Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Proyek Multi Years Di Kutim Dinilai Tidak Melalui Perencanaan Matang

Proyek Multi Years Di Kutim Dinilai Tidak Melalui Perencanaan Matang

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 2 Mei 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KALTIM12,Sangatta – Anggota DPRD Kutim Alfian Aswad Menyoroti Lambatnya proyek yang didanai dengan pola kontrak tahun jamak (multi years contract/MYC).

Menurutnya,  hingga saat ini progres MYC ini belum terlihat padahal DPRD sudah menyetujui anggaran proyek tersebut.”Sudah disetujui, tinggal kami (DPRD Kutim) mengAnggu hasil dari Pemkab. Seharusnya itu sudah berjalan,”ungkap Alfian saat di temui Wartakutim.com di ruang kerjanya, Selasa (02/05/2023).

Ia menambahkan, anggaran proyek MYC 2023 mencapai Rp1,3 trillium, seharusnya sudah bisa berjalan karena sudah mendapatkan persetujuan dari DPRD Kutim. Hingga, saat ini proses tender belum berjalan, seharusnya dinas terkait sudah melakukan tender sejak, apalagi ini sudah memasuki triwulan kedua.

“Teman teman dewan saya, banyak mempertanyakan itu, “kenapa belum di realisasikan”, padahal sudah disetujui. Kami menunggu pihak Pemkab sudah memulai dari proses tender,dan sudah tayang di LPSE, tetapi belum tayang sama sekali  hingga menghambat pelaksaan di lapangan,”ungkapanya.

Lebih lanjut ia menilai, pemkab belum siap untuk proyek MCY 2023 ini dan tidak ada perencanaan matang, tiap kali dipertanyakan ke pihak pemkab Kutim, selalu berdalih masih ada perbaikan dan perubahan dalam proses tender.

“Sudah capek DPRD Kutim mempertanyakan hal itu. Seharusnya MCY itu ini sudah bisa tayang. Ini masih ada perbaikan atau revisi. Artinya ini persiapannya tidak matang,”kata anggota Fraksi Demokrat tersebut.

Ke depan penganggaran akan disesuaikan dengan progress pembangunan dengan kata lain berbanding lurus dengan prestasi di lapangan. Harusnya ini jadi evaluasi Pemkab Kutim.

Keterlabatan ini, kata mantan ketua DPRD kutim ini, sangat menghambat proses pembanguna di Kutim dan juga berdampak di masyarakat. “Bisa di lihat sendiri di lapangan apa kah MCY itu sudah berjalan, dengan lambatnya proses pengerjaan ini tentu juga di pertanyakan masyarakat, kami akan terus mengawal ini,” tutupnya (Adv/Wal)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Ardiansyah Sulaiman Lantik Pengurus FKDM Kutim

    Bupati Ardiansyah Sulaiman Lantik Pengurus FKDM Kutim

    • calendar_month Senin, 8 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SANGATTA – Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman Melantik dan mengukuhkan pengurus Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kutim priode 2023- 2028. Acara Pelantikan tersebut di gelar di ruang pertemuan Meranti, kantor bupati Kutai Timur pada Senin Senin (8/5/2023). Pelantikan tersebut berdasarkan SK Bupati Kutim Nomor: SK /200/K.273/2023 Tanggal 30 Maret 2023 Tentang Pembentukan Forum Kewaspadaan Dini […]

  • Dorong Ketahanan Pangan, STIPER dan Polres Kutim Kelola Puluhan Hektare Lahan Produktif

    Dorong Ketahanan Pangan, STIPER dan Polres Kutim Kelola Puluhan Hektare Lahan Produktif

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    www.kaltim12.com/,KUTIM – Upaya memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Kutai Timur terus digencarkan melalui kolaborasi lintas sektor. Salah satunya dengan memanfaatkan lahan produktif yang melibatkan kalangan akademisi, aparat, hingga perusahaan swasta. Program ini dijalankan melalui kerja sama antara Polres Kutai Timur dan Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIPER) Kutai Timur dalam pengelolaan lahan di area milik PT […]

  • Separuh dari Proyek MYC Kutim Difokuskan untuk Peningkatan Jalan Antar Kecamatan

    Separuh dari Proyek MYC Kutim Difokuskan untuk Peningkatan Jalan Antar Kecamatan

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menegaskan komitmennya untuk memperkuat konektivitas antarwilayah melalui pembangunan infrastruktur jalan berskala besar. Dalam rancangan Multi Years Contract (MYC) periode 2026–2028, sekitar setengah dari total 32 proyek diarahkan khusus untuk peningkatan dan pembangunan jalan baru. Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setkab Kutim, Noviari Noor, menyampaikan bahwa terdapat […]

  • Anak Disabilitas Perlu Ruang Ekspresi dalam Event Pemerintah Agar Tidak Merasa Tersisih

    Anak Disabilitas Perlu Ruang Ekspresi dalam Event Pemerintah Agar Tidak Merasa Tersisih

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Kepala DP3A Kutai Timur, Idham Kholid, kembali menegaskan pentingnya memberi ruang bagi anak-anak disabilitas dalam setiap kegiatan pemerintah. Dalam FGD PUG di Sangatta, ia menyampaikan bahwa anak-anak dengan keterbatasan fisik maupun intelektual sering terabaikan dalam event-event OPD. Ia meminta agar seluruh OPD mulai membuka kesempatan bagi mereka untuk tampil dalam kegiatan resmi, […]

  • Yayasan GVF Berikan Kursi ke Penyandang Disabilitas di Kutim

    Yayasan GVF Berikan Kursi ke Penyandang Disabilitas di Kutim

    • calendar_month Sabtu, 20 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SANGATTA – Yayasan Kampung Sedunia atau Global Village Foundation (GVF) berkolaborasi dengan Badan Amil Zakat Nasional Kutai Timur (Baznas Kutim) untuk membagikan bantuan kursi roda khusus kepada 40 anak penyandang disabilitas di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) dan Kota Bontang pada tanggal 20 Mei 2023. Acara tersebut diadakan di Resto Agra Rasa, Jalan Yos Sudarso 3, […]

  • Bantu Pemerintah Penuhi Kebutuhan Pangan, Kades Teluk Pandan Ingin Perluas Lahan Sawah

    Bantu Pemerintah Penuhi Kebutuhan Pangan, Kades Teluk Pandan Ingin Perluas Lahan Sawah

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle Redaksi Kaltim12
    • 0Komentar

    SANGATTA. Kepala Desa Teluk Pandan Andi Herman Fadli mengakui ingin mmebantu pemerintah untuk memenuhi kebutuhan pangan, terusama beras bagi masyarakat Kutai Timur (Kutim). Sebab potensi lahan di desa mereka cukup luas, namun belum dimaksimalkan. “Lahan potensial untuk percetakan sawah di Teluk Pandan cukup luas. Yang selama ini dikelola, termasuk untuk wilayah pariwisata sawah, itu awalnya […]

expand_less