Breaking News
light_mode
Beranda » Pemerintahan » Guru PAUD Dikirim Kuliah, Pemkab Kutim Genjot Kualitas SDM

Guru PAUD Dikirim Kuliah, Pemkab Kutim Genjot Kualitas SDM

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kutai Timur – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) terus menunjukkan keseriusan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui berbagai program pendidikan dan beasiswa berkelanjutan.

Salah satu fokus utama pemerintah adalah peningkatan kompetensi guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang dianggap sebagai ujung tombak pembentukan karakter generasi muda.

Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, mengungkapkan bahwa pada tahun 2024, Pemkab telah mengirim sedikitnya 450 guru PAUD untuk melanjutkan pendidikan sarjana (S1) bidang PAUD bekerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi ternama, termasuk Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).

“Kita ingin semua guru PAUD memiliki kualifikasi sarjana sesuai amanat wajib belajar 13 tahun dan standar nasional pendidikan,” ujarnya, Rabu (26/11/2025)

Menurut Ardiansyah, kebijakan ini sejalan dengan regulasi pemerintah pusat yang menuntut tenaga pendidik memiliki kompetensi akademik dan pedagogik yang memadai.

“Pendidikan usia dini adalah pondasi karakter bangsa. Maka gurunya harus dibekali ilmu, metodologi, dan wawasan yang kuat agar mampu mencetak generasi berkualitas,” tambahnya.

Selain bagi guru, Pemkab Kutim juga terus memperluas program beasiswa Kutin Tuntas, Beasiswa Stimulan, dan Beasiswa Kutim Emas yang diberikan kepada pelajar berprestasi maupun anak dari keluarga kurang mampu.

“Kami ingin tidak ada anak di Kutai Timur yang putus sekolah karena alasan biaya,” tegasnya.

Bupati turut mengapresiasi dukungan dari perusahaan swasta seperti PT Kaltim Prima Coal (KPC) dan BSN Kutim yang ikut memberikan beasiswa hingga jenjang perguruan tinggi, bahkan ke luar negeri.

“Semua ini bagian dari visi besar kita untuk membangun SDM unggul menuju Kutim Hebat 2045,” katanya.

Ardiansyah menegaskan, peningkatan SDM merupakan investasi jangka panjang bagi daerah.

“Kalau SDM kita kuat, ekonomi, pemerintahan, dan pembangunan pasti ikut maju,” pungkasnya.(Adv/Kominfo)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua Fraksi Nasdem Soroti Serapan Rendah APBD Kutai Timur 2024

    Ketua Fraksi Nasdem Soroti Serapan Rendah APBD Kutai Timur 2024

    • calendar_month Jumat, 15 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Sangatta – Ketua Fraksi Nasdem DPRD Kutai Timur, Kajan Lahang, mengkritisi rendahnya serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kutai Timur Tahun 2024 menjelang akhir tahun. Hingga saat ini, serapan anggaran baru mencapai 20,25 persen atau Rp1,847 triliun dari total alokasi sebesar Rp9,123 triliun. Kajan menyebut angka tersebut masih jauh dari yang diharapkan, terutama dengan […]

  • Pemerintah Kutim Tambah 250 Hektare Lahan Pisang Kepok Grecek

    Pemerintah Kutim Tambah 250 Hektare Lahan Pisang Kepok Grecek

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus memperkuat sektor hortikultura, salah satunya melalui pengembangan pisang kepok grecek sebagai komoditas unggulan. Kabid Hortikultura DTPHP Kutim, Wahyudi Noor, mengungkapkan selama periode 2023 hingga 2024, pemerintah berhasil menambah luasan tanam sekitar 250 hektare. “Selama dua tahun terakhir kami terus memberikan bantuan dan motivasi kepada petani. Luas […]

  • Komisi D DPRD Kutim Gelar Rapat Kerja dengan Disdikbud dan Dinas Kesehatan untuk Tingkatkan Pelayanan Publik

    Komisi D DPRD Kutim Gelar Rapat Kerja dengan Disdikbud dan Dinas Kesehatan untuk Tingkatkan Pelayanan Publik

    • calendar_month Selasa, 5 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SANGATTA. Komisi D DPRD Kutai Timur (Kutim) akan mengadakan rapat kerja dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) serta Dinas Kesehatan Kutim. Pertemuan ini bertujuan untuk membahas sejumlah isu krusial di bidang pendidikan dan kesehatan yang berpengaruh langsung terhadap kualitas pelayanan kepada masyarakat. Ketua Komisi D DPRD Kutim, Julfansyah, menyampaikan rencana ini kepada awak media setelah […]

  • Angga Redi, Bidik Kadin Kutim sebagai     Pilar Ekonomi dan Rumah Besar Pengusaha Lokal

    Angga Redi, Bidik Kadin Kutim sebagai Pilar Ekonomi dan Rumah Besar Pengusaha Lokal

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Kaltim12
    • 0Komentar

    Kaltim12.com,KUTIM – Angga Redi Niata menegaskan komitmennya untuk membawa Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menjadi pilar utama penggerak ekonomi daerah sekaligus rumah besar bagi para pengusaha lokal. Hal itu disampaikannya usai mengembalikan formulir pendaftaran sebagai bakal calon Ketua Kadin Kutim periode 2026–2031. Dalam keterangannya, Angga menyebut Kadin harus mampu mengambil peran […]

  • Sengketa Lahan PT BAS Mandek Hampir 10 Tahun, DPRD Kutim Desak Laporan Penyelesaian

    Sengketa Lahan PT BAS Mandek Hampir 10 Tahun, DPRD Kutim Desak Laporan Penyelesaian

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    www.kaltim12.com/,KUTIM – Sengketa lahan seluas sekitar 1.200 hektare yang melibatkan PT Bima Agri Sawit (PT BAS) dan petani dari 11 kelompok tani di Kecamatan Karangan, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), kembali mencuat. Konflik agraria yang telah berlangsung hampir satu dekade itu dinilai belum menunjukkan kejelasan penyelesaian. Persoalan tersebut menjadi perhatian serius DPRD Kutim. Melalui Komisi C, […]

  • Trisno: Setiap Konflik Pertanahan Punya Pola Penanganan Berbeda

    Trisno: Setiap Konflik Pertanahan Punya Pola Penanganan Berbeda

    • calendar_month Rabu, 7 Okt 2026
    • account_circle Redaksi Kaltim12
    • 0Komentar

    SANGATTA.  Konflik pertanahan khususnya perusahan dan masyarakat sekitar, seperti transmigrasi atau warga lokal, diakui memang banyak di Kutai Timur (Kutim). Namun kasusnya berbeda-beda, sehingga pola penangannya juga berbeda. Demikian dikatakan Asisten Pemerintahan umum dan Kesra Trisno, Stp. “Konflik pertanahan antara perusahan dan masyarakat, seperti dengan transmigrasi memang banyak di Kutim. Tapi pola kasusnya beda, sehingga […]

expand_less