Breaking News
light_mode
Beranda » TNI/ POLRI » Cetak Sawah Rakyat Jadi Senjata Kutim Lawan Krisis Energi dan Inflasi

Cetak Sawah Rakyat Jadi Senjata Kutim Lawan Krisis Energi dan Inflasi

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

www.kaltim12.com/,KUTIM – Di tengah tekanan gejolak energi global yang berdampak pada kenaikan harga dan gangguan distribusi, Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mulai menunjukkan langkah konkret dalam memperkuat ketahanan pangan. Salah satu upaya strategis dilakukan melalui program Cetak Sawah Rakyat yang digencarkan oleh Kodim 0909/Kutim.

Program ini menjadi solusi nyata dalam menghadapi dampak inflasi yang dipicu oleh naiknya harga energi dunia. Tidak hanya fokus pada perluasan lahan, kegiatan ini juga diarahkan untuk memperkuat kemandirian pangan daerah agar tidak bergantung pada pasokan dari luar wilayah.

Kodim 0909/Kutim bersama pemerintah daerah dan masyarakat petani berkolaborasi membuka lahan-lahan baru yang potensial untuk dijadikan sawah produktif. Upaya ini dinilai penting mengingat sektor pertanian menjadi salah satu penopang utama ekonomi masyarakat pedesaan.

Selain mencetak sawah baru, program ini juga dibarengi dengan edukasi kepada petani. Mereka diberikan pemahaman terkait pola tanam yang efisien, penggunaan pupuk yang tepat, hingga pengelolaan energi dalam aktivitas pertanian.

Komandan Kodim 0909/Kutim, Letkol Arh Ragil S Yulianto, menegaskan bahwa langkah ini bukan sekadar program jangka pendek, melainkan strategi jangka panjang dalam menjaga stabilitas daerah. “Ketahanan pangan adalah fondasi utama ketahanan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, kondisi global yang tidak menentu menuntut daerah untuk mampu berdiri secara mandiri, terutama dalam memenuhi kebutuhan dasar seperti pangan. “Jika kebutuhan pangan tercukupi, maka dampak krisis global bisa diminimalisir,” tegasnya.

Hasil dari program ini mulai terlihat dengan meningkatnya produksi padi di beberapa wilayah yang telah menjalankan cetak sawah. Peningkatan ini secara langsung mengurangi ketergantungan terhadap pasokan beras dari luar daerah.

Dengan ketersediaan pangan yang lebih stabil, masyarakat Kutim juga tidak terlalu terpengaruh oleh fluktuasi harga di pasar. Hal ini menjadi indikator bahwa program tersebut mampu menahan laju inflasi di tingkat lokal.

Tak hanya berdampak pada ketahanan pangan, kegiatan ini juga membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat. Mulai dari proses pembukaan lahan hingga pengelolaan sawah, tenaga kerja lokal terserap secara signifikan.

Perputaran ekonomi di desa-desa pun ikut meningkat seiring bertambahnya aktivitas pertanian. Hal ini menjadi efek domino positif dari program yang digagas secara kolaboratif tersebut.

Ragil juga menekankan pentingnya sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menyukseskan program ini. “Kolaborasi ini menjadi kunci agar program berjalan maksimal dan berkelanjutan,” katanya.

Ia juga menyebut bahwa program ini selaras dengan kebijakan nasional dalam mewujudkan swasembada pangan. “Ini bagian dari upaya bersama untuk mendukung program pemerintah pusat dalam memperkuat sektor pertanian,” tambahnya.

Melalui program Cetak Sawah Rakyat, Kutai Timur menunjukkan bahwa di tengah ancaman krisis energi global, langkah konkret dan kolaboratif mampu menjadi solusi. Kemandirian pangan pun kini menjadi harapan sekaligus kekuatan baru dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah.

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Padi Apung Jadi Solusi Pertanian di Lahan Rawa dan Tergenang

    Padi Apung Jadi Solusi Pertanian di Lahan Rawa dan Tergenang

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Teknologi padi apung kini mulai diperkenalkan sebagai solusi alternatif untuk petani di wilayah Kutai Timur yang memiliki lahan berair dan sulit dicetak menjadi sawah konvensional. Kepala Bidang Tanaman Pangan DTPHP Kutim, Dessy Wahyu Fitrisia, mengatakan bahwa teknologi ini menjadi jawaban bagi petani di daerah rawan banjir agar tetap bisa menanam padi.“Padi apung […]

  • DPRD Kutim Dorong Perda Keolahragaan untuk Majukan Atlet Daerah

    DPRD Kutim Dorong Perda Keolahragaan untuk Majukan Atlet Daerah

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Ketua DPRD Kutai Timur (Kutim), Jimmi, menyatakan bahwa pemerintah daerah bersama DPRD tengah menyiapkan dasar hukum yang kuat untuk mendorong kemajuan dunia olahraga di daerah. Melalui pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Keolahragaan, pihaknya berupaya menghadirkan payung hukum yang mengatur pembinaan atlet, pengelolaan fasilitas, hingga penyelenggaraan kegiatan olahraga secara berkelanjutan. Menurut Jimmi, selama […]

  • Kemenag Kubar Gelar Rakor Percepatan Penanganan Ruislag Tanah Wakaf

    Kemenag Kubar Gelar Rakor Percepatan Penanganan Ruislag Tanah Wakaf

    • calendar_month Senin, 5 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    www.kaltim12.com/, Kutai Barat – Masalah wakaf tanah tidak bisa di kesampingkan begitu saja, setelah pewakif menyerahkan tanah berharga yang mereka miliki serta menyampaikan niatnya atas harta tersebut kepada nadzir (pengawas, red). Kewajiban nadzir selanjutnya adalah mengamankan tanah tersebut, dari hal yang tidak diinginkan dengan mendaftarkan ke Badan Pertanahan Nasional (BPN). Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten […]

  • Bank Sampah Kalpataru Bukit Pelangi Jadi Model Pengelolaan Limbah Anorganik di Kutim

    Bank Sampah Kalpataru Bukit Pelangi Jadi Model Pengelolaan Limbah Anorganik di Kutim

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur-Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus berinovasi dalam memperkuat sistem pengelolaan sampah di kawasan perkantoran. Salah satu langkah terobosan yang kini dijalankan adalah pengembangan Bank Sampah Kalpataru di kawasan Bukit Pelangi, Sangatta Utara. Pejabat Pengawas Lingkungan Hidup Daerah (PPLHD) DLH Kutim, Dewi, menyebut program ini menjadi model pengelolaan limbah anorganik yang […]

  • Komisi D DPRD Kutim Gelar Rapat Kerja dengan Disdikbud dan Dinas Kesehatan untuk Tingkatkan Pelayanan Publik

    Komisi D DPRD Kutim Gelar Rapat Kerja dengan Disdikbud dan Dinas Kesehatan untuk Tingkatkan Pelayanan Publik

    • calendar_month Selasa, 5 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SANGATTA. Komisi D DPRD Kutai Timur (Kutim) akan mengadakan rapat kerja dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) serta Dinas Kesehatan Kutim. Pertemuan ini bertujuan untuk membahas sejumlah isu krusial di bidang pendidikan dan kesehatan yang berpengaruh langsung terhadap kualitas pelayanan kepada masyarakat. Ketua Komisi D DPRD Kutim, Julfansyah, menyampaikan rencana ini kepada awak media setelah […]

  • DPRD Kutim Soroti Kesiapsiagaan Bencana, Minta Sinergi BPBD dan Edukasi Dini

    DPRD Kutim Soroti Kesiapsiagaan Bencana, Minta Sinergi BPBD dan Edukasi Dini

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Kutai Timur, Eddy Markus Palinggi, mendesak penguatan mitigasi dan edukasi kebencanaan di daerah untuk memastikan kesiapsiagaan pemerintah dan masyarakat menghadapi potensi bencana alam. Desakan ini disampaikan dalam pertemuan yang membahas kesiapsiagaan daerah pada 16 November 2025. Politisi Partai NasDem tersebut menyoroti beberapa aspek krusial yang harus ditingkatkan, […]

expand_less