Breaking News
light_mode
Beranda » Pemerintahan » Posyandu 6 SPM Mulai Diterapkan, Basuni Tegaskan Peran Desa Sangat Menentukan

Posyandu 6 SPM Mulai Diterapkan, Basuni Tegaskan Peran Desa Sangat Menentukan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kutai Timur – Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPemdes) Kutai Timur, Muhammad Basuni, menegaskan bahwa penguatan Posyandu menjadi salah satu program penting yang saat ini terus didorong pemerintah daerah. Tidak lagi hanya berfokus pada layanan kesehatan, Posyandu kini dikembangkan menjadi pusat pelayanan terpadu yang mencakup enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) di tingkat desa dan RT.

Basuni menjelaskan, perubahan konsep Posyandu ini menuntut peran lebih besar dari pemerintah desa. Jika sebelumnya Posyandu identik dengan penimbangan balita dan pemeriksaan ibu hamil, kini cakupan pelayanannya meluas hingga sektor keamanan, perumahan rakyat, lingkungan, hingga pemenuhan layanan dasar lainnya.

“Posyandu sekarang tidak lagi hanya kesehatan. Ada enam SPM yang harus dibentuk dan diaktifkan di setiap RT. Ini mencakup keamanan, perumahan, hingga pelayanan sosial lain yang menjadi kebutuhan warga”,ujar Basuni, Selasa (18/11/2025)

Ia menekankan bahwa pemerintah desa memiliki peran sentral dalam memastikan program ini berjalan. Sebab, sebagian besar pembiayaan dan pengelolaan Posyandu 6 SPM masuk dalam anggaran desa, baik melalui Dana Desa (DD), Alokasi Dana Desa (ADD), maupun sumber pendapatan lain yang dimiliki desa. Kondisi ini, kata Basuni, menjadi tantangan tersendiri mengingat tidak semua desa memiliki kemampuan manajerial dan anggaran yang sama.

Basuni mengakui bahwa implementasi program ini tidak mudah. Di beberapa desa, sektor kesehatan saja sudah “tertati-tati”, belum maksimal. Sekarang desa harus mengelola enam layanan sekaligus. “Memang agak sulit, tetapi ini keharusan. Maka kami terus melakukan sosialisasi dan pendampingan di lapangan,” tegasnya.

Ia menambahkan, pemerintah daerah mendorong agar setiap desa segera membentuk struktur dan mekanisme kerja Posyandu 6 SPM, sehingga masyarakat dapat menikmati pelayanan yang lebih lengkap dan terintegrasi. Dengan anggaran desa yang semakin besar dan sumber pendapatan yang semakin beragam, Basuni optimistis desa mampu menjalankan amanah ini asalkan pengelolaan dilakukan secara terarah dan berkelanjutan.

“Kuncinya adalah komitmen desa. Jika desa serius, Posyandu 6 SPM bisa menjadi fondasi pelayanan publik yang jauh lebih kuat,” tutupnya.(Adv/Kominfo)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polsek Teluk Pandan Bongkar Dugaan Transaksi Sabu, Tiga Orang Diamankan

    Polsek Teluk Pandan Bongkar Dugaan Transaksi Sabu, Tiga Orang Diamankan

    • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
    • account_circle Redaksi Kaltim12
    • 0Komentar

    Teluk Pandan – Unit Reskrim Polsek Teluk Pandan mengungkap dugaan tindak pidana narkotika di wilayah Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Kutai Timur, Minggu (27/9/2026) dini hari. Pengungkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat terkait dugaan aktivitas transaksi narkotika jenis sabu di kawasan Gang Haji Lendang, Desa Martadinata. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan tiga orang yang terdiri dari […]

  • Anggaran Turun, DPRD Kutim Minta Pemkab Tidak Paksakan Proyek Multi Years Baru

    Anggaran Turun, DPRD Kutim Minta Pemkab Tidak Paksakan Proyek Multi Years Baru

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Rencana Pemerintah Kabupaten Kutai Timur untuk kembali menggulirkan proyek tahun jamak (multi years) mendapat catatan serius dari kalangan legislatif. Anggota DPRD Kutim, Yan, S.Pd., mengingatkan pemerintah agar tidak memaksakan program baru yang berpotensi mengganggu 50 program unggulan Army , terutama di tengah kondisi anggaran yang menurun. “Pemerintah harus bijak agar mengutamakan program […]

  • Bupati Kutim Pastikan Proyek Tahun Jamak Masuk P-APBD 2026

    Bupati Kutim Pastikan Proyek Tahun Jamak Masuk P-APBD 2026

    • calendar_month Sabtu, 3 Okt 2026
    • account_circle Redaksi Kaltim12
    • 0Komentar

    Sangatta – Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman memastikan sejumlah proyek dengan skema kontrak tahun jamak atau multi years (MY) masuk dalam APBD Perubahan (P-APBD) Kutim 2026. Proyek tersebut, terutama pembangunan infrastruktur jalan, dinilai masih dibutuhkan untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah. Kepastian tersebut disampaikan Ardiansyah kepada sejumlah awak media pada 30 September 2026, setelah pengesahan P-APBD […]

  • PUPR Kutim Genjot Peningkatan Jalan Kabupaten, Wujudkan Akses Mantap untuk Semua Wilayah

    PUPR Kutim Genjot Peningkatan Jalan Kabupaten, Wujudkan Akses Mantap untuk Semua Wilayah

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus memprioritaskan pembangunan dan peningkatan kualitas jalan kabupaten. Upaya ini dilakukan untuk memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi antarwilayah. Plt. Kepala Dinas PUPR Kutim, Joni Abdi Setia, menjelaskan bahwa sektor infrastruktur, khususnya jalan, menjadi salah satu fokus utama […]

  • Wabup Kasmidi Apresiasi Lanal Yang Usul Pulau Miang Jadi Kampung Bahari

    Wabup Kasmidi Apresiasi Lanal Yang Usul Pulau Miang Jadi Kampung Bahari

    • calendar_month Sabtu, 20 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SANGATTA – Desa Pulau Miang yang terletak di Kecamatan Sangkulirang, Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur, resmi menjadi Kampung Bahari Nusantara. Peresmian yang dilaksanakan melalui zoom di Pantai Kenyamukan dan dihadiri Wakil Presiden RI H Ma’aruf Amin. Senin (15/5/2023) pagi. Wakil bupati Kutai Timur Kasmidi bulang menyambut positif penetapan pulau Miang sebagai Kampung Bahari Nusantara. […]

  • Disbun Kutim Dorong Penguatan Hilirisasi Komoditas Kakao dan Karet

    Disbun Kutim Dorong Penguatan Hilirisasi Komoditas Kakao dan Karet

    • calendar_month Minggu, 23 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Dinas Perkebunan Kabupaten Kutai Timur terus mendorong pengembangan hilirisasi komoditas perkebunan, khususnya kakao dan karet, sebagai bagian dari strategi peningkatan nilai tambah petani. Kebijakan ini menjadi fokus penting di bidang usaha, pengolahan, dan pemasaran hasil, sebagaimana disampaikan Kepala Bidang Usaha, Pengolahan, dan Pemasaran Hasil Disbun Kutim, Aminudin Azis. Menurutnya, hilirisasi bukan hanya […]

expand_less