Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » DPRD Kutim Minta Pengadaan Dikembalikan ke SKPD, PPBJ Akui Kewalahan

DPRD Kutim Minta Pengadaan Dikembalikan ke SKPD, PPBJ Akui Kewalahan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kutai Timur – Proses pengadaan barang dan jasa di Kutai Timur kembali menjadi sorotan setelah DPRD Kutim menerima laporan langsung dari Panitia Pengadaan Barang dan Jasa (PPBJ) yang mengaku kewalahan menangani ribuan paket lelang yang harus diselesaikan tahun ini.

Anggota DPRD Kutim, Rahmadani, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan pertemuan resmi dengan PPBJ untuk menanyakan lambannya proses lelang yang dikhawatirkan tidak bisa tuntas sesuai batas waktu yang tersisa. Menurutnya, pernyataan PPBJ cukup mengkhawatirkan karena mereka bekerja dengan jumlah personel sangat terbatas. “Kami sudah melakukan pertemuan dengan PPBJ terkait proses lelang yang berjalan lambat. Mereka mengakui kewalahan karena kekurangan tenaga, sementara waktu yang tersisa untuk menyelesaikan seluruh lelang tinggal sehari,” terang Rahmadani, Kamis (13/11/2025)

Ia menyebut, salah satu penyebab utama adalah minimnya pegawai bersertifikat yang dikirim Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ke PPBJ. Selama ini, hanya sekitar 10 orang yang dilibatkan untuk mengurus keseluruhan paket lelang lintas dinas. “Bayangkan saja, dari semua dinas hanya mengirim sekitar 10 orang bersertifikasi ke PPBJ. Dengan jumlah paket yang begitu besar tentu tidak sebanding,” ujarnya.

Rahmadani mencontohkan Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) yang memiliki sekitar 5.400 paket pengadaan. Jumlah itu dianggap tidak realistis jika harus ditangani hanya oleh segelintir orang.

“Contoh Perkim dengan 5.400 paket. Kalau hanya dikerjakan 10 orang, berarti satu orang harus menyelesaikan sekitar 500 paket. Secara logika memang tidak mungkin tercapai,” tambahnya.

Atas kondisi itu, DPRD Kutim menyarankan agar mekanisme pengadaan tertentu dikembalikan ke OPD masing-masing untuk mempercepat proses. Alternatif lainnya, OPD diminta menambah tenaga pendukung agar PPBJ tidak menangani beban kerja yang terlalu besar. Rahmadani menegaskan, bila PPBJ benar-benar tidak mampu menuntaskan seluruh paket lelang, DPRD akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerjanya.

“Kalau memang tidak terselesaikan semua, tentu akan kami evaluasi. Itu berarti PPBJ tidak mampu menjalankan tugasnya,” katanya.

Namun demikian, DPRD masih memberikan ruang bagi PPBJ untuk menuntaskan seluruh proses pengadaan. Ia menyebut, berdasarkan komunikasi dengan Ketua DPRD Kutim, Jimmi, lembaga legislatif sepakat memberikan tambahan waktu agar PPBJ bisa menyelesaikan lelang tanpa menimbulkan masalah administratif di kemudian hari. “Karena kalau tidak selesai, ini bisa jadi penilaian buruk dari pemerintah pusat. Bisa saja mereka bilang, ‘diberi anggaran segini saja tidak mampu dikelola’, apalagi kalau anggaran lebih besar. Implikasinya bisa panjang,” jelasnya. (Adv/DPRD)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus Pelecehan Seksual Kembali Guncang Kutim, Terlapor Diduga Masih Kerabat

    Kasus Pelecehan Seksual Kembali Guncang Kutim, Terlapor Diduga Masih Kerabat

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Kasus dugaan pelecehan seksual kembali menyeruak di Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Seorang oknum dilaporkan ke Polres Kutim setelah diduga melakukan pelecehan terhadap empat orang, tiga di antaranya masih memiliki hubungan keluarga dengan terlapor. Kuasa hukum korban, I Kadek Indra Kusuma Wardana, menyebut keberanian korban melapor merupakan langkah penting untuk membongkar kasus yang […]

  • Diduga Induk dan Anak, Beruang Madu Makin Sering Muncul di Permukiman Warga

    Diduga Induk dan Anak, Beruang Madu Makin Sering Muncul di Permukiman Warga

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    www.kaltim12.com/,KUTIM – Warga Desa Marah Haloq, Kecamatan Telen, kembali dibuat resah dengan kemunculan beruang madu yang semakin sering terlihat di sekitar permukiman. Satwa liar tersebut bahkan dilaporkan mendekati rumah warga dalam beberapa hari terakhir. Kemunculan beruang ini diketahui bukan pertama kali terjadi. Berdasarkan keterangan warga dan pemerintah desa, keberadaan satwa tersebut sudah terpantau sejak menjelang […]

  • Sempat Hanguskan 1 Hektare Lahan di Sangatta Utara, Api Akhirnya Berhasil Dipadamkan

    Sempat Hanguskan 1 Hektare Lahan di Sangatta Utara, Api Akhirnya Berhasil Dipadamkan

    • calendar_month Minggu, 13 Sep 2026
    • account_circle Redaksi Kaltim12
    • 0Komentar

    Sangatta – Kebakaran lahan dan semak belukar kembali terjadi di wilayah Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur, Sabtu (12/9/2026). Kebakaran kali ini merupakan lanjutan dari kejadian sebelumnya di kawasan Gg. Padat Karya RT 46 yang merembet menuju perkebunan aren di Jalan Pendidikan Gg. Mayana RT 46, Desa Sangatta Utara. Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 13.53 […]

  • Sherina Salsabila Dinobatkan sebagai Pelajar Kesenian Kaltim 2026

    Sherina Salsabila Dinobatkan sebagai Pelajar Kesenian Kaltim 2026

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    www.kaltim12.com/,SAMARINDA – Nama Sherina Salsabila, siswi SMK Plus Melati Samarinda, kini menjadi sorotan setelah berhasil meraih gelar Pelajar Kesenian Kalimantan Timur 2026 dalam ajang Putera Puteri Pelajar Kaltim 2026. Prestasi ini menjadi bukti bahwa talenta seni pelajar daerah mampu bersaing dan bersinar di tingkat provinsi. Bagi Sherina, ajang Putera Puteri Pelajar Kaltim bukan sekadar kompetisi, […]

  • Kasmidi : Perlinsos Bentuk Perhatian Pemkab Pada Nelayan

    Kasmidi : Perlinsos Bentuk Perhatian Pemkab Pada Nelayan

    • calendar_month Kamis, 17 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kaltim12.co, Sangatta – Penyerahan bantuan perlindungan sosial (Perlinsos) yang dilakukan oleh Pemkab Kutim melalui Dinas Kelautan dan Perikanan pada Selasa (14/11/2022) lalu. Dilakukan sebagai bentuk perhatian pemerintah kabupaten dalam menunjang kemajuan di sektor kelautan yang menyentuh sasaran langsung pada nelayan. “Bantuan diberikan pada kelompok nelayan yang ada di 7 kecamatan, tentu kecamatan yang lokasinya berdekatan […]

  • Tak Sekedar Bicara, Tapi Menginspirasi : Kisah Perempuan Kutim di Pelatihan Public Speaking

    Tak Sekedar Bicara, Tapi Menginspirasi : Kisah Perempuan Kutim di Pelatihan Public Speaking

    • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Bicara di depan umum bukan lagi sekadar menyampaikan pesan, tetapi menjadi alat untuk menginspirasi dan menggerakkan. Hal inilah yang tercermin dalam pelatihan public speaking yang digelar di Hotel Royal Victoria, Sangatta, Kutai Timur, Jumat 01 Agustus 2025. Sebanyak 25 perempuan dari berbagai latar belakang mengikuti pelatihan yang diprakarsai oleh Yohana Fransiska, pendiri […]

expand_less