Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Fraksi PKS Sampaikan Catatan Kritis pada RAPBD Kutim 2026

Fraksi PKS Sampaikan Catatan Kritis pada RAPBD Kutim 2026

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kutai Timur – Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kutai Timur menyampaikan Pandangan Umum terhadap Rancangan APBD Tahun Anggaran 2026 dalam Rapat Paripurna ke-XIII, Senin (25/11/2025). Ketua Fraksi PKS, Akbar Tanjung, SP, menegaskan bahwa fraksinya mendukung penyusunan anggaran selama alokasi belanja diarahkan secara efektif dan berpihak kepada masyarakat.

“Kami pada prinsipnya mendukung upaya pemerintah dalam menyusun anggaran yang memberikan manfaat nyata bagi rakyat,” ujar Akbar, Selasa (25/11/2025)

Ia mengapresiasi proyeksi pendapatan daerah sebesar Rp5,736 triliun, termasuk pendapatan transfer yang mencapai Rp5,212 triliun, dan menilai tema RKPD 2026 telah sejalan dengan kebutuhan pembangunan. Meski demikian, Fraksi PKS memberikan sejumlah catatan kritis.

Pertama, PKS menyoroti perlunya penajaman dan efisiensi belanja, terutama belanja operasional, belanja modal, dan belanja hibah. “Setiap pos belanja harus benar-benar dievaluasi agar tidak terjadi pemborosan,” tegasnya.

Kedua, PKS meminta optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya melalui pendataan ulang kendaraan operasional perusahaan serta percepatan digitalisasi tiket destinasi wisata. Langkah ini dinilai penting untuk memperbaiki kontribusi PAD dari sektor-sektor potensial.

Ketiga, fraksi menekankan pentingnya penyelesaian kebutuhan dasar, di antaranya elektrifikasi 13 desa dan penyediaan air bersih untuk 41 desa. Pola pembiayaan sektor pendidikan juga diminta lebih diarahkan pada peningkatan kapasitas guru.

Fraksi PKS juga mendorong pengawasan yang lebih ketat terhadap Program Rp250 juta per RT melalui pembentukan tim pendamping khusus agar pelaksanaannya di 1.860 RT tetap sesuai aturan.

Akbar turut meminta agar proyek multiyears dapat segera dimulai pada awal tahun anggaran. “Jika tahap awal terlambat, maka penyelesaian proyek dan serapan anggaran ikut terhambat,” katanya.

Fraksi PKS menegaskan dukungan terhadap RAPBD 2026 dengan harapan seluruh catatan tersebut menjadi perhatian dalam pembahasan lanjutan.(Adv/DPRD)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Kutim Pastikan Proyek Multiyears Tetap Ada, Fokus pada Prioritas dan Kualitas

    DPRD Kutim Pastikan Proyek Multiyears Tetap Ada, Fokus pada Prioritas dan Kualitas

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Ketua Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah, memastikan bahwa program proyek kontrak tahun jamak (Multi-Years Contract / MYC) akan tetap menjadi bagian dari agenda pembangunan daerah dalam tiga tahun mendatang. Namun, implementasinya akan melalui perombakan sistem yang signifikan menyusul evaluasi terhadap pelaksanaan periode sebelumnya. “Proyek multiyears pasti […]

  • Seorang Pelajar Tenggelam di Sungai Batu Balai, Polsek Muara Bengkal Gerak Cepat Lakukan Pencarian

    Seorang Pelajar Tenggelam di Sungai Batu Balai, Polsek Muara Bengkal Gerak Cepat Lakukan Pencarian

    • calendar_month Sabtu, 12 Sep 2026
    • account_circle Redaksi Kaltim12
    • 0Komentar

    MUARA BENGKAL – Kepolisian Sektor (Polsek) Muara Bengkal bergerak cepat menangani laporan seorang pelajar yang tenggelam di Sungai Batu Balai, RT 01, Desa Batu Balai, Kecamatan Muara Bengkal, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Jumat (11/9/2026). Korban diketahui bernama Abdul Efal, pelajar kelahiran Loa Janan, 25 Mei 2009. Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 16.30 WITA saat […]

  • Open Race 2022 IMI Kutim Naikkan Adrenalin Warga

    Open Race 2022 IMI Kutim Naikkan Adrenalin Warga

    • calendar_month Sabtu, 19 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    www.kaltim12.com/, Sangatta – Adrenalin Masyarakat Kutai Timur naik gegara Ikatan Motor Indonesia (IMI) menyuguhkan Event Open Race 2022, yang digelar di jalur lintas jalan Komplek Perkantoran Bukit Pelangi Sangatta pada 19-20 November 2022. Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang dalam acara pembukaan menyebutkan, kejuaraan road race balapan bergengsi tersebut dihelat di sirkuit non permanen, sebagai ajang […]

  • Tekan Inflasi DKP Rencanakan Perlinsos untuk Nelayan

    Tekan Inflasi DKP Rencanakan Perlinsos untuk Nelayan

    • calendar_month Rabu, 2 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    www.kaltim12.com/, Sangatta – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Kutai Timur merencanakan, untuk memanfaatkan Program Perlindungan Sosial (Perlinsos) untuk membantu penanganan inflasi terhadap kelompok nelayan. Kepala DKP Suriansyah pada Rabu (2/11/2022) menerangkan, hal ini bersamaan dengan kepentingan dalam menangani inflasi di daerah. Terlebih adanya kebijakan berkaitan menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), membuat beberapa kelompok […]

  • Polsek Kongbeng dan Tim Gabungan Padamkan Api di Gunung Gajah

    Polsek Kongbeng dan Tim Gabungan Padamkan Api di Gunung Gajah

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
    • account_circle Redaksi Kaltim12
    • 0Komentar

    Kongbeng – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali ditemukan di wilayah Gunung Gajah, Desa Miau Baru, Kecamatan Kongbeng, Kabupaten Kutai Timur, Rabu (9/9/2026). Petugas gabungan dari Polsek Kongbeng, dua personel BKO Brimob Polda Kaltim, BPBD, dan tim Damkar DSN langsung melakukan peninjauan serta upaya pemadaman setelah menemukan titik api saat patroli Karhutla pukul 16.00 WITA. […]

  • Masyarakat Ikuti Rakor Pengelolaan Cagar Budaya – Sejarah Kutim

    Masyarakat Ikuti Rakor Pengelolaan Cagar Budaya – Sejarah Kutim

    • calendar_month Kamis, 17 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    www.kaltim12.com/, Bengalon – Keterliatan masyarakat dalam menata kajian sejarah dan kewilayahan harus dilibatkan secara penuh, agar esensi nilai-nilai yang muncul kepermukaan tidak jauh atau bahkan tak melekat pada masyarakat di lokasi tersebut. Di Bengalon ada beberapa cagar budaya yang berkaitan erat dengan sejarah awal perkembangan pemukiman dan penduduk, di wilayah tersebut seja era jaman penjajahan […]

expand_less