Breaking News
light_mode
Beranda » Pemerintahan » Berdayakan Sarjana Lokal, Desa Benua Baru Kebut Pembangunan Koperasi Merah Putih

Berdayakan Sarjana Lokal, Desa Benua Baru Kebut Pembangunan Koperasi Merah Putih

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kutai Timur – Pemerintah Desa Benua Baru, Kecamatan Muara Bengkal, tengah mengakselerasi kemandirian ekonomi desa melalui pembentukan Koperasi Merah Putih. Langkah ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pemberdayaan sumber daya manusia (SDM) lokal, khususnya para sarjana muda.

Kepala Desa Benua Baru, Ahmad Benny, mengungkapkan bahwa progres pembentukan koperasi menunjukkan perkembangan positif, baik dari sisi administrasi maupun infrastruktur gerai.

“Kalau di tahapan kita itu sudah sampai legalitas ke Notaris. Saat ini juga lagi proses pembangunan pondasi untuk gerainya,” ujar Benny,Selasa (25/11/2025).

Koperasi ini direncanakan menjadi pusat distribusi kebutuhan vital masyarakat, mulai dari gas LPG bersubsidi, pupuk, sembako, hingga obat-obatan. Namun, pihak desa masih menunggu regulasi dan koordinasi intensif dengan Dinas Koperasi Kabupaten agar bisa mendapatkan akses sebagai agen resmi, bukan sekadar sub-agen.

“Sementara amanat mereka kan ada apoteker di situ untuk obat-obatan, terus LPG, pupuk, dan sembako. Kemungkinan ada di arah seperti itu, cuma kita masih tunggu arahan,” jelasnya.

Kunci utama pengembangan koperasi ini terletak pada pelibatan pemuda desa. Benny menegaskan komitmennya untuk merekrut mahasiswa yang telah menyelesaikan studi di kota untuk kembali membangun desa, alih-alih mencari pekerjaan di luar.

“Kita perdayakan sumber daya manusia dari desa. Saya lagi mengenjot adik-adik mahasiswa yang sudah selesai studinya,” tegas Benny.

Ia berharap para sarjana ini dapat menerapkan ilmu modern yang didapat di bangku kuliah untuk menciptakan inovasi bisnis di kampung halaman mereka sendiri.

“Ayo coba berbenah, keluarkan ide-ide berlian dan inovasi kalian. Laboratorium kalian ini adalah koperasi, silakan bereksperimen di situ,” pungkasnya.(Adv/Kominfo)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pematangan Lahan Sekolah Rakyat Dilakukan Swakelola PUPR  

    Pematangan Lahan Sekolah Rakyat Dilakukan Swakelola PUPR  

    • calendar_month Minggu, 4 Okt 2026
    • account_circle Redaksi Kaltim12
    • 0Komentar

    Sangatta – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kutai Timur (Kutim) Tabrani Aji ST mengakui penugasan pemerintah dalam pematangan lahan untuk pembangunan sekolah rakyat di Kutim. “PUPR menerima penugasan pematangan lahan untuk lokasi pembangunan sekolah rakyat di Jalan Simono, Sangatta Utara,” katanya. Karena pekerjaannya mendesak, untuk itu  pekerjaan dilakukan dengan cara swakelola di […]

  • Harga Kakao di Kutim Masih Tinggi, Disbun: Wajib Fermentasi untuk Kualitas Terbaik

    Harga Kakao di Kutim Masih Tinggi, Disbun: Wajib Fermentasi untuk Kualitas Terbaik

    • calendar_month Minggu, 23 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Komoditas kakao di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus menunjukkan tren harga yang positif dalam dua tahun terakhir. Dinas Perkebunan (Disbun) Kutim mencatat harga biji kakao kering saat ini berada di kisaran yang sangat menguntungkan petani, meskipun mengalami sedikit fluktuasi jika dibandingkan puncak harga pada tahun 2024 lalu. Kepala Bidang Usaha, Pengolahan, dan […]

  • DPPKB Kutim Ajak Pakar Pencegahan Stunting pada Anak dengan HIV/AIDS

    DPPKB Kutim Ajak Pakar Pencegahan Stunting pada Anak dengan HIV/AIDS

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) bekerja sama dengan para pakar untuk menyosialisasikan pencegahan stunting, terutama pada anak dengan HIV/AIDS. Kepala DPPKB Kutim, Achmad Junaidi, menjelaskan bahwa dalam upaya menekan angka stunting, pihaknya juga berfokus pada anak-anak dengan HIV/AIDS karena mereka memiliki risiko stunting yang lebih tinggi. […]

  • DPRD Kutim Soroti Penurunan Profit Sharing, Nilai Turun Drastis dari Tahun ke Tahun

    DPRD Kutim Soroti Penurunan Profit Sharing, Nilai Turun Drastis dari Tahun ke Tahun

    • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Wakil Ketua I DPRD Kutai Timur, Sayyid Anjas, menyoroti penurunan signifikan pada pos pendapatan daerah dari sektor profit sharing atau bagi hasil keuntungan perusahaan tambang. Penurunan ini menjadi perhatian serius Badan Anggaran (Banggar) dalam pembahasan APBD 2025. Menurut Anjas, rapat Banggar kali ini sudah berjalan dua hari dan masih fokus membahas komponen […]

  • Wagub Kaltim Dukung Penuh Wadab Ekraf Kaltim Kembangkan Ekonomi Kreatif

    Wagub Kaltim Dukung Penuh Wadab Ekraf Kaltim Kembangkan Ekonomi Kreatif

    • calendar_month Rabu, 2 Jul 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SAMARINDA – Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, menyatakan dukungan penuh terhadap pengembangan sektor ekonomi kreatif di daerahnya melalui kolaborasi bersama Wadah Ekraf Kaltim. Dukungan ini diharapkan mampu mendorong potensi generasi muda sekaligus memperkuat posisi Kaltim dalam peta ekonomi kreatif nasional. “Ekonomi kreatif memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah, khususnya dalam menciptakan lapangan kerja baru […]

  • Masyarakat Ikuti Rakor Pengelolaan Cagar Budaya – Sejarah Kutim

    Masyarakat Ikuti Rakor Pengelolaan Cagar Budaya – Sejarah Kutim

    • calendar_month Kamis, 17 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    www.kaltim12.com/, Bengalon – Keterliatan masyarakat dalam menata kajian sejarah dan kewilayahan harus dilibatkan secara penuh, agar esensi nilai-nilai yang muncul kepermukaan tidak jauh atau bahkan tak melekat pada masyarakat di lokasi tersebut. Di Bengalon ada beberapa cagar budaya yang berkaitan erat dengan sejarah awal perkembangan pemukiman dan penduduk, di wilayah tersebut seja era jaman penjajahan […]

expand_less