencapai tiga hektare.

Wahyudi menambahkan, alat ini menggunakan sistem sprinkler yang mendistribusikan air secara merata ke seluruh lahan. Instalasinya dilakukan secara mandiri oleh kelompok tani.

Ia juga menyebutkan bahwa bantuan ini menjadi bukti nyata dukungan Bank Indonesia terhadap pertanian modern. “Ini bukan hanya bantuan alat, tapi juga investasi teknologi jangka panjang,” jelasnya.

Keberadaan teknologi irigasi pintar ini diharapkan mampu menginspirasi kelompok tani lainnya di Kutim.

“Petani sekarang harus mulai akrab dengan teknologi digital. Kita dorong agar semakin banyak yang memanfaatkannya,” tegas Wahyudi.

DTPHP Kutim berkomitmen mendampingi petani agar mampu mengoperasikan alat tersebut secara mandiri dan berkelanjutan.

“Kami ingin teknologi ini tidak hanya berhenti di satu lokasi, tapi bisa menjadi model untuk pertanian cerdas di Kutim,” tutupnya.(Adv/Kominfo)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kutim Sepakat Usulan Pemprov Soal Batas Berau-Kutim

    Kutim Sepakat Usulan Pemprov Soal Batas Berau-Kutim

    • calendar_month Jumat, 9 Okt 2026
    • account_circle Redaksi Kaltim12
    • 0Komentar

    Sangatta – Pertemuan pembicaraan antara pemerintah Berau dan Kutai Timur (Kutim) yang ditengahi Pemrov Kalimantan Timur (Kaltim) dalam rangka penyelesaian batas ke dua daerah,  yang berlangsung di Balikpapan, tetap buntu. Meskipun ada perkembangan baru, dimana kedua belah pihak datang dalam pertemuan itu dengan membawa data kajian masing masing. Bahkan pemprov sebagai penengah, juga memberikan sumbangsi […]

  • Amar Septianur Raih Wakil II Putera Pelajar Kalimantan Timur 2026

    Amar Septianur Raih Wakil II Putera Pelajar Kalimantan Timur 2026

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    www.kaltim12.com/, Samarinda – Prestasi membanggakan diraih Amar Septianur, pelajar dari MTs Antasari Samarinda, setelah berhasil menyabet gelar Wakil II Putera Pelajar Kalimantan Timur 2026 dalam ajang Pemilihan Putera Puteri Pelajar Kalimantan Timur tahun 2026. Ajang bergengsi tingkat provinsi tersebut diikuti oleh pelajar terbaik dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Timur. Amar tampil konsisten sejak […]

  • DPRD Kutim Dorong Pemerintah Rampungkan Kegiatan Tak Prioritas di 2026

    DPRD Kutim Dorong Pemerintah Rampungkan Kegiatan Tak Prioritas di 2026

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Wakil Ketua I DPRD Kutai Timur, Anjas, meminta pemerintah daerah lebih selektif dalam merencanakan kegiatan tahun 2026. Ia menilai penurunan pendapatan daerah hingga sekitar 3,9 persen menjadi alasan kuat untuk memperketat efisiensi anggaran. Anjas menyebut kondisi ini harus disikapi dengan kebijakan penghematan di setiap sektor. “Kami menyarankan pemerintah untuk bisa merampingkan kegiatan […]

  • Bank Sampah Kalpataru Bukit Pelangi Jadi Model Pengelolaan Limbah Anorganik di Kutim

    Bank Sampah Kalpataru Bukit Pelangi Jadi Model Pengelolaan Limbah Anorganik di Kutim

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur-Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus berinovasi dalam memperkuat sistem pengelolaan sampah di kawasan perkantoran. Salah satu langkah terobosan yang kini dijalankan adalah pengembangan Bank Sampah Kalpataru di kawasan Bukit Pelangi, Sangatta Utara. Pejabat Pengawas Lingkungan Hidup Daerah (PPLHD) DLH Kutim, Dewi, menyebut program ini menjadi model pengelolaan limbah anorganik yang […]

  • Pemanfaatan Biomassa Sawit untuk Energi Terbarukan di Kutim

    Pemanfaatan Biomassa Sawit untuk Energi Terbarukan di Kutim

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur-Bupati Kutai Timur, Ardiansyah, menegaskan bahwa Kutim memiliki potensi besar untuk mengembangkan energi terbarukan berbasis biomassa kelapa sawit. “Kita memiliki sumber daya energi yang melimpah dari biomassa sawit, namun saat ini sebagian besar masih digunakan internal perusahaan,” kata Ardiansyah,Selasa(18/11/2025). Ia menambahkan, pemerintah mendorong perusahaan agar membuka akses energi bagi masyarakat melalui jaringan PLN. “PLN […]

  • Disbun Kutim Dorong Percepatan ISPO, Lindungi Harga TBS Petani Swadaya

    Disbun Kutim Dorong Percepatan ISPO, Lindungi Harga TBS Petani Swadaya

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Dinas Perkebunan Kabupaten Kutai Timur (Disbun Kutim) terus menggenjot sosialisasi sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) bagi pekebun swadaya. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi pemberlakuan wajib (mandatori) ISPO pada tahun 2029, sekaligus melindungi petani dari anjloknya harga Tandan Buah Segar (TBS). Penelaah Teknik Kebijakan Disbun Kutim, Nurul Aliah, menjelaskan bahwa pasar kelapa […]

expand_less